KL Favorit
Musik
Blog Selebriti
Bursa Mobil
Bola.net"Jilbab itu kewajiban sunnah, aku pakai jilbab ini hampir setahun, lalu aku sudah mendapatkan hidayah karena aku pakai jilbab, karena memang ingin insyaf, awalnya aku di dunia entertain yang penuh kemunafikan," tutur Puput.
Ditemui dalam acara Dzikir Nasional yang melibatkan pengajian ibu-ibu di Masjid Al Bina, Senayan, Jakarta, Kamis (2/7), presenter yang mengawali karirnya melalui jalur musik tersebut juga menegaskan, jika ia tak pernah merasa terpaksa dalam mengenakan jilbab.
"Aku jalani ini dengan ikhlas, karena ini jalan Tuhan, dengan aku jadi seperti ini jadi punya banyak temen-temen yang sama," tandasnya yakin. (kpl/mai/bar)

"Jilbab itu adalah sebuah rejeki, aku nggak main-main karena juga memakai di rumah dan di luar, suami mendukung banget apa yang aku lakukan, termasuk memakai jilbab," tutur dara berusia 26 tahun tersebut.
Ditemui dalam acara Dzikir Nasional yang melibatkan pengajian ibu-ibu di Masjid Al Bina, Senayan, Jakarta, Kamis (2/7), Puput juga berujar jika ia sebenarnya telah bercita-cita memakai jilbab sejak masih kecil.
"Kalau berjilbab itu memang cita-cita dari TK, aku sering ke pengajian dan sering berkumpul dengan ibu-ibu," ujarnya.
Sementara itu, Puput yang kini sedang sibuk melakoni karirnya sebagai presenter di stasiun TV Trans7 tersebut merasa berkewajiban memakai jilbab, sejak ia kembali dari beribadah umroh.
"Titik balik ketika memutuskan pakai jilbab saat aku pulang umroh, saat umroh aku baru sadar betapa kecilnya aku, aku tidak pernah mensyukuri nikmat hidup," pungkasnya. (kpl/mai/bar)

"Aku sebenarnya pemakan apa saja, selain rawon. Karena dari dulu emang nggak suka dari kecil," aku Puput saat ditemui di Blok M Square, Jakarta Selatan, Sabtu malam (04/04) lalu.
Ketidaksukaannya terhadap rawon sendiri bukan karena alergi, namun lebih karena sugesti. "Udah sugesti dari lima tahun kalau ngeliat rawon rasanya eneg. Kuahnya item jelek, bentuknya kayak gimana gitu," jawabnya sambil tersenyum.
Puput jauh lebih memilih sayur asem ketimbang rawon. Alasannya, dia lebih suka dengan masakan yang memiliki cita rasa Sunda.
"Sayur asem (favoritku), pokoknya yang lebih Sunda gitu. Seminggu sampai bikin empat kali sayur asem. Semenjak punya suami mau nggak mau harus bisa masak. Ternyata seru juga sekarang jadi tahu masakan," tutur pelantun 1 + 1 ini.
"Suami sering bilang, jangan beli makanan di luar. Selain karena kesehatan, kita juga bisa hemat. Yang penting kita harus bersyukur," pungkasnya. (kpl/ant/npy)

"Kalau mengurangi enggak, tapi saya merasa keluarga itu lebih penting, jadi harus benar-benar serius ngurus anak, tapi kalau untuk nyanyi off air itu masih, tapi untuk event-event yang bertema Islami gitu," ungkap wanita kelahiran 13 Mei 1983 itu.
Ditemui KapanLagi.com di Blok M Square, Jakarta Selatan, Sabtu malam (04/4), Puput membantah suaminya melarang urusan yang menyangkut dunia entertain. "aku sih udah commit dari awal untuk mengurus keluarga dulu, yang penting urusan rumah tangga beres baru entertain, dan suami bukan yang suka ngebatasi gitu, dia nerima aku apa adanya," jelasnya.
Sementara itu, diam-diam Puput ternyata sedang bersiap merilis album religi dan mengaku sedang mengumpulkan materi yang segera ditawarkan ke label, soal album, sepertinya putri ketiga Hasan Sofyan dan Sherly Febiani itu tak mau sembarangan.
"Karena aku suka nyanyi dan cinta banget dunia nyanyi, nggak mungkin aku tinggalin dunia nyanyi, sekarang lagi nawarin konsep aku ke label, aku mau jadi penyanyi rohani yang bisa mencerminkan apa yang aku nyanyikan, nggak seperti penyanyi rohani sekarang, mereka pakai sorban dan kerudung, tapi tingkah laku mereka nggak seperti yang mereka nyanyikan, aku nggak mau seperti itu," tandasnya. (kpl/ant/bar)