< >

BLOG ROBERT REDFORD


James McAvoy Resmi Gabung 'THE CONSPIRATOR'

Kapanlagi.com - James McAvoy dikabarkan resmi menjadi aktor utama dalam proyek teori konspirasi karya Robert Redford yang berjudul THE CONSPIRATOR. Meskipun proyek ini disebut sebagai langkah radikal Redford karena tak biasanya aktor dan sutradara ini menggarap film dengan tema seperti ini tapi tanggapan media sejauh ini masih cukup positif.

McAvoy dalam film ini akan berperan sebagai Frederick Aiken, pengacara yang mendampingi Mary Surratt yang dituduh terlibat dalam pembunuhan Presiden Abraham Lincoln. Mary Surratt sendiri kabarnya akan diperankan oleh Robin Wright Penn sementara naskah film ini akan dikerjakan oleh James Solomon yang sempat menulis naskah film LIONS FOR LAMBS yang juga disutradarai Redford.

Teori konspirasi mengenai keterlibatan Mary Surratt ini memang sudah berumur cukup lama. Surrat tercatat sebagai satu-satunya wanita yang dituduh terlibat pembunuhan Lincoln dan juga adalah wanita pertama yang dieksekusi oleh Pemerintah Federal Amerika Serikat.

Di saat yang sama Empire juga sempat mempertanyakan apakah film ini akan berdampak buruk pada proyek biopic Lincoln yang akan digarap sutradara Steven Spielberg. Yang jelas, THE CONSPIRATOR ini akan mulai syuting tahun depan.  (epr/roc)


Lihat profil: James McAvoy, Robert Redford, Steven Spielberg
Komentar : 0 komentar
Diposting oleh: Editor | Selasa, 15-09-2009 |

Robert Redford Ungkap Misteri Pembunuhan Abraham Lincoln

Kapanlagi.com - Tak bisanya Robert Redford menyutradarai film-film berbau teori konspirasi macam ini namun sepertinya topik yang menarik ini cukup menggoda buat aktor veteran ini. Film yang sementara diberi judul THE CONSPIRATOR ini akan mencoba melihat kasus pembunuhan presiden Amerika yang keenam belas ini dari sisi lain.

Dalam sejarah disebutkan bahwa seorang simpatisan pihak Selatan yang bernama Mary Suratt membantu menyediakan senjata buat John Wilkes Booth dan David Herold untuk membunuh Presiden Abraham Lincoln. Film Redford ini akan berkisah tentang dugaan pengacara Mary yang merasa bahwa Mary sebenarnya sama sekali tidak bersalah seperti yang dituduhkan.

Sejauh ini memang belum ada daftar pendukung film ini. Empire menyebutkan bahwa Robert Redford ingin memasang James McAvoy sebagai salah satu pemeran utama dalam film ini. Ada kemungkinan James akan memerankan Frederick Aiken, pengacara yang membela Mary Suratt.

Robert mempercayakan penggarapan naskah pada James Solomon dan diperkirakan film ini akan mulai beredar tahun depan.   (epr/roc)


Lihat profil: Robert Redford, James McAvoy
Komentar : 0 komentar
Diposting oleh: Editor | Rabu, 19-08-2009 |

Robert Redford Menikah Lagi di Jerman

Kapanlagi.com - Hubungan antara Robert Redford dan Sibylle Szaggars memang bukanlah sebuah cerita baru. Keduanya telah menjalin hubungan asmara sejak sekitar tahun 1990-an. Namun meski telah hidup bersama selama hampir dua dasawarsa, namun baru Sabtu (11/7) kemarin keduanya memutuskan untuk menikah.

Robert Redford mulai berkenalan dengan Sibylle setelah perceraiannya dari Lola Redford, istri yang dinikahinya di tahun 1958. Dalam waktu singkat Sibylle yang berdarah Jerman memutuskan untuk pindah ke kediaman Robert di Sundance, Utah.

Setelah sekian lama tinggal bersama, Robert dan Sibylle yang berprofesi sebagai seorang pelukis abstrak memutuskan untuk menikah. Jerman, sebagai negeri asal Sibylle dipilih sebagai lokasi pernikahan mereka. Robert (72) dan Sibylle (51) menikah di Hotel Louis C. Jacob di Hamburg, Jerman di hadapan sekitar tiga puluh orang teman dan kerabat dekat mereka.

Dari pernikahannya yang pertama, Robert Redford dikaruniai tiga orang anak: James, Shauna, dan Amy.  (cnm/roc)


Lihat profil: Robert Redford
Tag: Perkawinan Selebriti
Komentar : 1 komentar
Diposting oleh: Editor | Kamis, 16-07-2009 |

Jelang Pilpres, Film Politik Diputar di Jakarta

Kapanlagi.com - Film-film satir politik akan diputar di Bentara Budaya Jakarta (BBJ) Jalan Palmerah, Jakarta, pada tanggal 19 - 20 Juni mendatang untuk menyambut Pemilu Presiden (Pilpres) 2009.

Wakil Ketua Pengelola BBJ, Paulina Dinartisti, di Jakarta, Kamis (4/6), mengatakan, film satir politik yang diputar kali ini semuanya diproduksi di Hollywood, Amerika Serikat (AS), meliputi ALL THE KING'S MEN dan THE CANDIDATE, keduanya diputar pada hari Jumat (19/6), serta BULWORTH dan WAG THE DOG, Sabtu (20/6).

