< >

BLOG SLAMET RAHARDJO


Slamet Rahardjo Merasa Diperingatkan Tuhan

Kapanlagi.com - Kesuksesan kerap kali dibarengi dengan kesibukan yang padat. Barangkali hal itulah yang sedang dirasakan oleh sang maestro layar lebar Indonesia, Slamet Rahardjo yang sampai harus jatuh sakit karena terlalu sibuk bekerja. Aktor berusia 60 tahun itu bahkan mengaku ia mungkin sedang diperingatkan oleh sang Maha Kuasa.

"Buat saya ini adalah sebuah pengalaman yang harus dijaga, dan ini merupakan peringatan dari yang Maha Kuasa ke saya, karena tidak boleh merendahkan kesehatan," ujarnya.

Aktor yang sukses membintangi film legendaris karya Teguh Karya pada 1977, BADAI PASTI BERLALU tersebut lantas mengutarakan jika penyakit vertigo yang dideritanya disebabkan oleh faktor kelelahan.

"Saya kecapekan, karena banyak sekali yang harus saya kerjakan, saya mengajar sebuah teater, mungkin kurang istirahat," lanjutnya.

Dihubungi KapanLagi.com melalui ponselnya, Rabu (14/10) sore, aktor senior yang telah membintangi lebih dari 20 film layar lebar tersebut juga menceritakan pantangan-pantangan yang disarankan oleh dokter kepadanya.

"Pesan dari dokter, jangan makan yang berlemak, karena faktor usia. Tidak boleh terlalu memforsir dalam bekerja," tandas pria bernama lengkap Slamet Rahardjo Djarot itu.  (kpl/buj/bar)


Lihat profil: Slamet Rahardjo, Teguh Karya
Tag: Selebritis Sakit
Komentar : 0 komentar
Diposting oleh: Editor | Rabu, 14-10-2009 |

Slamet Rahardjo Diperbolehkan Pulang Dari Rumah Sakit

Kapanlagi.com - Setelah sempat dirawat di Rumah Sakit International Bintaro sejak Senin (12/10) pagi, akibat sakit vertigo (sakit kepala hebat, red), aktor senior Slamet Rahardjo akhirnya diperbolehkan untuk pulang karena kondisinya yang kian membaik.

"Sekarang kesehatannya sudah pulih dan sudah terkendali. Sekitar pukul 12 siang tadi saya sudah boleh diizinkan pulang. Sekarang saya istirahat di rumah," ujar pria berusia 60 tahun itu.

Dihubungi KapanLagi.com melalui ponselnya, Rabu (14/10) sore, aktor yang juga seorang sutradara tersebut lantas menjelaskan kondisi tubuhnya yang beberapa hari lalu sempat drop.

"Sakit saya itu vertigo, dan ini pertama kalinya saya mengalaminya. Saat Minggu (11/10) pagi, sekitar jam 6 saya merasakan sakit, sampai sore saya merasa ada goncangan," tuturnya.

"Makanya saya langsung dibawa ke rumah sakit Internasional Bintaro. Dari minggu (11/10) sampai sekarang adalah proses recovery," tambahnya kemudian.  (kpl/buj/bar)


Lihat profil: Slamet Rahardjo
Tag: Selebritis Sakit
Komentar : 0 komentar
Diposting oleh: Editor | Rabu, 14-10-2009 |

Vertigo, Slamet Rahardjo Dirawat di Rumah Sakit

Kapanlagi.com - Kabar sedih datang dari aktor Slamet Rahardjo. Melalui sahabatnya, Didi Petet diinformasikan, kalau aktor senior itu tengah dirawat di Rumah Sakit International Bintaro sejak Senin (12/10) pagi, akibat sakit vertigo (sakit kepala hebat, red).

"Slamet Rahardjo masuk rumah sakit tadi pagi sekitar jam 6 pagi akibat beliau terserang penyakit vertigo kemungkinan beliau sudah merasakan sakit sudah beberapa hari, dan itu saya dikabari sama beberapa teman-teman saya," demikian terang Didi Petet saat ditemui di Hotel Sahid, Jakarta, Senin (12/10).

