< >

BLOG RISTY TAGOR


Bintang Band Dukung Anang Lewat 'Sendiri Bukan Kiamat'

Kapanlagi.com - Bagai mengerti perasaan Anang Hermansyah, band bernama Bintang membuat lagu yang berhubungan dengan itu. Adalah Sendiri Bukan Kiamat, judul lagu ini yang Minggu (15/11) kemarin, dibikinkan video klipnya di Studio Gudang, Cililitan, Jakarta Timur.

Bintang tak sendiri, model cantik yang pula pesinetron Risty Tagor ikut dilibatkan. Alhasil video klip menjadi lebih berwarna. Usai pembuatan, Risty mengaku senang bisa terlibat dalam klip Bintang ini. Bahkan dia katakan lagu yang dibawakan oleh Dika (keyboard), Aldi (vokal), Iik (bass), Zaki (gitar), Alex (gitar) dan Digung (drum) itu berbeda dengan band lain.

"Lagu ini pas untuk menceritakan pengalaman kita yang pernah dekat dengan orang yang kita sayangi," katanya sambil tersenyum.

Sementara Aldi mengaku inspirasi Sendiri Bukan Kiamat diperoleh setelah kejadian yang menimpa Anang Hermansyah dengan mantan istrinya Krisdayanti.

"Pas kita lihat di tayangan infotainment, langsung saya kepikir ke sana. Maksudnya biar orang-orang yang jomblo nggak merasa ditinggalkan dan seperti nggak ada perempuan lain. Jadi masih banyak kok cewek yang lain," ujarnya diamini personil lain.

Diakui juga pembuatan lagu hanya sebagai support atas persoalan yang dihadapi Anang. Malahan mereka belum pernah bersua dengan bapak dua anak tersebut.

"Walau belum pernah bertemu tapi kita mencoba merasakan apa yang Mas Anang rasakan," terangnya seraya menambahkan konsep video klip adalah penggambaran cewek sedang jomblo dan butuh seseorang.  (kpl/dis/erl)


Lihat profil: Bintang Band, Anang Hermansyah, Risty Tagor, Krisdayanti
Komentar : 0 komentar
Diposting oleh: Editor | Senin, 16-11-2009 |

Risty Tagor: Saya Siap Mati Sebelum Kiamat

Kapanlagi.com - Berbagai ramalan tentang kiamat belakang santer dibicarakan masyarakat. Apalagi film 2012 yang tengah diputar di bioskop menceritakan secara visual mengenai itu. Namun bagi pesinetron Risty Tagor, hari akhir dalam film tersebut tidak terlalu dipercaya. Pasalnya semua kejadian itu tidak ada yang tahu selain Sang Maha Pencipta.

"Memang lagi ramai film itu tapi apakah kiamat itu benar 2012? Jangan percaya ramalan-ramalan deh. Kiamat itu yang menentukan Allah. Film tersebut kan hanya sebagai tontonan saja, jangan terlalu dipikirkan bakal terjadi tahun itu apa tidak. Mungkin ada juga sebagian masyarakat yang mengaitkan hal ini karena banyak musibah yang terjadi sekarang," kata Risty di sela kegiatannya menjadi model video klip Bintang Band di Studio Gudang, Cililitan, Jakarta Timur, Minggu (15/11).

Dikatakannya, kendati film itu sudah bertengger di bioskop namun dara cantik ini mengaku belum sempat melihat sehingga rasa penasaran bertambah.

"Film itu bagus isunya, ketika lagi musim banyak orang yang ngomongin kiamat. Aku memang belum nonton, belum sempat. Aku baru dengar dari teman dan lihat cuplikannya aja," sambungnya lagi.

Lantas apakah dirinya siap menghadapi kiamat jika benar tahun 2012? Risty tersenyum.

"Kalau aku siap saja mati sebelum kiamat juga. Tapi yang terpenting aku harus lebih dekat lagi dengan Allah. Film ini bagus untuk dijadikan peringatan bagi kita agar lebih dekat dengan Tuhan," pungkasnya.     (kpl/dis/npy)


Lihat profil: Risty Tagor
Komentar : 3 komentar
Diposting oleh: Editor | Senin, 16-11-2009 |

Risty Tagor Ingin Jalankan Umrah dan Haji

Kapanlagi.com - Sinetron SHAFA DAN MARWAH menjadi jalan datangnya rezeki bagi artis Risty Tagor. Kepopuleran pun juga diperoleh setelah bintang kelahiran Jakarta, 12 April 1989 itu memerankan tokoh Marwah dalam sinetron stripping yang disiarkan di RCTI itu.

