KL Favorit
Musik
Blog Selebriti
Bursa Mobil
Bola.net
"Problem masing-masing ya kalau itu. Kan problem orang itu beda-beda, tidak semua kejadian perpisahan itu sama. Ya dikembalikan lagi pada kebijakan orang tuanya. Tapi kalau aku alhamdulilah lancar-lancar aja," terang Rossa saat ditemui di PRJ, Jakut, akhir pekan lalu.
Rossa pun melanjutkan jika dia dan Yoyo tak menerapkan sistem pembagian untuk bertemu dengan buah hati mereka satu-satunya itu. Mereka berdua hanya berusaha untuk melakukan yang terbaik demi sang putra.
"Nggak ada pembagian-pembagian, ya sama aja. Kalau mau ketemu silahkan, asalkan jangan mengganggu. Kalau nanti sekolah, jangan bolos sekolah," terang Rossa.
Namun begitu, saat itu Rossa tak tampak mengajak buah hatinya bersamanya. Rupanya, karena takut putranya kecapekan, akhirnya Rossa menitipkannya pada adik dan suster di rumah. Yoyo sendiri saat itu sedang ke Singapura.
"Kasihan, takut kecapekan. Kalau nggak salah mas Yoyo lagi ke Singapura. Tapi di rumah ada adikku sama susternya," pungkas pelantun Hati Yang Kau Sakiti ini. (kpl/gum/npy)

"Aku kemarin pas ada Pemilu juga kebetulan dan aku jarang nyanyi untuk partai. Jadi kalau menurut aku, manggung-manggung seperti ini aku melihat adalah apresiasi Golkar terhadap musisi-musisi. Kalau untuk masuk politik ya suatu hari nanti, dan jawabannya bukan sekarang," katanya usai manggung, Sabtu (31/10).
Rossa mengaku hingga kini ia belum kepikiran untuk pindah jalur ke politik. Ia masih enjoy menikmati profesinya sebagai artis. Apalagi ada beberapa keinginan yang ingin diwujudkannya selama menjadi penyanyi, misalnya saja menyanyikan lagu Dancing Queen.
"Waktu konser ABBA yang pertama itu aku datang, dan wah seru banget. Aku nggak pernah tahu kalau suatu hari nanti itu aku bakal nyanyiin lagu ABBA. Dan sekarang, aku nyanyiin lagu itu," ujarnya.
Dan untung saja, walaupun tidak terlalu hafal lagu yang dibawakannya, Rossa yang awalnya deg-degan bisa tersenyum puas saat lagunya sukses. "Alhamdulillah. Ya aku bangga banget," pungkasnya. (kpl/gum/boo)

"Besok aku mau ke Malaysia untuk mempromosikan Enjoy Jakarta. Jadi di sana beberapa hari dan aku ingin mengajak orang-orang Malaysia untuk jalan-jalan menikmati kota Jakarta," kata Rossa usai mengisi acara HUT Golkar ke-45 di PRJ, Jakarta Utara, Sabtu (31/10).
Dikatakan pelantun Tega ini, ia mulai berangkat pada tanggal 3 sampai 4 November ke Kuala Lumpur. Dan selain dia, tak ada artis lainnya yang terpilih. Namun Rossa menolak jika dikatakan ia telah menggantikan posisi Krisdayanti sebagai Ikon Jakarta.
"Oh nggak. Kalau nggak salah itu kan sudah berakhir di tahun 2007 dan setelah itu tidak ada program. Jadi siapa saja bisa jadi duta dari Enjoy Jakarta. Dan kebetulan ke Malaysia sekarang ini adalah aku, dan aku belajar banyak dari itu," terangnya.
Pun begitu, Rossa mengaku menyimpan harapan untuk bisa menjadi Ikon Enjoy Jakarta yang tetap. Apalagi ia bukan berasal asli dari ibukota. "Alhamdulillah banget sih. Insya Allah kalau buat aku sih, aku sudah lama tinggal di Jakarta dan aku begitu mencintai Jakarta," katanya.
"Ya, Sumedang adalah kota kelahiranku, tapi di Jakarta aku menemukan kehidupan, making living di Jakarta, aku mencari uang di Jakarta, artinya banyak sekali hal-hal yang bisa dikunjungi. Banyak tempat pariwisata yang menarik bisa dikunjungi," sambung ibu satu anak yang sudah mengantongi KTP Jakarta ini. (kpl/gum/boo)

