< >

BLOG ST12


ST12 Siap Bersaing

Kapanlagi.com - Ramainya musik Melayu di tanah air, bagi Pepep ST12 bukan jadi sesuatu yang menjadikannya khawatir. Baginya ST12 siap untuk bersaing. Malahan kehadiran musisi-musisi baru jadi masukan bagi mereka.

"Nggak masalah, ketika sudah masuk industri musik, kita harus siap bersaing. Tapi kalau musik Indonesia itu maju, kita seneng-senang aja. Musik Indonesia maju nggak melihat dari genre, Melayu, pop, jazz atau apa. Dan kita nggak melihat kehadiran mereka sebagai kompetitor tapi lebih kepada input, artinya kita mencoba untuk lebih baik dan berbeda lagi, sehingga kita bisa melihat persaingan sebagai hal yang positif," terang Pepep yang dihubungi via telepon Selasa (17/11).

Image musisi Melayu, menurut Pepep didapat bandnya dengan sebuah perjuangan. "Kita anggap musik Melayu itu berat untuk diangkat, harus melawan musik barat yang sedang populer, dulu masyarakat kita suka banget dengan musik barat. Tapi Amerika pun bangga dengan musik country, kita sebagai orang Indonesia harusnya juga bangga, punya budaya dan karya Melayu yang kuat. Awalnya kita dihujat dicaci, beda sama band sekarang yang tinggal mengikuti, tapi itu tantangan," kilahnya.

"Band Melayu sekarang saya salut, Wali misalnya, mereka pinter mengemas musik dan ikut berpartisipasi dalam industri sekarang. Ke depan kita melihat, industri musik harus melihat selera pasar juga, tanpa menafikan konsep musik kita sendiri," tambahnya.   (kpl/ato/erl)


Lihat profil: ST12, Wali Band
Komentar : 0 komentar
Diposting oleh: Editor | Rabu, 18-11-2009 |

ST12 Bawa 'Isabella' Tur Asia

Kapanlagi.com - Lagu Isabella yang dibawakan ST12 membawa keberuntungan bagi grup band ini. ST12 membawa Isabella tur keliling Asia. Baru-baru ini mereka singgah ke Hong Kong. Menurut Pepep personel grup ini, membawakan lagu Malaysia bukan sesuatu yang merisaukan, mereka hanya berniat mempererat hubungan antar negara.

"Kita emang ditawari oleh label malaysia. Untuk bawain lagu mereka. Tapi saya tidak berpikir macem-macem. Kita hanya merasa bangga bawain lagu yang populer, kita hanya berkreasi, pererat hubungan antar musisi. Dengan musik juga bisa pererat hubungan antar negara. Saya melihat band Search itu legendaris. Lagu-lagunya diakui. Musik Isabella beda dengan aslinya, sesuai dengan ST12. Kita buat lebih modern," yang dihubungi KapanLagi.com via telepon, Selasa (17/11).

Dengan membawakan lagu Melayu, mereka juga melakukan tur di negara Asia. "Sekarang kita juga lagi menjalankan tur asia. Kemarin habis dari Hong Kong. Tapi kita selingi dengan tur di Indonesia, 30 kota besar di Indonesia. Posisi sekarang di Palembang, Desember akan tur di Singapura," ujar Pepep.

Untuk lagu yang akan dibawakan dalam tur Asia ini, ST12 sampai saat ini belum memastikan. "Belum pikirkan, semua tergantung pada manajemen. Kita beri masukan yang baik. Bisa jadi lagu China akan kita bawakan, tergantung pada Charlie, bisa nggak dia nyanyi bahasa China, lagu China kan mirip sama Melayu juga. Tunggu aja," tambah drummer ini.     (kpl/ato/erl)


Lihat profil: ST12, Charlie ST12
Komentar : 1 komentar
Diposting oleh: Editor | Rabu, 18-11-2009 |

Syahrini Siap Hibur Banjarmasin

Kapanlagi.com - Artis asal ibukota Jakarta, Syahrini, siap menghibur warga Kota Banjarmasin dalam pagelaran musiknya yang digelar di Nashville Hotel Banjarmasin Internasional (HBI), Jumat (20/11) malam mendatang.

