KL Favorit
Musik
Blog Selebriti
Bursa Mobil
Bola.net
Yang spesial, nonton film KATA MAAF TERAKHIR yang kedua kalinya itu mereka lakukan secara bersamaan dengan anggota organisasi perempuan dan kepemudaan, di Planet Hollywood Jakarta, Sabtu (29/8).
"Bahkan Ibu Meutia baru saja pulang dari luar negeri dan langsung datang nonton lagi," kata Adhyaksa Dault, didampingi Meutia sebelum menonton film yang menceritakan seorang ayah yang berupaya meminta maaf dari istri dan kedua anaknya itu.
Sebelumnya, kedua menteri tersebut mengaku menonton film sendiri-sendiri. Namun setelah melihat film yang banyak menguras air mata penonton tersebut, mereka lantas memutuskan untuk nonton bareng dengan anggota organisasi-organisasi perempuan dan kepemudaan serta wartawan.
Adhyaksa mengharapkan, setelah menonton film tersebut, masyarakat dapat membina rumah tangga yang harmonis dan serasi. Film tersebut mengajarkan agar membina keluarga yang baik sejak awal agar tidak menyesal di kemudian hari.
Sementara itu, Meutia Hatta mengatakan, setelah menonton film tersebut penonton diharapkan berupaya untuk membentuk keluarga yang harmonis dan membina anak-anak dengan baik.
Film tersebut adalah sebuah film drama rumah tangga, lengkap dengan pengkhianatan cinta dan persahabatan, yang merupakan kekejian psikis yang sukar dilupakan. Dalam film itu, kata "maaf" bukan sebuah kata yang mudah diucapkan. (kpl/bar)

"Kalau judulnya sih belum pasti, masih bisa berubah, saat ini baru jalani lima episode," terangnya saat dijumpai di Atrium Senen (23/8) di sela-sela acara Ngabuburit Bareng Artis KATA MAAF TERAKHIR.
Andai pun Amanda tambah laris pun wajar. Aktingnya di KATA MAAF TERAKHIR arahan sutradara Maruli Ara dinilai bagus. Dia bisa mengimbangi akting aktor senior Tio Pakusadewo. Bahkan Tio sendiri terkagum-kagum.
Sebaliknya Amanda memuji Tio sebagai aktor yang enak diajak main. "Mungkin awalnya segen ya, karena om Tio senior, tapi ternyata dia funky banget dan fun banget, jadi mainnya enak saja," tuturnya.
Tentunya Amanda tak bakal seperti sekarang ini kalau tidak didukung penuh oleh orang-orang terdekat, seperti keluarga misalnya. "Padahal dari keluarga tidak ada yang terjun ke dunia entertaint, baru aku saja, tapi mereka sering kasih-kasih masukan walau pada awalnya buta sama sekali dengan dunia akting," pungkasnya. (kpl/wwn/erl)

"Kalau dulu masih kasual banget dan biasa saja, tak pedulian, kini seperti rapi, apalagi cewek yah. Kalau dandan sih sejak kecil suka dandan, mungkin lebih ke fashion yah," celotehnya saat ditemui di acara Ngabuburit Bareng Artis KATA MAAF TERAKHIR di Atrium Senen, Jakarta, Minggu (23/8) kemarin.
Tapi kalau soal cowok, Amanda seperti malu-malu. "Yah, paling memperhatiin aja, yang lucu-lucuan gitu," akunya.
Kalau buat pacaran Amanda belum sempat kepikiran. "Gimana yah, kan sudah kelas 3, sebentar lagi ujian," sahutnya. Padahal orang tua sendiri sudah memberikan kelonggaran.
Mungkin, Amanda masih bingung buat memilih pacar yang pas. Di sisi lain yang naksir pasti banyak. "Yah, sampai sekarang belum punya kriteria sama sekali," tukasnya tersipu. (kpl/wwn/boo)

"Gak masalah, justru itu (jadwal aktivitas) membantu aku pada saat puasa," ujarnya saat ditemui di premier film KATA MAAF TERAKHIR di Planet Hollywood, (21/8). Dalam film arahan sutradara Maruli Ara yang diproduksi SinemArt, Amanda berperan sebagai Lara.
Puasa di tengah syuting sudah pernah dialami Amanda pada tahun lalu. "Jadi dengan banyak kegiatan tidak berasa waktu bukanya," kata pemilik nama komplit Rachel Amanda Aurora itu.
Selain itu kegiatan Amanda lainnya seperti sekolah dan latihan nyanyi tetap terus lanjut. Persiapan khusus untuk puasa pun tidak ada.
"Biasa saja, tidak ada ritual khusus," katanya, "Dan sekarang tidak ada lagi reward kalau puasanya kelar, kan sudah gede, tidak kayak dulu waktu masih kecil," imbuh dara kelahiran Jakarta 1 Januari 1996 ini (kpl/wwn/erl)

