KL Favorit
Musik
Blog Selebriti
Bursa Mobil
Bola.net
Tahun ini Mickey sebenarnya punya peluang meraih gelar terhormat itu kalau saja di saat yang sama Sean Penn tidak muncul lewat film MILK. THE WRESTLER sempat dijagokan meraih penghargaan aktor terbaik namun gagal karena predikat itu diraih Sean Penn. Konon, ini ada sangkut pautnya dengan masa lalu Mickey Rourke yang cukup suram.
"Saya tahu kalau saya tidak akan dapat Oscar lewat film THE WRESTLER bahkan sebelum saya menghadiri acara itu. Saya sadar kalau reputasi saya jelek. Pemenang piala ini ditentukan orang-orang dari industri film dan dulu saya sempat membuat jengkel mereka semua. Saya memang jagonya kalau untuk urusan membuat orang jengkel," ungkap Mickey seperti dikutip dari Splash News.
"Saya ingin bisa meraih piala Oscar. Jangan khawatir saya akan dapat piala Oscar. Kalau saya dapat peran yang pas dan saya bisa menjiwai peran itu, saya akan jadi aktor terbaik Oscar," lanjut Mickey dengan yakin. (spl/roc)

Itulah secomot plot film terbaru Ramon Jusuf Tungka, HEART-BREAK.COM yang disutradarai oleh Affandi Abdul Rachman (Sutradara PENCARIAN TERAKHIR). Film komedi romantis yang akan dirilis bulan Desember 2009 ini merupakan film Ramon yang ke-7. Sejak film CATATAN AKHIR SEKOLAH (2006) bintang Ramon semakin bersinar di layar lebar.
Terlepas dari kasus film EKSKUL yang menganugerahkan penghargaan untuk kategori Pemeran Pembantu Pria Terbaik dari FFI, Ramon selalu terlihat bermain total di setiap karakter yang diperankannya walaupun dia bukan pemeran utama. Ia juga termasuk beruntung tidak selalu memerankan karakter tipikal yang itu-itu saja seperti banyak terjadi pada bintang lain seangkatannya. Sebut saja peran sebagai remaja frustasi dalam EKSKUL, anak kembar yang oportunis di film PESAN DARI SURGA, pemuda sakit jiwa yang percaya pelet di TALI POCONG PERAWAN, dan di TARIX JABRIX sebagai anak geng motor.
Mengidolakan Sean Penn sebagai sumber inspirasinya, Ramon menyimpulkan ia merasa sangat bersyukur sering dipercaya memerankan karakter-karakter tidak biasa. "Gue pengen kayak Sean Penn, dia selalu main karakter yang nggak biasa. Gue suka banget nonton semua filmnya, sampai gue ulang-ulang. Selain Sean Penn gue juga suka banget sama Emile Hirsch (INTO THE WILD). Sama dua aktor hebat itu gue merasa 'nyambung', secara kalau dari segi fisik ya, mereka samalah sama gue. Hahahaha," guraunya.
Ketika ditanya apakah ia seromantis karakter Agus di HEART-BREAK.COM, Ramon langsung mengatakan tidak. "Gue bukan cowok romantis. Gue lebih senang terbuka. Langsung-langsung aja. Nggak pakai coklat, nggak pakai bunga, pokoknya yang langsung aja, deh. Tapi nggak tahu juga ya gimana opini cewek-cewek tentang aku. Yang pasti kalau gue patah hati kayak Agus begitu, gue pasti bakalan langsung berusaha ngelupain tuh cewek. Menghibur diri, terutama dengerin musik, dengerin Pearl Jam. Cadas nan bijaksana," katanya serius. (kpl/prl/riz)

Uniknya, informasi proyek baru Sean Penn ini malah disampaikan oleh Presiden Venezuela, Hugo Chavez, saat beliau diwawancarai sebuah stasiun televisi setempat. "Dia bilang bahwa dia tertarik membuat sebuah film dan kemungkinan besar sebagian akan berlokasi di Venezuela," ungkap Chavez seperti dikutip dari ContactMusic.
THE LOST STEPS adalah novel karya Alejo Carpentier yang diterbitkan pada tahun 1953 dan berkisah tentang perjalanan seorang ahli antropologi yang memutuskan meninggalkan New York untuk mencari pemahaman sesungguhnya tentang hidup ini. Belum jelas bagaimana Sean akan menafsirkan novel yang konon telah diterjemahkan ke lebih dari dua puluh bahasa ini. Yang jelas, Sean akan menuangkan hasil perjalanannya ke Cuba dan Venezuela dalam bentuk artikel yang akan diterbitkan Vanity Fair. (cnm/roc)

