< >

BLOG RIMA MELATI


Rima Melati Tak Iri Dengan Christine Hakim

Kapanlagi.com - Rima Melati memang tak jadi ikut bermain dalam film EAT, PRAY, LOVE, namun sebagai aktris senior tanah air ia tak sedikitpun iri dengan Christine Hakim yang justru sukses ikut tampil dalam film yang diproduseri oleh Brad Pitt itu.

"Enggak iri. Saya percaya hidup saya sudah diatur sama Tuhan. Mungkin ada yang lebih baik," ujarnya santai.

Sebagai aktris yang sudah kenyang asam garam dunia perfilman, Rima lantas menuturkan jika kapasitas seorang Christine Hakim tak perlu diragukan lagi.

"She's a good actress. Saya yakin Christine bisa main dengan baik di film itu," tuturnya.

Ditemui di acara jumpa pers 34 Tahun Ramli Berkarya di Hotel Sahid, Jakarta, Selasa (24/11) siang, perempuan asal Sulawesi itu kemudian menceritakan kronologis batalnya ia beradu akting dengan Julia Roberts.

"Tadinya saya berperan sebagai istri dukun, tapi akhirnya peran itu diambil sama orang Bali. Saya percaya karena logat mereka lebih bagus," tegasnya tanpa beban.  (kpl/adt/bar)


Lihat profil: Rima Melati, Christine Hakim, Brad Pitt, Julia Roberts
Komentar : 0 komentar
Diposting oleh: Editor | Selasa, 24-11-2009 |

Ditolak Main di 'EAT, PRAY, LOVE', Rima Melati Cuek

Kapanlagi.com - Telah membintangi lebih dari 30 film layar lebar ternyata tak cukup untuk membuat Rima Melati tampil dalam film EAT, PRAY, LOVE yang juga dibintangi oleh Julia Roberts. Namun aktris senior berusia 70 tahun tersebut nampak santai menyikapinya.

"Casting pertama ikut bulan Juni atau Juli 2009. Lantas via telepon dikabarin nggak bisa main film sama kru film sana," ungkapnya.

Selanjutnya, Rima pun terkesan tanpa beban menerima kenyataan bahwa dirinya urung untuk bermain dalam film yang diprediksikan bakalan menyedot banyak perhatian publik itu.

"I don't care about that job, karena lebih pilih Balinesse woman," lanjutnya santai.

Ditemui di acara jumpa pers 34 Tahun Ramli Berkarya di Hotel Sahid, Jakarta, Selasa (24/11) siang, perempuan asal Sulawesi itu lantas mengutarakan pendapatnya soal pemilihan wanita asli Bali untuk menggantikan perannya.

"Aku pikir lucu juga pakai orang Bali beneran, dengan daun sirih asli di giginya," tandasnya.    (kpl/adt/bar)


Lihat profil: Rima Melati, Julia Roberts
Komentar : 0 komentar
Diposting oleh: Editor | Selasa, 24-11-2009 |

Aline Adita Dambakan Bisa Menetap di Bali

Kapanlagi.com - Jika artis Hollywood Julia Roberts memilih Bali sebagai lokasi syuting, maka Aline Adita justru tertarik untuk tinggal dan membangun bisnis di pulau Dewata itu. Janda Aditya Tumbuan itu ingin mendirikan sebuah restoran yang berbalut dunia hiburan.

"Aku pengen punya bisnis nanti, rencananya restoran, dan itu di Bali. Jadi konsepnya bukan hanya restoran tapi ada tempat hiburannya juga," terang Aline saat ditemui usai menjadi MC di acara launching Life Inspired, yaitu sebuah paket televisi berlangganan, di Graha BIP, Dragonfly, Jakarta, Senin (26/10) itu.

"Karena aku punya rencana kalau aku punya anak aku mau tinggal di Bali. Pingin suasana beda di alam gitu," tambah janda Aditya Tumbuan itu.

Persoalannya hingga kini masih pada modal, karena tabungannya belum mencukupi untuk sebuah bisnis yang diidamkan. Padahal secara konsep, dirinya mengaku sudah memiliki rencana matang.

"Kalau konsep sih sudah ada, tapi tabungannya belum cukup, masih harus nabung lagi," tegas mantan menantu pasangan selebritis senior Rima Melati dan Frans Tumbuan itu.  (kpl/hen/dar)


Lihat profil: Aline Adita, Julia Roberts, Rima Melati, Frans Tumbuan
Komentar : 2 komentar
Diposting oleh: Editor | Kamis, 29-10-2009 |

Rima Melati: Yenni - Faris Harus Sabar

Kapanlagi.com - Pasangan selebriti senior Frans Tumbuan dan Rima Melati rupanya juga ingin berbagai resep kelanggengan membina rumah tangga kepada pasangan baru Yenni Wahid dan Dhohir Farisi. Salah satunya, pasangan yang menikah sejak 1973 itu berharap Yenni dan Faris harus memiliki kesabaran ekstra.

"Kita berdua ucapkan selamat agar pernikahan ini langgeng penuh cinta. Banyak memberikan contoh dan tentunya mereka harus sabar, komunikasi yang baik," ujar Rima yang diamini oleh Frans.