Dalam pagelaran musiknya, artis yang akrab dipanggil Rini ini akan menyanyikan sejumlah lagu andalannya yang berjudul My Lovely, Pusing Setengah Mati, Kau Sengaja, dan Bohong, ungkap pihak penyelenggara pagelaran musik yang juga Manajer HBI Eri dalam jumpa persnya, Kamis (12/11) sore.

"Pagelaran musik ini hanya semata-mata bertujuan untuk memberikan hiburan kepada masyarakat kota Banjarmasin dan sekitarnya," katanya.

Kehadiran anak kedua dari tiga bersaudara ini ternyata juga sangat dinanti warga Banjarmasin dan sekitarnya.

Hal tersebut terbukti dari pesanan tempat duduk atau tiket beberapa hari sebelum pelaksanaan pagelaran musik mencapai angka 40% dari total tiket yang disiapkan yakni untuk lebih dari 400 orang pengunjung.

Harga tiket yang dijual untuk setiap pengunjung yaitu Rp125 ribu per orang dan jika harus memesan tempat duduk atau book duduk maka pengunjung konser musik harus rela merogoh kocek lebih mahal yakni antara Rp1-3,5 juta.

Sedangkan sasaran penonton yaitu para muda-mudi yang pada umumnya menyukai lagu-lagu pop bernuansa jazz yang biasa dilantunkan Syahrini.

Sementara itu seorang penggemar Rini, Melly, mengaku merasa gembira karena penyanyi kesayangannya tersebut dapat datang ke Banjarmasin.

Gadis kelas III SMU ini juga mengharapkan agar panitia penyelenggara pagelaran musik memberikan keleluasaan kepada para penonton sehingga para penonton tidak harus berdesakan jika mau mendekat ke arah panggung.

Sebelumnya HBI juga telah mendatangkan sejumlah artis ibukota di antaranya grup band Hijau Daun, ST12, dan Bunga Citra Lestari, Nindy, Five Minutes, serta Peterpan. Pada setiap pergelaran konser musiknya, Nashville Cafe dan Himalaya Ballroom HBI selalu dipadati pengunjung dari berbagai usia.    (ato/npy)


Lihat profil: Syahrini, ST12, Hijau Daun, Bunga Citra Lestari, Peterpan, Five Minutes
Komentar : 1 komentar
Diposting oleh: Editor | Jumat, 13-11-2009 |

Cinta Kuya: Nyanyi Itu Susah

Kapanlagi.com - Putri Uya Kuya, Cinta Rahmania Putri Khairunnisa atau lebih dikenal dengan nama Cinta Kuya, kini mulai mengembangkan bakatnya di dunia tarik suara. Cinta mengaku kalau menyanyi itu sulit, jadi dia belajar dengan dipandu ayahnya.

"Cinta nyanyi judulnya Ulat dan Kepompong, pertama diajarin sama papi, waktu rekaman aku nangis karena harusnya dipandu sama papi di ruang sebelah tapi papi malah nelpon. Latihannya cuma sebentar, ternyata nyanyi itu susah. Yang bikin kata-katanya Cinta tapi lagunya papa," terang bocah ini saat ditemui di Studio Penta, Kamis (12/11).

Menurut Uya, putrinya banyak memberikan usulan untuk pembuatan lagunya. "Dalam pembuatan lagu ini Cinta banyak ngoreksi aku, 'Begini aja, Pi,' dia banyak kasih usulan dan bener juga aku kan selama ini bikin lagu untuk orang dewasa, lagunya kan untuk anak kecil jadi cara berpikirnya pun dengan cara anak kecil juga," terang penyanyi yang alih profesi jadi pesulap ini.

