KL Favorit
Musik
Blog Selebriti
Bursa Mobil
Bola.net
"Kalau genre musik kita bertolak belakang banget, cuma untuk kesuksesan mungkin ya Insya Allah bisa ngikutin RAN," bantah Obeng, salah satu personelnya.
Pilar Band yang memiliki personel Obeng (bass), Audi (vocal), Krisna (drum), Bobi (gitar) dan Agi (gitar), telah merilis album self tittled, PILAR. Album ini dirilis di Hard Rock Cafe, Jl. Husni Thamrin, Jakarta Pusat, Kamis (13/8), bersamaan peluncuran album baru RAN, FRIDAY.
Namun demikian sebagai pendatang baru, Pilar tidak membantah jika kerap mendapatkan masukan dari para personel RAN. Pertemuan yang jarang terjadi itu, selalu dimanfaatkan untuk saling bertukar pikiran.
"Kalau kita ketemu RAN paling saling kasih semangat aja, support lah mudah-mudahan kita bisa sukses bareng-bareng. Kita yakinlah bisa sukses," tegas Obeng.
Sementara soal album, Pilar mengaku menawarkan sebuah konsep baru, yang menurutnya akan lebih menghibur. Tentu tawaran ini, diserahkan kepada pecinta musik Tanah Air.
"Yang kita tawarkan nuansa baru, sentuhan baru di belantika musik Indonesia, kita nggak bisa membedakan band kami dengan band yang lain, kembali lagi ke masyarakat yang menilai. Jadi intinya kita menghibur dan menghibur," pungkas Audi. (kpl/gum/dar)

"Awalnya terbentuk 2007. Pada awalnya kita teman SMA yang mengusung jenis musik beda-beda. Akhirnya sampai kuliah kita coba masuk label ke label dan sering ditolak," kisah Auddy, vokalis Pilar.
Pilar sendiri terdiri dari Auddy di vokal, Krisna di drum, Bobby di gitar, Obenk di bass, dan Agie di gitar. Mereka juga meluncurkan album mereka bersamaan dengan launching album RAN di Hard Rock Cafe, Thamrin, Jakpus, Kamis (13/08) kemarin.
"Justru ketika ditolak itu membuat kita semakin semangat," kata Obenk. "Kok kita bisa ditolak sedangkan band yang lain bisa diterima? Jadi, tolakan itu kita jadikan motivasi untuk menjadi yang lebih baik."
Lalu apa yang mereka persiapkan untuk bisa terjun ke dalam persaingan dengan band-band lain di belantika musik Indonesia?
"Kalau buat itu lebih ke jiwa. Dari awal kita sudah hobi dan menjadi cita-cita. Ini mimpi kita berlima menjadi band yang insya Allah besar di belantika musik Indonesia," ujar Obenk.
"Kita nggak menganggap mereka itu saingan," tambah Krisna. "Kita bareng-bareng maju bareng. Toh mereka entertainer juga kok." (kpl/gum/npy)

"Kami ini termasuk orang yang beruntung, universal langsung menerima kami setelah menyerahkan demo. Dan waktu bikin demo musik kami lebih ke melayu tapi setelah di-direct mas Pay kami jadi lebih ke pop," ungkap Auddy vokalis grup ini saat ditemui di cafe Pisa menteng, Jakarta Pusat, (08/04).
Band yang digawangi oleh Auddy (vokal), Bobby (gitar), Agie (gitar), Obenk (bass) dan krisna (drum) mengandalkan hits single Kau yang ada dalam album bertajuk PILAR. Tema patah hati tak harus bersedih di hadirkan dalam konsep pop yang cukup natural.
"Kita udah merasakan bagaimana menjadi sesuatu di industri ini.Tapi kami yakin lewat album ini kami bisa menghibur banyak orang, dan itu membuat kami cukup merasa bangga. Dan kami tidak takut gagal karena kegagalan awal kesuksesan," pungkas Obenk. (kpl/ang/erl)