"Ini suatu berkah buat aku, ini kan musimnya sinetron stripping, tawaran ini buat aku sangat menarik dan aku cerita sama mama, dan mama bilang 'ambil saja peran itu'" ungkapnya mengutip sang ibu.

Secara materi pendapatan pun terus bertambah dan sejumlah rencana disiapkan. Apalagi dalam waktu dekat lagi, dirinya akan lulus kuliah, yang berarti dunia karir dan bisnis semakin luas. Namun untuk menuju ke sana, Risty berkeinginan untuk menjalankan ibadah haji, yang didahului dengan umrah terlebih dahulu.

"Sebenarnya banyak planning yang ingin aku jalankan, sebentar lagi kuliahku mau lulus, inginnya sih naik haji. Tapi sebelumnya aku ingin umrah dulu," ungkapnya saat ditemui di sela syuting sinetron SAFA DAN MARWAH di Studio Persari, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Jumat (16/10).

Sementara itu saat ditanya mengapa memilih haji, di saat usianya masih tergolong muda. Padahal rata-rata mereka yang berhaji sudah memasuki usia yang matang.

"Aku nggak bisa bohong, karena sejauh ini dalam beribadah aku masih bolong-bolong, dan itu buat aku sudah banyak sekali dosa. Insyaallah dengan niat aku pergi haji dan umroh, dosa-dosa aku bisa terhapuskan," jelasnya.   (kpl/hen/dar)


Lihat profil: Risty Tagor
Komentar : 0 komentar
Diposting oleh: Editor | Sabtu, 17-10-2009 |

Risty Tagor, Niat Umroh Sambil Tenangkan Diri

Kapanlagi.com - Usianya masih terbilang cukup muda, namun dari sisi keagamaan artis Risty Tagor memiliki tingkat kepatuhan yang lebih dibandingkan remaja seusianya. Bintang sinetron SAFA DAN MARWAH ini berharap dapat menjalankan ibadah umrah dari pendapatannya sebagai bintang akting.

Padahal remaja seusia Risty, lebih banyak menghamburkan uang untuk kenikmatan hidup dibandingkan berpikir soal agama. Namun Marwah ini justru menyimpan keinginan mulianya itu sejak bertahun-tahun lalu.

"Sudah cukup lama aku punya niatan umroh, dan keberangkatan umroh itu selain ibadah aku juga ingin menenangkan diri dulu dari rutinitas sehari-hari yang sudah dua tahun aku jalani," terangnya.

Sementara itu, Risty yang ditemui di sela syuting sinetron SHAFA DAN MARWAH di Studio Persari, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Jumat (16/10) itu, mengaku sempat merasa mendapatkan beban saat awal membintangi sinetron tersebut. Namun seiring waktu, dirinya dapat menyesuaikan diri, dan menikmati gaji dari aktingnya.

"Mungkin awalnya beban, mungkin karena belum terbiasa kali ya, awal-awal syuting itu aku sempat seminggu sakit, aku sempat sesak nafas. Mungkin itu karena belum beradaptasi saja dengan lingkungan," pungkasnya.     (kpl/hen/dar)


Lihat profil: Risty Tagor
Komentar : 1 komentar
Diposting oleh: Editor | Sabtu, 17-10-2009 |

Gempa, Risty Tagor Pasrah Jika Harus Dipanggil Tuhan

Kapanlagi.com - Kematian merupakan misteri yang tidak pernah diketahui kapan datangnya. Sehingga seharusnya manusia selalu menanamkan perbuatan baik kapan pun dan di mana pun. Karena jika Tuhan berkehendak, menurut Risty Tagor, dengan menggoyang bumi-NYA beberapa detik saja bisa memakan ratusan jiwa.

"Jadi sering-seringlah berbuat baik, karena kita nggak tahu kapan kita akan meninggal," ungkap Risty Tagor saat di sela syuting sinetron SAFA DAN MARWAH sesaat setelah terjadi gempa di Jakarta dan sekitarnya.

Risty yang sore itu syuting di Studio Persari, Jagakarsa Jakarta Selatan, Jumat (16/10) mengaku pasrah melihat guncangan gempa bumi tersebut. Bahkan mengaku pasrah pada Tuhan jika harus nyawanya diambil saat itu.

"Harus gimana lagi, kalau pun tadi diambil aku sudah siap," tegasnya.

Gempa bumi dengan kekuatan 6,4 Skala Richter (SR) mengguncang wilayah Tangerang, Banten, dan sekitarnya, pada Jumat pukul 17.10 WIB. Pusat gempa terjadi di Laut Ujung Kulon, Banten.

Menanggapi berita ini Risty berharap tidak akan terjadi hal buruk di daerah yang mendekati pusat gempa, khususnya di Ujung Kulon.