Sebagai sahabat Didi mengaku tidak pernah mengetahui riwayat penyakit sahabatnya itu. Begitu pun dengan yang sekarang ini, karena juga tidak pernah terdengar ada keluhan dari pria berkumis tebal itu.

"Setahu saya beliau tidak pernah mengeluh dan tadi sempat nengok serta datang ke Rumah sakit International Bintaro, beliau dirawat di ruang VIP, pagi jam 6 pagi," tegasnya.

Saat menjenguk pun Didi tidak mengetahui kondisi sahabatnya itu, karena dirinya hanya menjenguk saja, sementara sahabatnya itu sedang pulas tertidur.    (kpl/adt/dar)


Lihat profil: Didi Petet, Slamet Rahardjo
Komentar : 0 komentar
Diposting oleh: Editor | Senin, 12-10-2009 |

Twilite Orchestra Gelar Konser 'Classic Chrisye'

Kapanlagi.com - Addie MS bersama Twilite Orchestra akan menggelar konser musik bertajuk Classic Chrisye yang dipersembahkan untuk mengenang sang legendaris. Penggagas acara tersebut, Addie di Jakarta, Rabu (30/9) mengatakan konser tersebut merupakan ungkapan rasa sayang dan cinta dari semua pendukung konser terhadap Alm. Chrisye.

Konser tersebut akan digelar pada 12 Oktober di Hotel Ritz-Carlton, Pacific Place, Jakarta. Addie menambahkan, ia telah mempersiapkan konser tersebut selama lima bulan hingga akhirnya disambut baik oleh Merah Putih Showbiz yang menjadi promotor dalam pagelaran musik tersebut.

Ia juga menambahkan, konser tersebut sangat layak didedikasikan bagi Chrisye atas hasil karyanya selama ini di bidang musik. Karena itu, pihaknya akan mengapresiasikan kiprah sang legendaris dengan menampilkan lagu-lagu yang pernah dipopulerkannya di pada 70-an hingga 80-an.

Bentuk pertunjukan dari Classic Chrisye itu adalah variety show dengan format musik orkestra.

Sejumlah artis dan musisi papan atas Indonesia juga akan hadir guna mengisi acara dalam konser tersebut, di antaranya Eros Djarot, Slamet Rahardjo, Vina Panduwinata, Oddie Agam, Memes, Utha Likumahuwa, Ahmad Albar, Armand Maulana, Dewa Budjana, Sherina dan Afgan Syah Reza.

Setiap pengisi acara akan membawakan satu hingga dua lagu dari kumpulan lagu-lagu Chrisye, seperti Lilin Lilin Kecil, Chopin Larung, Merpati Putih, Serasa, Galih dan Ratna, Lestariku, Sendiri, Kisah Insani, Sabda Alam, Juwita, Cintaku.

"Semua lagu akan dibawakan dengan tetap mempertahankan otentisitas gubahannya diperlebar secara orkestra," katanya.

Sementara itu, konser tersebut memiliki kapasitas hingga 3.000 orang dengan berbagai kelas, di antaranya Gold seharga Rp1 juta, Silver Rp600 ribu dan Tribune Rp250 ribu.    (kpl/bun)


Lihat profil: Addie MS, Chrisye, Eros Djarot, Slamet Rahardjo, Vina Panduwinata, Oddie Agam
Komentar : 2 komentar
Diposting oleh: Editor | Rabu, 30-09-2009 |

Slamet Rahardjo Bikin Film Perjuangan

Kapanlagi.com - Slamet Rahardjo tak henti-hentinya untuk berkarya. Kali ini, sutradara yang juga aktor senior tersebut tengah menggarap film bertemakan perjuangan pemuda yang akan diluncurkan pada tahun depan.

