KL Favorit
Musik
Blog Selebriti
Bursa Mobil
Bola.net
"Wah, kita bersyukur persoalan ini sudah berakhir. Memang ini yang kita tunggu-tunggu," kata Siska, manajer Dewi yang dihubungi KapanLagi.com via telepon, Rabu (11/11).
Dikatakan Siska, saat dihubungi, ia dan Dewi sedang dalam perjalanan ke Bandung. Di sana Dewi punya jadwal untuk syuting, makanya ia tidak bisa menghadiri sidang cerai di Pengadilan Agama Jakarta Barat.
"Dari awal Dewi punya jadwal syuting yang cukup padat. Karena jadwalnya nggak bisa ditinggalkan, jadi Dewi nggak bisa hadir. Dan memang kan Dewi yang digugat, jadi dia nggak wajib datang," terangnya.
Menjadi janda untuk kedua kalinya bukan hal yang diharapkan Dewi. Pernikahan pertamanya dengan Saiful Jamil yang gagal saja sudah membuat trauma, apalagi ditambah lagi dengan perceraian yang kedua.
"Yang pertama itu aja sudah susah diterima, apalagi sekarang untuk yang kedua kalinya. Ya tapi harus gimana lagi? Lagipula kan perceraian ini bukan kehendaknya Dewi," tukas Siska. (kpl/hen/boo)

"Kalau ciuman sama cowok enak, ngapain cium cewek," ujar Dewi santai usai mengisi acara PLAYLIST di Studio Penta, Jakarta Barat, Kamis (5/11) kemarin.
Pedangdut yang tengah menghadapi masalah perceraiannya dari Aldi Taher ini enggan berkomentar banyak mengenai foto-foto tersebut. Yang pasti, ia menekankan jika berita itu tidak benar. "Sudahlah. Nggak bener itu," katanya.
Disinggung tentang perkembangan kasus cerai, wanita yang pernah gagal membina rumah tangga dengan Saiful Jamil ini juga santai. Ia mengaku masih menjaga hubungannya dengan Aldi, meski tak lagi akan sama seperti dulu.
"Saya selalu menjaga hubungan baik dengan siapa pun. Tapi sekarang saya tidak mau bertemu dengan Aldi," pungkasnya. (kpl/dis/boo)

"Sejak saya menikah, kata-kata talak itu selalu terlontar setiap kali ada masalah. Mungkin ini pelajaran buat kita, namanya labil jiwa gejolak muda. Terakhir saya mengiyakan, kalau dulu saya memperjuangkan. Kalau sekarang, Aldi sudah sering mengatakan kepada keluarga saya," terang Dewi saat ditemui di Studio Penta, Jakarta Barat, Kamis (5/11).
Untuk perceraian keduanya ini, pedangdut yang kerap menuai kontroversial tersebut sudah mengaku pasrah. Ia merasa sudah melakukan yang terbaik selama pernikahan mereka.
"Saya hanya apa kata suami. Kalau suami talak ya udah. Ya tanyakan Aldi kenapa menceraikan saya. Apakah kurang goyang gergajinya," ujar Dewi sembari tersenyum menggoda.
Namun, walaupun tampak tegar menghadapi masalah cerai, Dewi sepertinya sudah menyerah dengan apa yang disebut pernikahan. Ia bahkan tidak kepikiran untuk menikah lagi dalam waktu dekat. "Saya nggak mau jadi janda berkali-kali. Status janda sekali aja ribet, apalagi yang berkali-kali," pungkasnya. (kpl/dis/boo)

"Semuanya diserahkan kepada Aldi, dan Aldi bilang, 'Segala sesuatunya kamu tinggal tunggu beres,'" jawab Dewi kala ditanya alasannya tidak datang di sidang cerainya.
Ditemui di Studio Penta, Jakarta Barat, Kamis (5/11) sore, wanita yang pernah gagal menikah dengan Saiful Jamil ini menuturkan jika ia dan Aldi sebelumnya sudah berusaha berdamai - sebelum diminta hakim untuk mediasi. Namun, tak ada hasil. Dan yang pasti ketidakhadirannya dua kali di sidang itu memang disengaja.
"Untuk apa saya datang cuma untuk menyakiti hati? Udah tahu itu sakit. Maaf, saya tidak berbicara orang lain, tapi kalau dari pihak perempuan yang tergugat tidak datang tidak apa-apa, karena saya merasa dilecehkan. Kita punya attitude dan ada hitam di atas putih, di atas materai dari keluarga," katanya.
"Mungkin maksud Bapak Hakim ingin mendamaikan. Tapi dari pihak laki tidak mau, masa' dipaksa sih? Kan hanya untuk menyakitkan hati. Saya melangkah saja sudah sakit, apalagi badan saya. Bukan berarti saya nggak mau (mediasi)," sambungnya.
Lantas, bagaimana tanggapan Dewi mengenai kabar pelecehan pihak pengadilan? Ditanya begitu, pemilik Goyang Gergaji ini langsung balik bertanya, "Hakimnya laki apa perempuan? Kalau hakimnya perempuan dia tahu perasaan saya."
Dewi juga tidak memberikan kepastian bakal datang di pengadilan pada tanggal yang sudah ditetapkan minggu depan. Ia tetap bersikukuh telah menyerahkan masalah ini kepada manajer dan keluarganya. (kpl/dis/boo)