"Dulu dia sering dendangkan lagu-lagu seperti ST12 waktu sebelum lancar bicara. Lagu ini lebih ke persahabatan dan petualangan, sekarang nggak ada lagu anak-anak. Bukan salah orang tua karena emang nggak ada pilihan," tambah Uya.    (kpl/buj/erl)


Lihat profil: Cinta Kuya, Uya Kuya, ST12
Komentar : 1 komentar
Diposting oleh: Editor | Jumat, 13-11-2009 |

ST12 dan Hijau Daun Semarakan HUT Makasar

Kapanlagi.com - Grup band ST12 dan Hijau Daun tampil memukau dalam perayaan hari ulang tahun (HUT) kota Makassar ke-102 yang digelar di Pantai Losari Makasar, Sulsel, Sabtu (07/11) malam lalu.

Tampil di hadapan ribuan masyarakat Makassar yang hadir menyaksikan penampilan grup band asal Bandung ini terlihat begitu bersemangat, bahkan mereka kelihatan tak sabar untuk segera menjawab rasa penasaran para penggemar yang sudah sejak lama menunggunya.

Ketika baru saja naik ke panggung, band yang diperkuat Charlie Van Houtten (vokal), Pepep (drum) serta Pepenk (gitar) ini tanpa basa-basi langsung menggeber tembang berjudul Rasa Yang Tertinggal. Tembang pembuka ini disambut histeris oleh ribuan penonton yang memadati setiap sisi Pantai Losari malam itu.

Melihat gelagat penonton yang mulai terbuai dengan tembang pertama, Charlie dkk tanpa berpikir panjang kembali melantunkan sejumlah tembang terbaik yang membuat keberadaan mereka tetap terjaga di belantika musim tanah air di antaranya Jangan Pernah Berubah, Cari Pacar Lagi, Puspa serta Ruang Hidup.

Sebelum penampilan memukau dari ST12, perayaan ulang tahun kota Makassar yang dihadiri Walikota Makassar Ilham Arief Sirajuddin bersama Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo ini, terlebih dahulu dipanaskan oleh penampilan tak kalah menarik dari band Hijau Daun.

Band yang digawangi Dide (vokal), Array dan Arya (gitar), Richan (bas) serta Deny (drum) yang tampil lebih awal terlihat sukses membuktikan kapasitasnya sebagai salah satu band pendatang baru yang layak diperhitungkan.

Mengandalkan sejumlah lagu terbaik di antaranya, Cobalah, De Javu, Dunia Lain, Ikuti Cahaya, Sampai Kau Bicara, Selalu Begitu hingga Suara, penampilan band asal Lampung ini terlihat mampu mengubah suasana menjadi lebih meriah.

Dukungan aksi panggung yang dipertunjukkan masing-masing personel, sontak membuat para penonton merangsek ke depan untuk melihat lebih dekat.

Bahkan karena ingin berebut untuk berada di depan, sempat terjadi kekacauan kecil di antara para penonton.

"Ini merupakan malam spesial bagi kita semua, makanya kita harapkan untuk tidak berbuat hal yang bisa memberikan dampak negatif bagi kota tercinta Makassar, kita harus peace, oke," ujar Dide.  (ant/npy)


Lihat profil: ST12, Hijau Daun, Charlie ST12
Komentar : 0 komentar
Diposting oleh: Editor | Senin, 09-11-2009 |

Wali Bakal Demo di Kedutaan Malaysia

Kapanlagi.com - Kembali lagu karya anak bangsa dibajak. Bahkan lagu mereka beredar legal di Malaysia. Akibatnya, kerugian secara materi tak ternilai. Langkah hukum pun ditempuh publisher, dalam hal ini Nagaswara Sakti. Hingga kini kasusnya masih berjalan. Bahkan guna mendukung langkah tersebut, band Wali bakal melancarkan demo ke Kedubes Malaysia di Jakarta dalam waktu dekat.

Demikian dikatakan orang nomor satu PT Nagaswara Sakti Rahayu Kertanegara kepada KapanLagi.com, Sabtu (24/10), di sela pembukaan gallery furniture di Kemang, Jakarta Selatan.