Menurut sebuah sumber, aktor ini bahkan tak terlihat ragu-ragu untuk tampil sebagai sepasang kekasih. Mereka berdua terlihat asyik bercanda dan bahkan kabarnya Sean juga sempat terlihat menyuapi Jessica. Walaupun keduanya belum membuat pernyataan resmi namun keduanya sudah terlihat berdua beberapa kali meski saat itu identitas Jessica masih belum diketahui.
FemaleFirst juga menyebutkan bahwa sebelumnya Sean Penn juga sempat terlihat bersama beberapa wanita di Malibu, hanya beberapa hari setelah Robin Wright Penn mengajukan gugatan cerai. Pasangan pesohor ini memang sempat akan bercerai beberapa kali walaupun akhirnya gugatan cerai itu dicabut lagi. Yang terakhir, Robin mengatakan bahwa ia tidak meminta tunjangan dari Sean dan keduanya sudah sepakat untuk membagi hak asuh atas kedua anak mereka. (fmf/roc)

"Dia benar-benar mempersiapkan diri untuk memerankan Curly. Pada dasarnya dia (Jim) sudah bersiap meningkatkan berat badannya. Dia harus menaikkan berat badannya sekitar 20kg untuk bisa memerankan Curly," ujar Jenny MCCarthy, kekasih Jim Carrey mengomentari persiapan yang telah dilakukan Jim.
Menurut ContactMusic, Peter Farrelly, satu dari dua bersaudara yang bakal membidani film ini mengkonfirmasi bahwa Jim Carrey tidak lagi tercantum sebagai pendukung proyek ini meski alasan kepergian Jim tak disebutkan. Sebelumnya, Jim Carrey selalu menyangkal bila dikaitkan dengan proyek komedi ini meski pada akhirnya namanya sempat tercatat sebagai salah satu pendukung film ini bersama Paul Giamatti dan Benicio del Toro yang dipasang sebagai pengganti Sean Penn. (cnm/roc)

CARTEL adalah film pertama yang seharusnya dibintangi Penn. Film ini berkisah tentang perjuangan seorang ayah yang berusaha menyelamatkan putranya dari ancaman para mafia. Film kedua adalah THREE STOOGES yang diadaptasi dari film komedi klasik yang mulai ditayangkan sekitar tahun 1930-an. Dalam film ini Penn rencananya akan didampingi oleh Jim Carrey dan Benicio Del Toro.
Juru Bicara Sean Penn sempat mengeluarkan pernyataan yang mengatakan bahwa Penn terpaksa harus mengubah jadwalnya dan seandainya jadwal syuting dapat mengikuti jadwal Penn maka aktor ini dengan senang hari akan tetap bergabung. Empire memberitakan bahwa Universal dan Imagine tak akan mengubah jadwal CARTEL dan akan segera mencari pengganti Penn sementara THREE STOOGES sepertinya juga akan mengalami nasib yang serupa. (epr/roc)

Wakil Ketua Pengelola BBJ, Paulina Dinartisti, di Jakarta, Kamis (4/6), mengatakan, film satir politik yang diputar kali ini semuanya diproduksi di Hollywood, Amerika Serikat (AS), meliputi ALL THE KING'S MEN dan THE CANDIDATE, keduanya diputar pada hari Jumat (19/6), serta BULWORTH dan WAG THE DOG, Sabtu (20/6).
"Keempat film ini tidak semuanya menyangkut pilpres, karena ada juga yang bertema pemilihan gubernur dan senator," katanya.
Menurut dia, pilpres secara langsung untuk kedua kalinya di Indonesia ini, sedikit banyak dipengaruhi oleh gaya kampanye dan komunikasi politik pilpres AS, seperti halnya mulai dari digunakannya polling/survey, quick count, politik pencitraan, kampanye gaya pertemuan warga kota (town hall meeting), hingga pemanfaatan jasa para pakar komunikasi politik.
Pemutaran film ini diharapkan bisa menjadi perhatian bagi masyarakat pada saat menjelang pilpres di Indonesia yang akan dilaksanakan pada 8 Juli mendatang.
Ada pun film ALL THE KING'S MEN sebelumnya telah meraih penghargaan sebagai film terbaik dengan Piala Oscar terbanyak tahun 1949. Film hitam putih ini dibuat berdasarkan novel pemenang Pullitzer, menyadur tentang karir Gubernur Louisiana, Huey Long, mulai dari proses terpilihnya sebagai gubernur hingga kejatuhannya.
"Film ini dibuat ulang pada tahun 2006 dengan judul yang sama dengan bintang Sean Penn, namun kurang sebagus film awalnya," ujarnya.
Sedangkan film THE CANDIDATE (1972) dibintangi Robert Redford, mengisahkan perebutan kursi senator California, dan film BULWORTH (1998) dibintangi dan disutradarai Warren Beatty, yang masih bercerita tentang pemilihan senator California.
Film terakhir, WAG THE DOG (1997), disutradarai oleh Barry Levinson, dan dibintangi oleh Robert De Niro dan Dustin Hoffman, mengisahkan tentang presiden yang akan dipilih ulang tapi terlibat skandal pelecehan seksual terhadap seorang gadis di bawah umur.
"Dalam film ini, diceritakan presiden berusaha mencari upaya untuk mengalihkan perhatian masyarakat AS dengan segala trik dan tipu daya," ujarnya. (kpl/bun)