"Mudah-mudahan nggak terjadi apa-apa, tidak berakibat buruk terhadap warga di sana, mudah-mudahan bencana di Tasik maupun di Sumatera Barat tidak terulang di Ujung Kulon, kasihan kalau ada korban gempa lagi. Karena yang di Sumatera Barat pun belum selesai," pungkasnya.      (kpl/hen/dar)


Lihat profil: Risty Tagor
Komentar : 3 komentar
Diposting oleh: Editor | Sabtu, 17-10-2009 |

Risty Tagor: Dunia Sudah Semakin Tua

Kapanlagi.com - Gempa di Jakarta dan sekitarnya Jumat (16/10) sempat membuat warga berlarian, termasuk kru syuting sinetron SAFA DAN MARWAH. Pemain utama sinetron tersebut, Risty Tagor pun berusaha mengambil hikmah dari kejadian tersebut.

"Kita nggak tahu, ini mungkin ujian dari yang maha kuasa, tapi memang secara ilmiah dunia ini sudah semakin tua, dan Indonesia berada di lempengan yang mudah bergeser, itu ilmiahnya," ungkapnya di Studio Persari, Jagakarsa Jakarta Selatan, tempatnya melakukan pengambilan gambar.

Namun secara keyakinan orang beragama gempa dengan kekuatan 6,4 Skala Richter (SR) dengan pusat gempa di Ujung Kulon itu merupakan peringatan dan ujian bagi manusia. Karena manusia sendiri telah mulai melupakan Tuhannya.

"Tapi secara keyakinan karena sering terjadi, ini teguran dari yang kuasa. Jadi mulailah kita mendekatkan diri sama Tuhan, rajin-rajin beribadah mungkin karena kita sudah melupakan-Nya yang akhirnya kita ditegur," terangnya.

Karena itu pasangan Nikita Willy dalam sinetron tersebut, mengajak untuk berbuat baik kepada siapa pun, apalagi soal mati manusia tidak akan tahu kapan datangnya.    (kpl/hen/dar)


Lihat profil: Risty Tagor, Nikita Willy
Komentar : 3 komentar
Diposting oleh: Editor | Sabtu, 17-10-2009 |

Sinopsis Sinetron 'SAFA DAN MARWAH'

Kapanlagi.com - Di suatu desa, Siti (Mieke Amalia) wanita 25 tahun yang sholeha tapi miskin tengah berjuang melahirkan seorang diri di rumah seorang bidan. Siti tak ditemani oleh siapa pun, sebab suaminya baru saja meninggal saat sedang melaut. Bersamaan ada seorang wanita Zalimah (Cut Memey), seorang wanita berusia sama yang licik, yang diam-diam berprofesi sebagai penculik dan penjual bayi, juga berpura-pura melahirkan di saat yang bersamaan. Zalimah telah lama berpura-pura hamil anak keduanya, karena dia punya rencana jahat merebut bayi Siti. Rencana Zalimah ini didukung oleh Rajaf (Yadi Timo), suaminya, yang berhati tak kalah busuk. Rajaf rupanya telah membayar bidan tersebut untuk melancarkan rencana mereka.

Siti pun melahirkan. Alangkah kagetnya Siti, saat bidan itu masuk kembali ke ruangannya, bidan kemudian mengatakan bahwa bayi Siti itu meninggal. Siti merasa itu tak mungkin. Sebab Siti yakin dia mendengar tangisan bayinya yang begitu keras, bahkan sempat melihat betapa sehatnya dia walaupun cuma sekilas. Siti pun jadi histeris. Para tetangga yang menjenguk Siti pun curiga. Tapi bidan kemudian membawa mayat bayi itu sebagai bukti kepada Siti.

Siti yang hancur hati terus menangis. Tapi sang bidan malah mengusir Siti. Siti akhirnya pun pergi. Tak sengaja Siti malah melihat bayi di tangan Zalimah. Alangkah kagetnya Siti karena dia melihat tanda lahir itu. Siti langsung menghampiri Zalimah dan minta bayinya dikembalikan. Tapi Zalimah menolak mentah-mentah dan tetap mengakui bayi itu sebagai putrinya. Mereka pun bertengkar hebat.

Akhirnya, pertengkaran mereka pun dibawa ke kepala desa. Siti menceritakan semuanya. Zalimah juga menceritakan versinya sendiri. Kepala desa akhirnya mencari akal untuk menyelesaikan masalah itu. Dia mengambil parang dan bilang kalau mereka tak berdamai, lebih baik bayi ini dibelah dua saja biar adil. Bukan main kagetnya Zalimah dan Siti. Siti ketakutan dan memohon agar Kepala Desa jangan melakukan hal itu. Siti rela menyerahkan bayi itu pada Zalimah. Zalimah kegirangan.