"Aku nggak peduli orang mau ngomong apa, terserah. Aku nggak mau jadi orang munafik, aku mau jujur dengan diri saya sendiri," ujarnya blak-blakan.
Ditemui di sela pembuatan video klip Cinta Satu Malam, single pertama dari album keenamnya, di Jl Margasatwa No 7, Jagakarsa, Jaksel, Senin (02/11), Melinda mengaku siap jika video klipnya terkena pencekalan, akibat dinilai terlalu seronok.
"Aku sih siap aja. Apa lagi di sini kan nggak ada adegan yang aneh-aneh, aku pakai swimsuit juga di dalam air, cuman kelihatan setengah badan," kilah mantan kekasih Saiful Jamil itu.
"Tapi semoga sih nggak ada apa-apa. Berjalan baik aja," pungkasnya seakan berharap-harap cemas. (kpl/ato/bar)

"Kalau niru sih enggak, cuman aku tuh suka banget sama dia. Udah cantik, sensual dan eksotik lagi. Aku cuman ngambil sisi positifnya aja," ujarnya.
Ditemui di sela pembuatan video klip Cinta Satu Malam, single pertama dari album keenamnya, di Jl Margasatwa No 7, Jagakarsa, Jaksel, Senin (02/11), Melinda pun lantas mengaku tak begitu mengikuti pro-kontra seputar kedatangan Miyabi ke tanah air.
"Aku nggak ngikutin ya. Pokoknya aku nggak ngambil yang negatif dari dia," kilahnya.
Sementara itu, ketika disinggung soal penampilannya yang identik dengan imej sexy dan menggoda, Melinda mengaku tak khawatir akan mendapatkan penilaian negatif dari pasangan.
"Kalau cowok itu mencintai saya, pasti dia akan menerima apa adanya. Selama ini sih memang banyak yang ngerjain aku, tapi aku anggap itu angin lalu aja, nggak peduli," tandasnya.
Baca Juga:

"Indah buat saya, nggak akan saya ceritain dan nggak bakalan saya lupain. Bikin aku melayang-layang," tutur wanita yang sempat dekat dengan Saiful Jamil ini saat ditemui di sela pembuatan video klip di Jagakarsa, Jaksel, Senin (02/11) kemarin.
"Kejadiannya di Singapura," lanjutnya. "Saat holiday. Setelah saat itu aku terpuruk banget, nggak bisa ngomong apa-apa. Nggak bisa tidur, nggak mau makan, itu selama satu minggu. Aku ngerasa sebagai wanita yang nggak bermahkota. Malu banget soalnya."
Melinda pun mengaku jika dirinya pasti merasakan penyesalan setelah pengalaman itu. Tapi akhirnya dia pun sadar tak boleh terus terpuruk.
"Penyesalan pasti ada lah. Tapi banyak dukungan dari keluarga maupun teman. Mereka bilang kalau dunia belum berakhir. Habis itu aku banyak berdoa, bertobat, minta ampun. Sekarang aku lagi fokus ke karir. Biarlah itu jadi bagian dari hidup aku. Kalau aku terpuruk lagi, kapan aku mau berkarya lagi?" katanya.
Lalu bagaimana hubungan Melinda dengan pria dalam kisah cinta satu malamnya itu? "Udah nggak bisa dihubungi. Dulu aku pikir dia orangnya baik, jujur, sayang. Ya aku saling percaya aja, ternyata..." jawab Melinda menyayangkan.
"Sekarang lebih hati-hati dalam milih cowok. Dia fokus mencintai aku atau sekedar main-main. Kalau misalkan sekedar berteman aku masih mau, tapi kalau lanjut ke hubungan yang lebih, aku masih trauma," pungkasnya. (kpl/ato/npy)