Ditemui KapanLagi.com di Sampoerna Strategic Square, Jakarta, (18/10), Frans dan Rima lantas mengungkapkan rasa senang mereka bisa bertemu langsung sosok Gus Dur.

"Saya senang sekali bisa bertemu dengan Gus Dur, walaupun dia duduk di kursi tapi keren kan sama Ibu Sinta, saya bahagia sekali melihat kedua mempelai, semoga mereka menjadi contoh," tandas Rima.   (kpl/gum/bar)


Lihat profil: Frans Tumbuan, Rima Melati
Komentar : 0 komentar
Diposting oleh: Editor | Senin, 19-10-2009 |

ABBA 'Hidup' Lagi di Konser Dancing Queen

Kapanlagi.com - Keindahan syair dan musik ABBA memang tidak perlu diragukan lagi. Meskipun tenar di tahun 70-an, saat konser Dancing Queen digelar di Istora Senayan, Rabu (14/10), ketenarannya tetap menggema. Konser yang membawakan 22 lagu ABBA tersebut didukung Titi DJ, Agnes Monica, Mulan Jameela, Sita Nursanti, Vidi Aldiano, Mike Mohede, Elfas Singer, dan masih banyak penyanyi lain.

Konser dimulai pukul 20.30 WIB dengan Patton Idola Cilik sebagai pembuka konser dengan balutan simfoni orkestra megah pimpinan Andy Rianto membawakan lagu I Have A Dream. Sang diva, Titi DJ, menyusul dengan lagu Money Money Money yang diiringi penari latar. Irama musik rancak dan penari latar membuat suasana semakin meriah.

Lagu hits ABBA seperti Fernando, Chiquitita, The Winner Takes It All, dan Mamma Mia yang dibawakan para pendukung konser seolah mengajak penonton memasuki lorong waktu untuk kembali ke era 70-an. Suara melengking Mike Mohede, mendapat sambutan antusias penonton saat membawakan lagu Chiquitita.

Saat Agnes Monica membawakan lagu The Winner Takes It All, suasana pun semakin meriah. Apalagi penggemar Agnes tak ragu-ragu meneriakkan nama idolanya. Tampil dengan model rambut baru dan gayanya yang berwibawa, Agnes memukau seluruh penonton.

Aksi teatrikal Titi DJ yang menyanyikan Slipping Through My Finger dengan tidur di atas piano Andi Rianto membuat penonton histeris. Apalagi saat Titi memberanikan diri berdiri di atas piano sambil tetap bernyanyi. Tepuk tangan pun bergemuruh di Istora Senayan.

Sementara, Elfas Singer dengan iringan penari bendera berwarna-warni menjadi kejutan selanjutnya saat melantunkan lagu Mamma Mia. Para penonton dengan fasih melantunkan lagu-lagu hits ABBA tanpa cela.

Berakhir? Belum. Tentu saja tak lengkap konser ini tanpa lagu Dancing Queen. Konser ditutup dengan disko 70-an ala Dancing Queen yang dinyanyikan oleh pada model angkatan Rima Melati. Seolah selesai, Andi Rianto kembali mengajak semua penonton berdiri dengan aransemen baru Dancing Queen yang dibawakan oleh Titi DJ. Semua artis pendukung ikut menyanyikan lagu tersebut setelahnya. Hasilnya, hampir tak ada penonton yang bertahan duduk di kursinya ketika lagu terakhir ini dibawakan.      (kpl/uji/boo)


Lihat profil: Titi DJ, Agnes Monica, Mulan Jameela, Elfas Singer, Rima Melati, Andi Rianto
Komentar : 1 komentar
Diposting oleh: Editor | Kamis, 15-10-2009 |

Rima Melati Beri Kesempatan Miyabi

Kapanlagi.com - Menanggapi isu kedatangan Maria Ozawa alias Miyabi ke Indonesia untuk syuting MENCULIK MIYABI dirasa Rima Melati terlalu kontroversial. Padahal seharusnya masyarakat bisa melihat dulu seperti apa cerita film yang dibintangi dan kenapa harus Miyabi. Baginya sebelum bicara setuju atau tidak, banyak yang perlu dipelajari. Oleh karena itulah aktris senior ini lebih memilih bersikap bijak mengenai masalah ini.

"Saya tidak kenal Miyabi karena belum nonton film seperti itu. Kalian tanyakan sama produsernya. Jadi kita bisa kasih penerangan ke publik kenapa harus Miyabi, dan saya suka sedih dengan orang yang kurang setuju tapi tidak tahu Miyabi seperti apa," katanya usai preskon Balinale International Film Festival di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta, Senin (12/10).

Rima juga mengajak masyarakat agar jangan mengembangkan opini negatif dulu. Bisa jadi pemilihan Miyabi di dalam film tersebut karena ada alasan yang lebih logis.