Tapi Tuhan maha adil! Uang panas yang diterima bidan dari Zalimah rupanya tak berbuah baik. Malah membuat bidan celaka. Bidan yang akhirnya cacat ini pun akhirnya sadar akan teguran Tuhan. Bidan bertobat. Dia akhirnya memberitahu segalanya pada Siti. Bukan main kagetnya Siti. Namun, alangkah kagetnya sang bidan karena Siti tidak marah pada sang bidan. Malahan Siti memaafkan sang bidan. Dan akhirnya membuat sang bidan bisa meninggal dengan tenang.

Siti berusaha mencari Zalimah, tapi Zalimah dan Rajaf sudah menghilang bersama bayinya. Siti sangat sedih. Untuk melupakan segalanya, Siti pun akhirnya memutuskan untuk pergi dari kampung itu dan memulai hidup baru. Dalam perjalanan, Siti bertemu dengan seorang anak perempuan berumur 2 tahun yang menggembel dan dikejar-kejar kamtib. Siti kasihan sekali pada anak itu. Akhirnya Siti pun mengasuhnya dan mengangkatnya menjadi anaknya. Siti memberinya nama Marwah (Risty Tagor).

Sementara itu, di Jakarta, putri Siti tumbuh dewasa menjadi anak orang kaya raya yang lemah lembut, baik hati, cantik jelita, dan pintar. Dia dipanggil Safa (Nikita Willy). Safa memiliki seorang kakak laki-laki yang tengil, suka hura-hura, dan sedikit jahil bernama Ilham (Rionaldo Stockhorst). Toh Safa tahu bahwa hati Ilham baik. Namun demikian, Safa selalu merasa bahwa Ilham menjaga sedikit jarak dengannya. Safa tak tahu bahwa secara tak sengaja, Ilham sebenarnya tahu bahwa Safa bukan adik kandungnya. Namun Ilham tak sampai hati memberitahu Safa akan hal itu.

Siti sendiri hidupnya masih tetap pas-pasan. Toh dia tetap cukup terhibur dengan kehadiran Marwah. Sebab Marwah telah tumbuh menjadi gadis yang cantik, tegar, pemberani, sedikit keras kepala tapi berhati baik dan rajin beribadah. Marwah tak pernah ingat bahwa dia bukan putri kandung Siti. Siti sendiri tak sampai hati memberitahu Marwah akan hal itu. Dia pun membiarkan Marwah mengira bahwa dirinya adalah putri kandung Siti. Namun, tak sedetik pun Siti melupakan putrinya. Sejak kecil Marwah juga mengetahui kerinduan hati Siti ini. Sejak kecil Marwah pun cuma punya satu tekad, mempertemukan ibunya dengan 'adiknya' itu suatu saat nanti.

Marwah akhirnya berhasil mendapatkan beasiswa di sebuah kampus ternama di Jakarta. Marwah sangat bahagia. Siti juga sangat bahagia. Di sana lah Marwah kemudian bertemu dengan Safa. Dan nasib pun seperti terus berusaha mengikat mereka, tanpa mereka pernah menyadari ikatan apakah yang ada di antara mereka sebenarnya.

Dan kisah cinta segi empat antara Safa, Marwah, Ilham (yang sebenarnya merasakan perasaan suka sejak dia tahu kalau Safa bukanlah adik kandungnya, tapi tidak pernah menyadarinya selama ini), dan Adil (Riza Shahab)– seorang lelaki tampan, soleh, bijak, sederhana, anak penjaga masjid, semakin memberikan bumbu yang membuat kisah ini semakin menarik dan tidak ada habisnya untuk digali.

Jadwal Tayang: Setiap hari, mulai 28 September 2009
Jam Tayang: Pukul 19.00 WIB
Stasiun TV: RCTI
Produksi: SinemArt
Pemain : Nikita Willy, Risty Tagor, Rionaldo Stockhorst, Riza Shahab, Mieke Amalia, Cut Memey, Inggrid Kansil, Yadi Timo, dll.   (kpl/prl/boo)


Lihat profil: Nikita Willy, Risty Tagor, Rionaldo Stockhorst, Mieke Amalia, Cut Memey, Inggrid Kansil
Komentar : 11 komentar
Diposting oleh: Editor | Jumat, 25-09-2009 |

«12»

LIHAT ARSIP BERITA RISTY TAGOR TAHUN 2008
LIHAT ARSIP BERITA RISTY TAGOR TAHUN 2007
LIHAT ARSIP BERITA RISTY TAGOR TAHUN 2006
LIHAT ARSIP BERITA RISTY TAGOR TAHUN 2005
LIHAT ARSIP BERITA RISTY TAGOR TAHUN 2004