"Lagu Wali dibikin koplo tanpa izin dan resmi edar di Malaysia. Ini miris sekali karena belum bicara dengan saya. Malah saya dengar orang Malaysia datang ke Surabaya untuk ambil masternya. Kalau pun mau gandakan tetap minta izin ke publisher. Musik diganti, lagu sama, tapi yang nyanyi nggak tahu," jelasnya.

Disebutkan, Cari Jodoh dan Emang Dasar merupakan lagu yang dibajak dengan bentuk kompilasi dengan penyanyi lain seperti ST12 oleh perusahaan bernama First Video. Pihaknya langsung melakukan upaya hukum atas tindakan itu.

"Kebetulan perwakilan yang di sana yang urus. Kita tuntut Rp10 miliar atau lebih, yang sesuai dengan aturan di Malaysia. Sebab kalau dihitung secara materi nggak bisa dihitung. Kejadian ini saja baru saya ketahui dua minggu lalu atau mungkin bisa lebih dari itu," sambungnya lagi.

Ditanya tanggapan Wali mengenai lagu yang dibajak di Malaysia, Rahayu mengaku mereka akan turun langsung menangani hal ini. Salah satunya dengan mendemo Kedutaan Malaysia yang ada di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan.

"Kemungkinan besar Wali yang turun demo ke sana. Tapi waktunya nggak tahu. Yang pasti dalam waktu dekat," imbuhnya.    (kpl/dis/npy)


Lihat profil: Wali Band, ST12
Tag: Pencurian Selebritis
Komentar : 1 komentar
Diposting oleh: Editor | Senin, 26-10-2009 |

ST12 dan Kotak Meriahkan HUT TNI di Subang

Kapanlagi.com - Grup band ST12 dan Kotak mengguncang masyarakat Kabupaten Subang, Jawa Barat (Jabar), Selasa (20/10) malam. Dua grup band tersebut memeriahkan suasana warga Subang dalam konser bertema Dual Tone yang diselenggarakan di alun-alun Tugu Benteng Panca Sila Kabupaten Subang.

Konser tersebut juga merupakan rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Tentara Nasional Indonesia (TNI) ke-64 yang diadakan oleh Komando Distrik Militer (Kodim) 0605 Subang.

Konser dibuka dengan penampilan enerjik dari grup band Kotak. Lagu pertama persembahan dari grup band yang terdiri atas Tantri, Cela, Chua, dan Posan ini langsung disambut loncatan para penonton yang memenuhi lokasi konser.

Lantunan lagu Terbang persembahan grup band Kotak pun turut diikuti oleh penonton yang hadir. Penampilan terakhir dari Kotak lewat lagu berjudul Beraksi langsung membuat para penonton ikut bernyanyi dan loncat-loncat.

Delapan lagu persembahan dari grup band yang merintis lewat ajang audisi Dream Band itu langsung dilanjutkan oleh persembahan lagu pertama dari grup band ST12 yang berjudul Rasa Yang Tertinggal.

Penonton yang memenuhi lokasi konser langsung dimanjakan oleh tembang-tembang bernuansa cinta persembahan grup band yang terdiri atas Charlie, Pepeng serta Pepep.

Penonton yang hadir langsung ikut bernyanyi saat ST12 melantunkan lagu Cari Pacar lagi serta Jatuh Cinta. ST12 langsung membawa para penonton menuju suasana haru lewat lantunan lagu berjudul Saat Terakhir.

Charlie sang vokalis pun terbawa larut dalam suasana haru saat membawakan lagu tersebut. Konser ditutup dengan persembahan lagu terakhir dari ST12 yang berjudul Isabela.  (kpl/bun)


Lihat profil: ST12, Kotak
Komentar : 1 komentar
Diposting oleh: Editor | Rabu, 21-10-2009 |

«12345678910»

LIHAT ARSIP BERITA ST12 TAHUN 2008
LIHAT ARSIP BERITA ST12 TAHUN 2007
LIHAT ARSIP BERITA ST12 TAHUN 2006
LIHAT ARSIP BERITA ST12 TAHUN 2005
LIHAT ARSIP BERITA ST12 TAHUN 2004