"Oh iya, buat saya Amanda bersedia bekerja sama dengan saya ya artinya dia jodoh saya. Jodoh dalam pekerjaaan. Sama dengan istri saya yang bersedia saya nikahi, itu juga jodoh saya," katanya saat ditemui KapanLagi.com di Hotel Sultan, Jl. Gatot Subroto Jaksel, Kamis (16/7).
Selain dengan Amanda, Opick pernah duet dengan penyanyi nyentrik Melly Goeslaw. Di album terbarunya, DI BAWAH LANGITMU, Opick juga berduet dengan grup nasyid Snada. "Saya tidak membatasi diri. Saya membuka lebar-lebar kesempatan duet dengan siapa saja. Bahkan dengan penyanyi dangdut pun saya siap," tegasnya.
Lantas siapa gerangan yang kira-kira menarik minat Opcik untuk digandeng duet. Apakah Dewi Perssik? Opcik hanya membalas dengan senyuman ketika hal tersebut ditanyakan kepadanya. "Jupe, bagi saya tidak masalah duet dengannya. Semoga jika memang berjodoh kita dipertemukan dalam keadaan baik dan untuk tujuan baik pula," harapnya.
Tidak takut terimbas image Julia Perez yang seksi? "Ya kalau mau duet dengan saya pastinya ada syaratnya. Yang jelas bagi wanita harus mau menutup auratnya. Bagi saya, bekerja sama dengan orang lain. Baginya bekerja sama dengan orang lain adalah kesempatan belajar, jadi tidak akan disia-siakan.," tegasnya (kpl/uji/erl)

Ditemui oleh KapanLagi.com, Kamis (16/7), di Hotel Sultan, Jl. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Opick menyapa ramah teman-teman jurnalis yang menemuinya. "Alhamdulillah, akhirnya album siap dipersembahkan kepada masyarakat," katanya.
Dalam album DI BAWAH LANGITMU, ada 10 buah lagu. Seluruh lagu merupakan hasil perenungan Opick selama satu tahun terakhir.
"Saya memang berharap bisa menelorkan satu album setiap tahun. Jadi selain promo album, sisanya untuk merenung mempersiapkan album berikutnya," terangnya.
Penyanyi yang memiliki nama lengkap Aunur Rofiq Lil Firdaus tersebut, mempertahankan nuansa religi yang kental tetap menjadi ciri khasnya.
"Lagu Maha Melihat menceritakan kisah hidup manusia, dalam hidup Allah selalu melihat kita. Takdir tidak bisa ditolak, sedih, suka, bahagia, dan duka harus diterima dengan lapang dada. Tidak perlu khawatir, karena Allah selalu melihat kita, jadi tidak akan ada usaha yang sia-sia," ujarnya.
Dalam lagu tersebut, Opick kembali berduet dengan Rachel Amanda.
Opick juga berduet dengan Snada, grup vocal religi yang populer sebelum Opick beralih pilihan dari music rock ke religi, di lagu La Illaha Ilallah.
"Saya banyak belajar dari Snada. Senang bisa duet dengan mereka," katanya. Nuansa kebesaran Allah kental sekali dalam lirik-lirik lagu Opick, antara lain Asmaul Husna dan Tafakkur. (kpl/gum/bun)

"Saya suka berjilbab, tapi saya belum siap untuk sehari-hari berjilbab terus. Lagipula sekarang lagi menyelesaikan stripping sinetron. Di sinetron saya nggak pakai jilbab, tapi aku selalu pakai baju yang sopan. Nggak mau pakai yang mini," katanya, saat ditemui di sela-sela pembuatan video klip single Maha Melihat, Rabu (24/6), di studio Gudang, Ciputat, Jakarta Selatan.
Jilbab baginya adalah pelindung diri. "Dengan jilbab kita bisa melindungi diri sendiri. Kalau aku nunda berjilbab bukan berarti aku tidak ingin," kilahnya.
Meskipun lagu-lagu yang dibawakannya bersama Opick kental nuansa religinya, Amanda mengaku tidak kaku dengan penampilan yang belum berjilbab penuh. "Berjilbab tidak boleh terpaksa," tuturnya.
Untungnya, Amanda sudah mengenal Opick cukup lama, sehingga keinginannya bisa dikomunikasikan.
"Om Opick juga tahu. Kita kalau ngobrol sangat nyambung dan tahu-sama tahu, jadi tidak ada paksaan yang datang dari Om Opick agar aku pakai jilbab," jelasnya.
Impiannya untuk membuat album sendiri, lepas dari Opick juga masih dipertimbangkannya. "Belum tahu mau buat lagu seperti apa. Usiaku kan tanggung, makanya nggak mau buat keputusan gegabah," imbuhnya. (kpl/uji/bun)