"Keempat film ini tidak semuanya menyangkut pilpres, karena ada juga yang bertema pemilihan gubernur dan senator," katanya.

Menurut dia, pilpres secara langsung untuk kedua kalinya di Indonesia ini, sedikit banyak dipengaruhi oleh gaya kampanye dan komunikasi politik pilpres AS, seperti halnya mulai dari digunakannya polling/survey, quick count, politik pencitraan, kampanye gaya pertemuan warga kota (town hall meeting), hingga pemanfaatan jasa para pakar komunikasi politik.

Pemutaran film ini diharapkan bisa menjadi perhatian bagi masyarakat pada saat menjelang pilpres di Indonesia yang akan dilaksanakan pada 8 Juli mendatang.

Ada pun film ALL THE KING'S MEN sebelumnya telah meraih penghargaan sebagai film terbaik dengan Piala Oscar terbanyak tahun 1949. Film hitam putih ini dibuat berdasarkan novel pemenang Pullitzer, menyadur tentang karir Gubernur Louisiana, Huey Long, mulai dari proses terpilihnya sebagai gubernur hingga kejatuhannya.

"Film ini dibuat ulang pada tahun 2006 dengan judul yang sama dengan bintang Sean Penn, namun kurang sebagus film awalnya," ujarnya.

Sedangkan film THE CANDIDATE (1972) dibintangi Robert Redford, mengisahkan perebutan kursi senator California, dan film BULWORTH (1998) dibintangi dan disutradarai Warren Beatty, yang masih bercerita tentang pemilihan senator California.

Film terakhir, WAG THE DOG (1997), disutradarai oleh Barry Levinson, dan dibintangi oleh Robert De Niro dan Dustin Hoffman, mengisahkan tentang presiden yang akan dipilih ulang tapi terlibat skandal pelecehan seksual terhadap seorang gadis di bawah umur.

"Dalam film ini, diceritakan presiden berusaha mencari upaya untuk mengalihkan perhatian masyarakat AS dengan segala trik dan tipu daya," ujarnya.  (kpl/bun)


Lihat profil: Sean Penn, Robert Redford, Warren Beatty, Robert De Niro, Dustin Hoffman
Komentar : 0 komentar
Diposting oleh: Editor | Kamis, 04-06-2009 |

2009, Film Indie Bakal Lebih Berprospek

Kapanlagi.com - Setelah melewati tahun 2008 yang muram, prospek film independen diharapkan banyak orang menjadi lebih cerah tahun ini dengan mengandalkan rumah-rumah produksi independen, demikian ujar para eksekutif film, Senin (19/01), dalam Festival Film Sundance, seperti dikutip oleh Reuters.

Namun masa keemasan tampaknya masih jauh untuk dicapai, mungkin sampai 2010, dan peningkatan tidak akan muncul tanpa perubahan-perubahan seperti bayaran bintang yang lebih rendah dan biaya produksi serta pemasaran yang mesti diturunkan lagi.

Para eksekutif berharap distribusi melalui internet dapat mengatasi melambatnya penjualan DVD, namun tetap ada ketidakpastian mengenai bagaimana mestinya menggunakan web untuk meluncurkan film-film atau bahkan untuk mempromosikannya.

"Langit telah runtuh. Runtuhannya menimpa banyak hal," kata Mark Gill, Kepala Eksekutif dari pembuat film independen The Film Department, pada sebuah panel Sundance, perhelatan besar bagi para pembuat film independen AS yang diadakan di kota pegunungan timur Salt Lake City ini.

"Saya kira dalam 12 sampai 18 bulan produksi kami akan turun sampai sekitar 350 perilisan yang akan memberi kami nafas," katanya.

Para anggota panel mencatat bahwa di minggu-minggu terakhir, film produksi independen yang sukses menjadi box office seperti film bertema kehidupan pria penyuka sesama jenis MILK (untung US20 juta) dan cerita cinta dari India, SLUMDOG MIILIONAIRE (US$44 juta) telah menunjukkan daya tarik yang sehat bagi para pembuat film bermutu yang selama ini disisihkan para produser Hollywood.

Kedua film ini masih diputar di bioskop-bioskop dan diperkirakan terus meningkat penjualan tiketnya. Film-film seperti romansa vampir dalam TWILIGHT (US$185 juta) yang juga dibuat secara independen, masih dapat bertahan di tangga box office.

"Box office bioskop sepertinya terus tumbuh, khususnya untuk sejumlah film indie," kata wakil pemimpin eksekutif Sony Pictures Classics, Michael Barker.

Sundance yang didirikan aktor Robert Redford dan berjalan selama 25 tahun terakhir, membantu dan mempromosikan para pembuat film independen. Darinya, para distributor film bisa membeli film-film murah yang kebanyakan menampilkan talenta-talenta baru.  (kpl/npy)


Lihat profil: Robert Redford
Komentar : 1 komentar
Diposting oleh: Editor | Selasa, 20-01-2009 |

«1»

LIHAT ARSIP BERITA ROBERT REDFORD TAHUN 2008
LIHAT ARSIP BERITA ROBERT REDFORD TAHUN 2007
LIHAT ARSIP BERITA ROBERT REDFORD TAHUN 2006
LIHAT ARSIP BERITA ROBERT REDFORD TAHUN 2005
LIHAT ARSIP BERITA ROBERT REDFORD TAHUN 2004