KL Favorit
Musik
Blog Selebriti
Bursa Mobil
Bola.net
Konser yang dimulai sekitar pukul 20.00 WIB ini menghadirkan Queen It's A Kinda Magic!, salah satu tribute band terbaik dunia asal Australia yang mengusung musik dan gaya Queen dan menghidupkan kembali tur keliling dunia Queen sejak tahun 1986.
Dengan tiket seharga Rp1 juta (platinum), Rp800.000 (VVIP), Rp600.000 (gold) dan Rp300.000 (silver), penonton yang memadati venue dibuai dengan sekitar 20 lagu yang dibawakan Craig Pesco (vokal) dengan gaya Freddie Mercury-nya, Travis Hair (gitar) dengan petikan gitar ala Brian May, Matt Newton (bass) dengan betotan bass yang mengingatkan kita akan John Deacon, dan Brett Millican (drum) dengan gebukan set drum macam Roger Taylor.
Lagu-lagu seperti We Will Rock You, Bohemian Rhapsody, We Are The Champions, Fat Bottom Girls, dan Radio Gaga yang legendaris itu pun tidak ketinggalan dibawakan. Para penonton yang semula duduk manis menikmati pertunjukan pun sontak berdiri dan larut menyanyikan hampir dari semua lagu Queen yang dibawakan Queen It's a Kinda Magic!. (kpl/bbm/npy)

"Saya wajibkan mereka puasa. Kalau nggak puasa, mereka nggak akan saya kasih main PS (Play Station, red). Kalau puasa satu hari full, malemnya boleh main PS," ujarnya.
Mantan suami Maia Estianty itu lantas juga mengungkapkan, jika ke-3 anaknya sebenarnya enggan untuk menjalani ibadah puasa. Namun karena sifatnya wajib, ia mengaku harus 'memaksa' mereka.
"Anak-anak sih maunya gak puasa, jadi harus dipaksain. Tapi kalau soal makan, anak-anak apa saja dimakan. Apa lagi mie instant, mereka sukanya mie instant. Tapi saya upayakan untuk tidak makan mie instant," lanjutnya menerangkan.
"Tetap ada yang namanya paksaan dan imbalan, namanya juga anak-anak. Jadi kalau ada yang minta imbalan itu namanya anak-anak, atau orang yang punya jiwa anak-anak," tambahnya.
Ditemui KapanLagi.com di Studio 6 RCTI, Kebon Jeruk Jakarta Barat, Jumat (21/8), musisi penggemar Queen itu kemudian berujar soal kegiatannya selama menjalani ibadah puasa.
"Kalau saya lebih kepada bersama baladewa. Saya tiap hari buka bersama dengan mereka. Bagi-bagi rezeki meski hanya dengan seekor kambing," tandasnya. (kpl/mai/bar)

Brian May, gitaris Queen, sempat membocorkan kabar ini pada media sepeninggal Michael Jackson hari Kamis lalu. "Dia (Michael) biasanya selalu mengunjungi kami kalau kami sedang menggelar konser di Amerika Serikat. Dia dan Freddie akhirnya jadi teman baik, cukup dekat untuk merekam beberapa track di rumah Michael, track yang tak akan pernah didengar oleh siapa pun," ujar Brian.
Lebih lanjut Brian mengatakan bahwa dunia kehilangan satu seniman besar dengan meninggalnya Michael. "Menurutku dunia ini jadi lebih berwarna karena karya Michael. Dia benar-benar seorang yang hebat. Menurutku dia pantas disebut sebagai seorang seniman besar, dia menyerahkan seluruh jiwa dan raganya untuk karya seni yang ia ciptakan," ungkap Brian seperti diberitakan oleh Music-News. (mus/roc)
Rilisan terbaru game console PS2 dan PS3 tersebut diberi titel SingStar: Take That, yang akan berisikan single ngetop dari Gary Barlow, Mark Owen, Jason Orange dan Howard Donald, seperti, Never Forget, Shine, Back For Good, dan Could It Be Magic.
Sementara itu, selama ini Sony telah merilis SingStar: Queen dan SingStar: ABBA untuk versi game consolenya, sementara untuk versi online, Sony baru akan mengumumkannya pada September mendatang. (ctm/bar)

Tim dari Radio 2, BBC menemukan fakta bahwa lagu yang pertama dilansir pada tahun 1967 itu menjadi lagu yang paling banyak diputar di Inggris selama 75 tahun terakhir. Gary Brooker, salah satu personil Procol Harum mengatakan, "Itu bukanlah yang terbayang saat aku menulis lagu itu dan membawakannya bersama rekan-rekan di Procol Harum bertahun yang lalu. Ini benar-benar sebuah kehormatan."
Di antara sepuluh besar lagu yang paling banyak diputar itu juga ada nama Queen, Elvis Presley hingga Robbie Williams. Bohemian Rhapsody milik Queen menyusul di posisi kedua diikuti oleh All I Have To Do Is Dream punya Everly Brothers dan Love Is All Around milik Wet Wet Wet. (ctm/roc)

"Aku hampir saja membuat sebuah tato besar bergambar wajah Freddie Mercury di punggungku beberapa tahun lalu. Mungkin ada untungnya juga aku tak jadi membuat tato itu meski sampai sekarang pun aku masih sering menginginkan hal itu," ujar Katy sambil mengenang peristiwa itu.
Katy menyebut Freddie Mercury sebagai pengaruh terbesar dalam hidupnya. Alasannya sederhana. Katy begitu terpengaruh dengan gaya lirik Freddie yang bernada sarkasme dan gaya hidup pria yang meninggal tahun 1991 lalu ini yang seolah tak perduli dengan omongan orang. Bila melihat gaya sehari-hari Katy, bisa jadi Freddie memang benar-benar adalah tokoh panutan penyanyi muda asal California ini. (mus/roc)

The Who sendiri sudah aktif bermusik sejak tahun 60-an dan telah melepas tak kurang dari sebelas album termasuk yang terakhir ENDLESS WIRE yang dilepas tahun 2006 lalu. Rencananya, konser nanti akan menampilkan lagu-lagu dari double album mereka QUADROPHENIA.
Album QUADROPHENIA adalah album keenam grup yang dimotori Pete Townsend dan dipasarkan sekitar tahun 1973. Album ini sempat divisualisasikan menjadi sebuah film yang dibintangi Sting, Phil Daniels dan Ray Winstone di tahun 1979.
Sang produser acara ini yakin bahwa konser ini akan sukses berat mengingat reputasi The Who. Selain itu, kesuksesan konser Queen dan ABBA sendiri juga bisa dijadikan patokan kesuksesan konser The Who ini. (ctm/roc)