KL Favorit
Musik
Blog Selebriti
Bursa Mobil
Bola.net
"Ini adalah salah satu saat terbesar yang pernah saya bayangkan," kata wanita asal Chicago itu dalam pernyataannya yang disiarkan televisi ketika dia merayakan kemenangan Obama bersama ribuan orang lainnya di kota itu.
"Rasanya seperti harapan yang menang. Rasanya kemenangan ini bukan hanya untuk Barack Obama saja. Tampaknya Amerika telah melakukan hal yang betul. Tampaknya seperti ada perubahan dalam kesadaran."
"Saya telah bertekad tak akan memanfaatkan show saya sebagai arena dukung-mendukung, jadi saya mendukung Barack Obama sebagai warga negara biasa," katanya dalam shownya Rabu (5/11) pagi. "Namun kini pemilihan telah usai dan saya merasa lega."
Brad Pitt juga salah satu bintang lainnya yang hadir pada perayaan Selasa (4/11) malam di Chicago, sekalipun tak ada tanda-tanda kehadiran Angelina Jolie. Boleh jadi Jolie merupakan salah satu dari banyak pesohor yang tak kebagian tiket untuk menghadiri acara terbesar pada tahun ini.
Seorang juru bicara kampanye Obama mengemukakan untuk setiap kehadiran pesohor, 10 lainnya harus ditolak.
Fajar Baru = Awal Baru
Di antara selebriti yang hadir tampak juga sutradara Spike Lee. "Ini hari yang besar, pagi yang indah, fajar baru, awal yang baru, tak hanya di Amerika, tetapi seluruh dunia," katanya, seperti dilansir DPA.
Di sisi lain, Michael Moore, pembuat film beraliran kiri yang film dokumenternya Fahrenheit 9/11 disebut-sebut telah membantu mengubah pandangan umum terhadap George W. Bush dan pemerintahan Republik, juga memberikan komentarnya, "Kata-kata mereka kedengarannya klise, namun bisa dimaafkan."
Moore adalah salah satu dari banyak bintang yang memberikan suaranya untuk Obama, mulai dari Sarah Jessica Parker hingga Ben Affleck, dan dari Bruce Springsteen sampai Will.i.am dari Black Eyed Peas.
Demikian juga bintang lain seperti Justin Timberlake, mereka merupakan sekelompok bintang yang secara sukarela turun mengambil bagian mendukung kampanye Obama.
Kali ini Hollywood sekali lagi menggalang dana jutaan dolar bagi calon Demokrat itu. Namun dengan jutaan pemilih muda datang berbondong-bondong ke TPS tak seperti sebelumnya, dukungan masyarakat kepada sejumlah ikon film dan bintang pop yang mereka kagumi tak bisa dikesampingkan.
George Clooney juga salah satu pendukung terang-terangan Obama. "Saya mengucapkan selamat kepada presiden terpilih Obama atas kemenangan bersejarahnya, dan kini saatnya untuk mulai menyatukan negara ini, sehingga kita dapat menghadapi berbagai tantangan luar biasa yang dihadapi generasi ini," kata Clooney dalam pernyataannya. (kpl/boo)

Lee dan penulis James McBride mengadakan konferensi pers di Roma Minggu (29/09) lalu di mana mereka dibombardir dengan pertanyaan tentang pendapat mereka terhadap pembantaian yang terjadi di Desa Tuscan pada 1944 silam tersebut.
Dalam film itu, anggota kelompok pertahanan itu berkolaborasi dengan para Nazi untuk melakukan pembunuhan tersebut. Para partisan veteran organisasi ini merasa tidak senang, mereka cemas film tersebut bisa menyebabkan hambatan atas pergerakan mereka. Apalagi bisa menimbulkan pertanyaan tentang peran mereka dalam perang tersebut.
McBride bersikeras bahwa ini adalah cerita fiksi. "Pertanyaan untuk saya adalah bagaimana membuat ST ANNA menjadi sangat hidup karena ini hanyalah karangan saja. Aku meminta maaf teramat dalam jika saya menyinggung para partisan. Aku sangat menghormati mereka," katanya.
"Sebagai seorang Amerika kulit hitam kami mengerti bahwa sepertinya kami menceritakan sejarah Anda dan kami bukan bagian dari Anda. Namun sayangnya, sejarah Perang Dunia II di Italia ini juga sejarah kami juga, dan ini yang terbaik yang bisa kami lakukan."
Namun Lee menolak untuk mengalah. "Aku tidak akan minta maaf untuk apapun. Aku rasa permasalahan ini jelas berarti masih banyak yang harus Anda (orang Italia) mengerti tentang sejarah dalam perang tersebut," katanya dalam konferensi pers tersebut. (ss/npy)