"Mungkin karena Miyabi lucu," ujarnya. "Jadi kita harus cari tahu dulu, dan mungkin dibuat film komedi. Tapi kalau film porno, jangan. Mungkin saja Rako (Prijanto - sutradara MENCULIK MIYABI) ingin memberikan cerita yang lain, jadi kita harus berpikiran maju dan cari informasi dulu," terangnya.

Baca Juga:

Sedangkan soal pro dan kontra, sekali lagi Rima berusaha lebih bijaksana. Yang pasti apa pun yang akan dilakukan Miyabi dan produser film tidak melenceng dari norma sosial yang berlaku. "Saya belum melihat orangnya. Mungkin Miyabi seperti iklan, dan biar filmnya kontroversi sehingga laku, banyak yang nonton," pungkasnya. 

Yuk ngobrol tentang Miyabi gagal ke Indonesia di: Facebook KapanLagi.com dan Forum KapanLagi.com(kpl/adt/boo)


Lihat profil: Rima Melati, Maria Ozawa, Rako Prijanto
Tag: Kontroversi Miyabi
Komentar : 2 komentar
Diposting oleh: Editor | Selasa, 13-10-2009 |

Balinale 2009 Tak Ada Hubungannya Dengan Julia Roberts

Kapanlagi.com - Tahun ini memasuki tahun ketiga diadakannya Balinale International Film Festival. Dan sesuai dengan namanya, acara ini digelar di Pulau Dewata dengan mengundang para produser serta memperkenalkan budaya Indonesia sehingga para pekerja film di luar negeri yakin bahwa Indonesia bisa menjadi tempat utama untuk pembuatan film.

Sebagai bukti Indonesia cukup layak, dalam beberapa hari ke depan akan hadir Julia Roberts untuk syuting film terbarunya EAT, PRAY, LOVE yang mengambil lokasi di Bali. Namun, Direktur Balinale 2009 yang ditemui di acara preskon - yang juga dihadiri sineas Didi Petet dan Rima Melati, di Solo Lounge, Hotel Grand Sahid Jaya, Senin (12/10) malam menekankan jika diadakannya festival ini tidak ada hubungannya dengan film tersebut.

"Ini tidak ada hubungan dengan film Julia Roberts. Ini tidak ada hubungannya dengan Bali, tetapi Bali adalah tempat yang sudah dikenal oleh negara luar. Adanya Balinale juga membawa misi dan visi Indonesia. Produser film Julia Roberts datang ke Festival Balinale yang kemarin, tetapi lihatlah dengan hal yang positif. Bali adalah gerbang internasional di mata luar negeri," terangnya.

Pemilihan film dalam festival ini, lanjutnya, tidak ada yang membedakan. Yang penting ada pesan yang disampaikan dan berhubungan dengan Bali, dan kalau bisa masih fresh dan belum ditayangkan di Indonesia. Setelah itu, film yang masuk akan langsung diseleksi. Dituturkan Deborah, cukup banyak film yang bagus, tapi fokus dalam Balinale ini adalah untuk membuktikan kalau Indonesia merupakan prospek baik di dunia film.

"Balinale ini diadakan untuk memberikan kesempatan kepada para profesional film Indonesia ke dalam suatu forum internasional untuk memprestasikan hasil karya sekaligus hubungan dengan para sineas yang sedang berkunjung," jelasnya.

Untuk peserta yang berpartisipasi ada 25 film dari 13 negara yaitu Spanyol (PRINCESS OF AFRICA), Australia (MORNING OF THE EARTH, MARY AND MAX), New Zealand (COFFEE AND ALLAH), USA (SNAKED: A MOROCCAN ADVENTURE, VALENTINO: THE LAST EMPEROR, OH MY GOD, INGLOURIOUS BASTERDS), Jepang (TOKYO SONATA), Singapura (TOGETHER, WHITE, HUSH BABY, DIRTY BITCH), India (KANCHIVARAM) , Venezuela (EL SISTEMA), Malaysia (FLOWER IN THE PCOKET), Italia (IL DIVO), Perancis (FAIS COMME CHEZ TOI, BANLIEUE 13-ULTIMATUM), serta Indonesia (MERAIH MIMPI, PASANGAN BARU, DRUPADI, BLOOD & MILK, DARAH DAN DUPA).

Sedangkan tiket masuk Balinale yang digelar di Mall Bali Galleria, Kuta, Bali, dari tanggal 20-25 Oktober seharga Rp25 ribu untuk satu kali pertunjukan dan Rp150 ribu untuk paket bisa didapatkan di Biku di Seminyak, Three Monkeys di Ubud, dan Natural Light Candle Co. di Sanur Bali.   (kpl/adt/boo)


Lihat profil: Rima Melati, Julia Roberts, Didi Petet
Komentar : 0 komentar
Diposting oleh: Editor | Selasa, 13-10-2009 |

«123»

LIHAT ARSIP BERITA RIMA MELATI TAHUN 2008
LIHAT ARSIP BERITA RIMA MELATI TAHUN 2007
LIHAT ARSIP BERITA RIMA MELATI TAHUN 2006
LIHAT ARSIP BERITA RIMA MELATI TAHUN 2005
LIHAT ARSIP BERITA RIMA MELATI TAHUN 2004