KL Favorit
Musik
Blog Selebriti
Bursa Mobil
Bola.net
"Saya gembira. Jujur saja ini sebuah kehormatan bagi saya, karena permintaan datang dari promotor di Singapura, bukan kita yang membuat program untuk konser di sana," kata KD dalam jumpa pers di Jakarta, Sabtu (11/04).
Bakal tampil dengan iringan Magenta Combo pimpinan Andi Rianto, konser bertajuk Krisdayanti Live At Esplanade itu dijadwalkan pada 9 Mei 2009, pukul 19.00 WIB.
Menurut KD, personel kelompok 3 DIVA bersama Ruth Sahanaya dan Titi DJ, pilihan Espalanade Concer Hall sebagai tempat konsernya merupakan kebanggaan tersendiri, mengingat gedung pertunjukan itu menjadi langganan artis-artis internasional menggelar konser di Singapura.
"Bagi saya ini semacam pengakuan tetapi sekaligus juga tantangan," katanya.
Promotor Kevin Chin hadir dalam jumpa pers.
Ia mengatakan, Krisdayanti adalah ikon musik di Indonesia yang sangat populer di Singapura.
"Kami ingin memadukan dua ikon musik, Krisdayanti dari Indonesia dan Esplanade Concert Hall sebagai ikon musik di Singapura," katanya.
Ia yakin konser tunggal KD nanti bakal dipenuhi penonton karena sang biduan sangat populer di Singapura.
"Wajahnya sudah banyak muncul di majalah, dan permintaan lagu-lagunya pun sangat tinggi di radio-radio Singapura," katanya.
Belajar Salsa
Rencananya, KD akan membawakan tidak kurang dari 25 lagu, termasuk Cinta, Yang Kumau, Menghitung Hari, Menanti Cinta, dan Mencintaimu yang bakal menampilkan puterinya, Aurel, sebagai pianis.
Selain itu, khusus untuk lagu Mencintaimu itu KD juga belajar tarian Salsa.
"Ini salah satu dari sejumlah kejutan yang kami siapkan untuk membuat konser KD di Esplanade nanti berbeda dengan konser tunggalnya di Santex tahun 2004," kata Andi Rianto.
Perbedaan lain, katanya, semua nomor yang akan dibawakan, termasuk yang pernah dibawakan KD pada konsernya di Santex, diaransemen ulang.
"Kita buat lebih fresh," kata Andi.
Sementara itu, KD mengatakan dirinya bakal tampil lebih dewasa.
"Saya kan tidak muda seperti dulu. Saya masih bicara cinta lewat lagu, tetapi tidak akan ada lagi aksi panggung yang bagaimana gitu," ujarnya sambil tersenyum.
Akustik ruang Esplanade Concert Hall, katanya, pun bertaraf internasional, dan hal itu membuat dirinya tidak perlu mengeluarkan energi vokal secara berlebihan.
"Sound sistemnya luar biasa, saya rasa saya tidak perlu terlalu memaksakan suara saat menyanyi," katanya.
Berbicara tentang penonton, KD memperkirakan akan ada banyak kaum ibu, apalagi jika dilihat dari sisi sinetron-sinetron ramadhan yang dibintanginya juga ditayangkan stasiun televisi Singapura.
Menjawab pertanyaan wartawan, ia mengatakan temannya sesama penyanyi seperti Siti Nurhaliza dan Sheila Majid bakal hadir menyaksikan konsernya nanti.
Untuk konsernya, KD dijadwalkan berada di Singapura selama tiga hari, 7-10 Mei.
Tiket pertunjukan Krisdayanti Live At Esplanade dijual seharga 78-188 dolar Singapura. (kpl/bee)

Kini pelantun lagu Antara Anyer dan Jakarta itu pun mengaku masih memiliki lima lagu yang masih dalam proses negoisasi untuk produksi.
Dalam keinginannya Sheila mengaku ingin menggelar sebuah konser besar di Indonesia. Karena kegiatan yang dilakukan di Indonesia saat ini sekedar acara-acara undangan pribadi. Sheila ingin menggelar sebuah konser besar di mana keseluruhan lagu diambil dari koleksinya dari tahun 1985 hingga rilis album terakhirnya, CINTA KITA.
“Ingin sekali. I would like to do a big concert, because sebenarnya saya kerap datang ke sini tapi membuat banyak private show. Jadi banyak yang tak tahu saya datang untuk that kind of shows," tegasnya.
Sheila Majid, Selasa (27/01) sore hadir dalam peluncuran album milik penyanyi Chandra Satria di CJ's Bar, Hotel Mulia, Senayan, Jakarta. Ia tampil membawakan beberapa lagu, termasuk lagu hit yang pernah mentenarkan namanya di dunia musik Tanah Air. (kpl/ang/dar)