Semua orang suka film perang, dan yang satu ini adalah caranya untuk mengritik Clint Eastwood karena tidak melibatkan orang kulit hitam dalam latar belakang film FLAGS OF OUR FATHERS.
MIRACLE AT ST. ANNA sendiri menceritakan kisah empat tentara Amerika kulit hitam yang bermarkas di Tuscany. Mereka terjebak di belakang garis musuh. Rencananya film ini akan dirilis 26 September mendatang. (cbl/npy)

Lee bersikeras bahwa dia merasa bangga pada setiap film yang dibuatnya, namun dia merasa bahwa film pertamanya memang memiliki banyak masalah.
Hingga dia merasa tidak akan pernah siap untuk menontonnya lagi. "Menyakitkan sekali bagiku, karena aku sangat tak berpengalaman dalam membuat film saat itu. Dan aku benar-benar akan menghancurkannya jika aku menontonnya lagi."
"Aku lebih baik tidak menontonnya lagi, aku benar-benar tidak bisa," ungkapnya. (ctm/npy)

INSIDE MAN 2 akan menceritakan tentang para karakter dan dinamika mereka namun tidak berdasarkan pada jalan cerita film pertama. INSIDE MAN pertama sendiri ditulis oleh Russell Gewirtz. Ceritanya berfokus pada seorang perampok bank (Clive Owen) dan negosiator sandera (Denzel Washington) di bank New York.
Lee mengatakan bahwa dia meramalkan film ini akan meneruskan hubungan antara dua karakter utama itu namun dalam keadaan yang lebih menegangkan lagi.
Lee juga menuturkan bahwa Denzel Washington dan Clive Owen menunjukkan ketertarikan mereka untuk kembali bergabung dengan proyek tersebut. (com/npy)

Lee adalah salah satu dari barisan artis kelas A Hollywood yang turut mendukung nominasi politisi tersebut minggu lalu dalam Konvensi Nasional Demokrasi.
Dan Lee bersikeras bahwa Obama akan memberikan inspirasi bagi para musisi untuk menciptakan perubahan.
"Kita akan melakukannya. Ini adalah hal yang teramat penting. Kita harus menggunakan sebuah kejadian seperti pencalonan Barack, yang kurasa mungkin sebagai satu dari momen paling penting dalam sejarah negara ini, sebagai pendorong kita, menginspirasi kita, dan, yo, ayo lakukan!"
"Aku percaya para seniman yang harus memimpin. Sama seperti gerakan pada era 60-an, bahwa musik merefleksikan masa-masa sulit yang kami lalui dan juga antusiasme dan optimisme yang kami miliki. Dan aku rasa Obama akan memiliki pengaruh yang sama terhadap seniman Afrika-Amerika, dan hal itu memang dibutuhkan." (ctc/npy)

Lee mendedikasikan film ini sebagai sebuah memoir Ronald Mallett. Mengisahkan tentang perjalanan sepanjang usianya demi menciptakan sebuah alat untuk melintasi waktu.
Mallett yang saat ini berusia 63 tahun menjadi sangat terobsesi pada hal itu seperti anak usia 10 tahun yang terobsesi pada mainannya. Hal itu diakibatkan oleh kematian ayah yang sangat disayanginya.
Lee yang sedang bertikai dengan Clint Eastwood ini menggambarkan proyek tersebut sebagai sebuah "cerita fantastis untuk segala usia dan juga kisah perjuangan ayah dan anak dalam rasa cinta dan kehilangan."
Pertikaian Lee dengan Eastwood sendiri bermula saat Lee menyayangkan tidak adanya aktor kulit hitam yang bermain dalam FLAGS OF OUR FATHER garapan Eastwood. Pernyataannya ini kemudian dibalas oleh Eastwood dengan menyuruh Lee untuk berhenti omong kosong. (ctc/npy)