"Target saya tahun 2010 filmnya sudah bisa diluncurkan, namun judul filmnya masih dirahasiakan," kata Slamet Raharjo di Jakarta, Rabu (23/9).

Meski tidak mau memberi informasi lebih banyak soal film yang tengah digarapnya namun ia menegaskan bahwa layar lebar tersebut akan menceritakan tentang perjuangan pemuda Indonesia. "Sejak dulu hingga kini pemuda selalu menjawab tantangan, selain itu di tangan para pemuda lah Indonesia bisa merdeka," katanya singkat.

Pria kelahiran Serang, Banten tersebut menambahkan, perjuangan pemuda Indonesia pada zaman perjuangan menuju kemerdekaan menjadi inspirasi dalam pembuatan film tersebut. "Kalau kita berkaca pada sejarah maka kita dapat menjawab berbagai persoalan pada hari ini," kata memberikan sedikit informasi mengenai film yang tengah digarapnya.

Ia menambahkan, dengan adanya film itu maka penonton dapat terinspirasi dengan perjuangan pemuda pada zaman kemerdekaan dan menghadapi persoalan pada masa kini dengan semangat perjuangan yang sama. Ide film bertemakan perjuangan pemuda yang tengah digarapnya, lanjut Slamet, lahir sejak enam tahun lalu, namun baru bisa direalisasikan pada saat ini. "Baru sekarang saya bisa mewujudkan ini, padahal ide untuk membuatnya sudah ada sejak enam tahun lalu," katanya.

Menurutnya, film tersebut akan memberikan warna baru pada dunia layar lebar Indonesia dan akan menarik simpati penonton khususnya kaum remaja hingga dewasa. Ia juga mengatakan proses pengambilan gambar baru akan di mulai, namun ia menargetkan film tersebut akan selesai selama lima hingga enam bulan pengerjaan.

"Lima hingga enam bulan ke depan saya harap proses pengerjaannya dapat tuntas sehingga bisa diluncurkan pada tahun 2010," katanya.

Dan untuk menyaring bakat-bakat akting masyarakat, pihaknya akan menggandeng wajah-wajah baru di dunia perfilman Indonesia untuk mengisi tokoh-tokoh pemuda dalam film garapan terbarunya itu.

"Dalam menggarap film ini saya melibatkan pemain-pemain baru yang wajahnya masih asing bagi masyarakat Indonesia namun memiliki kemampuan peran yang baik dan bisa mewakili tokoh-tokoh pemuda pada zaman perjuangan menuju Indonesia merdeka," kata Slamet.   (kpl/boo)


Lihat profil: Slamet Rahardjo
Komentar : 1 komentar
Diposting oleh: Editor | Kamis, 24-09-2009 |

Andi Soraya Khawatir 'Lahannya' Terancam UU Perfilman

Kapanlagi.com - Andi Soraya bisa jadi adalah salah satu aktris yang turut merasa 'gerah' dengan disahkannya UU Perfilman yang baru. Bahkan, perempuan yang mengawali karirnya dari dunia model itu ternyata khawatir 'lahannya' di industri film akan terancam.

Saya melihat tidak ada satu pun aspirasi mereka (sutradara dan produser, red) yang diterima. Kalau misalkan produser saja dibatasi seperti itu, apalagi saya," ujarnya.

"Karena itu lahan saya juga, kayaknya di Indonesia ini akan nambah lagi pengangguran. Emang itu nggak dipikirin dan kreativitas dibatasi," tambahnya lagi.

Selanjutnya, mantan kekasih Steve Emmanuel tersebut lantas menyayangkan langkah pemerintah yang dinilainya terlalu cepat mengambil keputusan secara sepihak.

"Seharusnya pemerintah tidak menentukan sendiri. Harus ada orang-orang yang berkompeten yang memang mengerti di dalam dunia itu sendiri untuk dilibatkan. Sehingga aspirasi mereka juga bisa diterima," tuturnya.