Chandra sudah lama menjadi penggemar sejati Sheila. Untuk itulah ia merasa sangat bahagia bisa berduet dengan sang diva di lagu yang sama dengan judul album keduanya, INGATLAH DIRIKU.
"Lagu Ingatkah Diriku memang cocok untuk duet. Dari dulu aku udah mimpi duet sama Sheila Majid. Ini seperti mewujudkan mimpi," ujar Chandra yang ditemui saat peluncuran album di CJ's Bar, Hotel Mulia, Senayan, Jakarta, Selasa (27/01) sore.
Awalnya, sebelum rekaman di Kuala Lumpur, sekitar bulan Ramadhan 2008 lalu, Chandra mengaku gugup. Untunglah Sheila selalu mendukungnya yang akhirnya membuat suasana makin menyenangkan. "Karena Sheila selalu ngasih support dan wejangan, akhirnya oke-oke aja," ucapnya.
Sheila Majid yang sore itu juga hadir mengungkapkan bahwa dirinya dengan Chandra memang sudah kenal lama. Dulunya, Chandra cuma sekedar fans, kemudian sempat kerja bareng saat Chandra menjadi backing vocal.
"Sekarang jadi temen. Chandra pernah ngasih tahu angan-angannya. Dia mau aku duet bareng di albumnya. Kejadian itu sekitar 8 tahun yang lalu. Tapi karena nervous, jadi di album pertamanya duet dengan Uthe. Baru kesampaian di album kedua. Jadi, seperti melakukan perjanjian 8 tahun yang lalu," terang diva pelantun Cinta Jangan Kau Pergi ini. (kpl/ang/boo)

Sheila mengaku merasa senang berada di Indonesia. Pasalnya, para penggemarnya di sini membuatnya tetap merasa hidup.
"Paling terakhir saya datang ke sini tiga tahun dulu. Dan kalau saya lihat apapun atau macam shopping site, saya rasa penggemar saya di Indonesia nih belum melupakan saya, alhamdulilah," ungkapnya.
Pelantun lagu Antara Anyer dan Jakarta ini mengaku cukup terpacu untuk kembali membuat konser besar di sini. Namun Sheila mengaku kendala dana yang membuatnya masih belum bisa melakukannya.
"Kalau boleh, saya rasa saya ingin sekali di Indonesia. Kalau boleh mengulangi kesuksesan dulu. Tapi itu mungkin tidak mungkin lah. Karena saya rasa i have reached the level where i don't have to work so hard like before, going promotion, going out. Dan saya rasa, saya nih sudah ada kelompok penggemar. They are still there, they are still loyal, still very supportive," tambahnya.
Penyanyi yang masih saja tampak cantik ini juga menuturkan ingin sekali kembali dan mengadakan sebuah konser besar seperti konsernya di JCC dulu.
"Apresiasi terhadap musik saya cukup baik sekali. Until today, people don't forget the song Antara Anyer dan Jakarta, Sinaran, Warna... So, it keeps me still alive!" pungkas Sheila. (kpl/ang/npy)

Ternyata gadis ayu kelahiran 13 Agustus 1990 ini juga sedang kuliah di sebuah perguruan tinggi di Kuala Lumpur. "Selain bernyanyi sekarang saya kuliah perniagaan di salah satu perguruan tinggi di Kuala Lumpur. Untuk karir sih masih di fashion karena bokap saya tahun 80-an juga artis di Malaysia dan beliau menjadi inspirasi saya," ujarnya saat ditemui saat syuting video klip Tunjukkan Cintamu di Kebun Raya Cibodas, Jawa Barat, Rabu (14/01) kemarin.
Walaupun masih berusia muda, Shila mengaku tidak akan menggantungkan diri pada karir bermusik saja. "Saya mau karir nyanyi, namun berbarengan dengan studi, kenapa begitu, karena kuliah yang saya ambil sekarang ini bisa dijadikan penunjang karir. Misalnya saya bisa membuka label sendiri," ucapnya tegas.
Saat ditanya latar belakang kolaborasi bareng RAN, Shila yang mengaku suka dengan Siti Nurhaliza ini menuturkan bahwa RAN-lah yang memilih untuk berduet bersamanya.
"Mereka yang pilih saya atau mungkin takdir yang menyatukan kita. Kebetulan juga kita berada di naungan Universal Music, jadi kita mempunyai pandangan dan visi yang sama khususnya dalam bernyanyi. Makanya saya akhirnya tertarik gabung dengan RAN," pungkas gadis yang sebenarnya cuma iseng-iseng bernyanyi ini. (kpl/dis/npy)