KL Favorit
Musik
Blog Selebriti
Bursa Mobil
Bola.net
Sutradara film terbaru Tamara, AIR TERJUN PENGANTIN, itu mengaku gemetaran saat harus mengambil gambar Tamara yang sedang memakai bikini. Namun untungnya masih ada media kamera yang memisahkannya dengan Tamara.
"Saya rasa, semua pria akan gemetar melihat tubuh Tamara. Untungnya konsentrasiku terhalang oleh monitor kamera, hehe. Kalau melihat langsung tanpa melihat monitor bisa keterusan lihatnya. Karena terhalang monitor nafsuku agak kepotong," terang Rizal saat ditemui di Tebet Square, Jaksel, Selasa (24/11) kemarin.
Dituturkannya jika ada tiga adegan yang membuatnya gemetaran. Yaitu saat Tamara sedang tiduran dan diambil gambar dari atas, saat Tamara di pantai dan mencopot selendang untuk rebahan, dan ketika Tamara mencari perhatian sang pacar dengan menggunakan lotion untuk meluluri tubuhnya.
Namun, selain adegan Tamara berbikini, ada juga adegan yang lebih berani dalam film ini. Pasalnya, beberapa aktris pendukung rela topless.
"Ada sih, tapi kita ambil dari belakang. Yang topless Mirasih Tyas, Jenny Cortez, dan Navy Rizki. Jadi mereka terkena air kotor di air terjun, karena gatal mereka mandi. Nah, di situ mereka buka baju atas tapi kita ambil dari belakang," terang Rizal. (kpl/wwn/npy)

Jenny mengawali kiprahnya di bidang model. Namanya semakin terangkat saat diisukan menjadi orang ketiga retaknya hubungan antara pasangan suami istri Deddy Corbuzier dan Kalina.
Dia juga bermain di beberapa sinetron. Terakhir, kiprah aktingnya juga dapat dinikmati dalam film AIR TERJUN PENGANTIN di mana Jenny bermain bersama Mirasih Tyas Endah dan Tamara Bleszynski.
Dalam film karya Rizal Mantovani itu memang terlihat sedikit scene yang cukup vulgar seperti mengenakan bikini. Entahlah apakah foto-foto Jenny ini adalah bagian dari film tersebut atau sesi pemotretan lainnya.
Sayangnya, hingga saat ini Jenny Cortez belum bisa dihubungi untuk memberikan konfirmasi mengenai foto-foto vulgar dirinya itu.
Saat divalidasi, foto-foto vulgar Jenny ini memang foto asli kecuali satu foto yang terlihat di-retouch. (kpl/wwn/npy)

"Jadi konsep dasarnya benar-benar mengikuti lirik yang ada di lagunya, dua orang pasangan yang pacaran tapi kondisinya sedang berantem. Pada akhirnya si cewek jalan sama cowok lain yang bukan pacarnya, bikin si cewek cemburu dan si cowok juga demikian," ungkap Rizal Mantovani saat ditemui di lokasi syuting di Kawasan Kota Tua Cipta Niaga, Jakarta Utara, Kamis (12/11).
"Jadi tarik ulur antara perasaan sayang dan sebel di antara mereka berdua," tegasnya menambahkan.
Keberadaan Raffi dan Bella dengan berbagai kisah masa lalunya, sangat mendukung pembuatan video klip tersebut. Di samping keduanya juga sudah memiliki kemampuan dalam soal akting.
"Senengnya aku dapetin mereka berdua sudah dekat, jadi chemistry di antara mereka untuk ditangkap kamera itu aku rasa akan lebih mudah," ungkapnya.
Kisah masa lalu keduanya pun, diakui Rizal dimanfaatkan sepenuhnya untuk sebuah hasil yang maksimal.
"Untuk saya plusnya dua, selain saya kerja dengan dua insan yang dulu pernah dekat tapi di luar konteks itu mereka pemain-pemain yang sangat bagus," pungkasnya. (kpl/gum/dar)