Ditemui KapanLagi.com dalam pertemuan para sineas film di gedung Pusat Perfilman Usmar Ismail di Kuningan, Jakarta, Selasa (8/9) sore kemarin, Andi juga menyoroti soal kepentingan pihak-pihak tertentu yang menurutnya bisa jadi alasan pengesahan UU Perfilman itu sendiri.

"Sepertinya terlihat adanya kepentingan yang sarat dengan persaingan, bisa jadi. Saya lihat di UU ini juga fokus ke perdagangannya," terangnya.

"Akhirnya lama-lama film dari luar pun dibatasi juga. Kalau sudah seperti itu bagaimana? Apa kita jadi bangsa yang pasif tidak ada hiburannya sama sekali, mudah-mudahan tidak menjalar sampai ke mana-mana," imbuhnya menegaskan.

Sementara itu, banyak sutradara dan produser tanah air yang memang memiliki pendapat senada seperti yang diungkapkan Andi. Mira Lesmana, Riri Riza, Deddy Mizwar dan Slamet Rahardjo adalah beberapa nama besar yang juga terang-terangan bereaksi negatif terhadap UU Perfilman.      (kpl/adt/bar)


Lihat profil: Andi Soraya, Riri Riza, Mira Lesmana, Deddy Mizwar, Slamet Rahardjo, Steve Emmanuel
Komentar : 1 komentar
Diposting oleh: Editor | Kamis, 10-09-2009 |

Slamet Rahardjo: Kita Bukan Penjahat Film!

Kapanlagi.com - Meski secara terang-terangan bereaksi negatif terhadap UU Perfilman yang baru, namun insan perfilman tanah air mengaku sama sekali tidak anti UU. Setidaknya demikian menurut aktor sekaligus sutradara kawakan Slamet Rahardjo.

"Kita tidak anti UU dan kita tidak menolak UU, tapi kita meminta untuk menunda untuk mencapai kesempurnaan. Tapi ternyata kesempurnaan itu berbeda antara versi kita, dengan mereka para anggota DPR," ujarnya.

"Kita adalah masyarakat yang bermartabat, dan kita bukan penjahat film. Tapi aku nggak ngerti, bagaimana membuktikannya kepada mereka (anggota DPR, red)," tambah aktor yang sukses bermain dalam film legendaris, BADAI PASTI BERLALU arahan Teguh Karya di tahun 1977 silam tersebut.

Selanjutnya, pemilik nama lengkap Slamet Rahardjo Djarot itu lantas menuturkan keinginan dari para sineas yang bersuara 'sumbang' terhadap UU Perfilman yang baru.

"Intinya, kita hargai semua niat baik, kemarin mereka juga sempat sharing, usulan saya adanya kompetensi dalam pendidikan juga diterima. Tapi kenapa dengan dalih politis, pengesahan ini terkesan terburu-buru dan membuat kita mempertanyakan," tuturnya.

Ditemui KapanLagi.com dalam pertemuan para sineas film di gedung Pusat Perfilman Usmar Ismail di Kuningan, Jakarta, Selasa (8/9) sore kemarin, Slamet nampak tak mengenakan baju warna hitam khas orang berkabung, yang sebaliknya, dikenakan oleh semua rekan-rekannya.

"Saya tolak pakai baju hitam karena saya tidak berkabung. Yang kalah bukan kita tapi pemerintah, saya nggak mau jadi bagian yang tersakiti," tandasnya.  (kpl/adt/bar)


Lihat profil: Slamet Rahardjo, Teguh Karya
Komentar : 0 komentar
Diposting oleh: Editor | Rabu, 09-09-2009 |

«1234»

LIHAT ARSIP BERITA SLAMET RAHARDJO TAHUN 2008
LIHAT ARSIP BERITA SLAMET RAHARDJO TAHUN 2007
LIHAT ARSIP BERITA SLAMET RAHARDJO TAHUN 2006
LIHAT ARSIP BERITA SLAMET RAHARDJO TAHUN 2005
LIHAT ARSIP BERITA SLAMET RAHARDJO TAHUN 2004