"Ya kemarin ke Taiwan, bertemu dengan produser sana, baru mikirin konsepnya seperti apa. Ya masih dalam bentuk obrolan gitu deh. Jadi belum tahu mau sama musisi siapa saja," ujar mantan istri drummer Padi, Yoyo itu.
Ditemui KapanLagi.com di Studio RCTI, Selasa (27/10), janda satu anak tersebut lantas juga berujar soal aktivitasnya yang kian hari kian bertambah sibuk.
"Sekarang juga lagi giat-giatnya ngurus manajemen artis. Rencananya juga mau ngembangin recording. Kan kemarin udah buat Acha sama Ivan Gunawan," terangnya.
Sementara itu, ketika disinggung soal keinginan berbisnisnya di luar dunia hiburan, biduanita asal Sumedang itu mengaku berencana terjun ke bisnis properti.
"Rencananya sih mau buat bisnis properti, tapi masih pikir-pikir," pungkasnya sambil tersenyum. (kpl/ant/bar)

"Kalau cinta itu nggak akan milih, lebih tua atau muda. Kalau cocok ya cocok aja. Lagian kan usia itu nggak berbanding lurus dengan kedewasaan," ujarnya.
"Ada orang yang berumur tapi kelakuannya kayak anak kecil. Dan sebaliknya, kalau mereka senang ya kenapa enggak," tambahnya menegaskan pandangannya dalam mencari pasangan hidup lagi.
Ditemui KapanLagi.com di Studio RCTI, Selasa (27/10), ibu dari Rizky Langit Ramadhan tersebut lantas juga mengutarakan jika ia kini tak terlalu memikirkan soal pasangan. Yang jadi perhatiannya justru soal karir dan mengasuh anak.
"Aku sih belum pernah kepikiran mau punya pacar siapa, atau seperti apa. Kalau ketemu cinta, ya udah. Tapi kan sekarang aku belum punya pacar," tuturnya blak-blakan.
"Ya aku konsentrasi sama anak dan karir dulu deh," imbuh biduanita yang telah merilis delapan full album tersebut. (kpl/ant/bar)

"Alhamdulillah ini lagi banyak kerjaan, lagi semangat-semangatnya kerja. Pokoknya sekarang lagi seneng-senengnya kerja. Yang namanya orang hidup kan pastinya ada target," ujarnya.
"Seperti saya, apalagi kan saya masih muda, 30-an. Kalau nggak kerja keras, waktu terbuang percuma," tambahnya disusul tawanya yang khas.
Ditemui KapanLagi.com di Studio RCTI, Selasa (27/10), perempuan berusia 30 tahun itu lantas sedikit menceritakan keinginan dan targetnya.
"Pingin punya rumah 10 lagi (lagi-lagi Rossa tertawa). Ya kalau di karir sih lagi pingin nyoba yang baru. Pingin duet sama pesohor dari negeri lain, dari Taiwan. Pingin nyoba pasaran China," tuturnya tanpa menyebutkan nama sang musisi yang segera digandengnya. (kpl/ant/bar)

"Dunia ini udah terlalu tua, udah banyak musibah terjadi, mau gimana lagi," ujar biduanita asal Sumedang tersebut.
Ditemui KapanLagi.com di Studio Penta, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, baru-baru ini, pemilik nama lengkap Rossa Roslaina Sri Handayani itu juga mengungkapkan jika sebagai umat Islam, dirinya harus lebih bersabar dalam menyikapinya.
"Manusia harus lebih sabar menanggapinya," lanjutnya bijak.
Lantas, apakah bencana alam yang telah merenggut banyak nyawa manusia itu adalah suatu bentuk teguran dari Sang Khalik?
"Nggak lah, daripada takabur, kalau ini teguran baik ya nggak apa-apa. Yang penting kita jangan merusak alam," tandasnya. (kpl/adt/bar)