"Nggak risih sama sekali, karena aku dapat dukungan dari Chico (pacarnya sekarang, red), mama, teh Melly. Karena menurut aku setiap orang punya masa lalu dan aku sama Raffi sudah kaya temen banget. Buat aku yang namanya mantan nggak pernah jadi musuh," aku Bella dengan suara seraknya.
Bella sendiri yang ditemui di sela pengambilan gambar video klip Jodoh di Tangan Tuhan di Kawasan Kota Tua Cipta Niaga, Jakarta Utara, Kamis (12/11), mengaku tidak merasa tersindir dengan lagu itu. Justru, mungkin orang lain yang merasa tersindir.
"Karena lagunya nggak kena aku, mungkin kenanya ke temen-temen BBB Zone (komunitas fans, red) karena ini salah satu permintaan mereka. Tapi buat aku alhamdulillah nggak kena. Kalau putus ya putus,"
Bella sebelumnya diketahui telah menjalin hubungan dengan Raffi Ahmad, setelah berganti beberapa pacar, terakhir pacaran dengan bintang sinetron Chico Jericho. Seperti tak mau kalah Raffi pun demikian, dan terakhir memilih janda berputra dua, Yuni Shara.
Lagu Jodoh di Tangan Tuhan sendiri diciptakan oleh Melly Goeslaw pemrakarsa berdirinya BBB (Bukan Bintang Biasa, red). Sementara video klipnya digarap oleh Rizal Mantovani. (kpl/gum/dar)

Ditanya soal tawaran satu scene bareng Raffi, Bella mengaku tak ada masalah. "Enggak ya, aku berpikirnya sudah pernah kerja bareng sama mas Rizal. Insya Allah untuk syuting video klip hari ini lancar. Dan aku juga sudah kenal sama Raffi, karena setiap orang punya masa lalu kalau melihat ke belakang kapan mau maju. Ini masih proyek BBB (Bukan Bintang Biasa) jadi nggak ada salahnya. Jadi menurut aku ya sudahlah, Raffi juga sudah hidup dengan siapa...," ujar Bella sambil tertawa, yang ditemui di lokasi syuting di kawasan Kota Tua Cipta Niaga, Jakarta utara, Kamis (12/11).
Raffi sendiri juga menanggapi hal ini dengan santai. "Oh iya santai aja. Kita di sini bekerja sebagai sebagai profesional. Saya dapat teman duetnya Bella yang sudah sering banget kerja sama bareng saya, jadi insya Allah syuting malam ini lancar," timpal Raffi.
Ditanya apa mereka sudah izin, keduanya sama-sama menegaskan mendapat lampu hijau. "Yang jelas mama ngizinin dan Chico (Jericho) selama aku kerja, jadi nggak ada masalah," terang Bella.
"Alhamdulillah semua orang yang berada di lingkaran saya mendukung," tambah Raffi. (kpl/gum/erl)

"Ya Alhamdulillah di bulan Ramadhan ini aku ada kerjaan juga, aku jadi lebih enak. Jadi puasanya nggak terasa karena sibuk sama kerjaan. Buat aku Ramadhan kali ini seru, karena tanpa terasa tiba-tiba sudah buka," ujarnya.
Ditemui saat menggelar buka bersama bersama anak-anak yatim piatu di Yayasan Al-Anshor, Jati Waringin, Bekasi, Selasa (1/9), perempuan asal Surakarta itu lantas sedikit membeberkan soal kesibukannya.
"Ya sekarang aku lagi mempersiapkan film baru bareng Rizal Mantovani dan beberapa iklan juga," lanjutnya.
Sementara itu, disinggung soal kepribadiannya yang kini jauh lebih terbuka kepada wartawan, penyanyi sekaligus aktris tersebut rupanya punya alasan tersendiri.
"Ya kalau dulu waktu masih muda, aku mau menikah, dan saat menikah aku selalu diatur. Tapi setelah gagal aku jadi tahu diri aku seperti apa," kilahnya.
"Sebenarnya dari dulu aku orangnya terbuka, hanya saja waktu itu aku diatur," tandasnya. (kpl/hen/bar)

Sayangnya, kuantitas film yang bermunculan tidak diikuti dengan kualitas yang prima. Hingga akhirnya, film horor dianalogikan dengan film berkualitas rendah yang hanya ingin ikut-ikutan tren pasar. Namun, Restu Sinaga, aktor kawakan tanah air, mengaku tak cemas kualitas aktingnya turun dengan bermain dalam film horor.
Karena itulah, bintang CINTA SILVER ini menerima tawaran untuk bermain dalam film bergenre horor terbaru, DARAH PERAWAN BULAN MADU, sebuah film yang diadaptasi dari novel karangan Sekar Ayu Asmara.
"Pertimbangan main di film ini karena ada nama Sekar Ayu Asmara. Makanya, saya agak tertantang untuk bermain di film ini," kata Restu saat ditemui di preview film tersebut di MPX Pasaraya Grande, Jaksel, Selasa (28/07) lalu.
"Ini nggak masalah turun kualitas," tambahnya lagi. "Tapi kan di sini filmnya horor, harus ngikut dengan ceritanya. Saya menggali aja sendiri dan harus menjaga motivasinya seperti apa." (kpl/ant/npy)