KL Favorit
Musik
Blog Selebriti
Bursa Mobil
Bola.net
"Menurut aku justru lebih susah. Karena kalau di luar kan pakai perasaan. Sementara pas di panggung nggak boleh kebawa. Kalau aku lagi kesel sama dia, nggak boleh ditunjukin," terangnya.
Perempuan berdarah Sulawesi ini menambahkan dia dan suaminya akan terlibat dalam drama musikal GITA CINTA SMA sebagai suami istri.
"Ini drama musikal kita yang pertama. Ini pengalaman baru, kesempatan luar biasa di mana kita bisa mengeksplorasi kemampuan menyanyi, menari, dan akting sekaligus," sambungnya.
Keterlibatan mereka pun bukan karena sudah punya nama. Namun pagelaran GITA CINTA SMA yang akan berlangsung awal tahun depan dan sesi latihan dilakukan bulan depan ini juga mengadakan audisi terbuka.
"Kita terlibat di sini bukan karena ditawarin begitu saja. Kita ikut audisi," kata Chintya lagi.
Walau mengaku takut terbawa perasaan saat di atas panggung, Chintya sudah membayangkan keuntungan yang didapatnya dengan kerja bareng suami. "Aku jadi punya banyak waktu latihan di rumah sama dia," pungkas wanita berkulit putih ini. (kpl/dis/boo)

"Film ini akan berkompetisi dengan lima film lainnya dari berbagai negara," kata Ratna Sarumpaet di Jakarta, Kamis (29/10).
Ratna menjelaskan, dalam festival film tersebut JAMILA DAN SANG PRESIDEN akan berkompetisi dengan Film QOPI dari Azerbaijan, DARBEREYE ELLY dari Iran, GAGMA NAPIRI dari Kazakistan, GALAMOROUS YOUTH dari China, dan PADAROK STALINU dari Rusia.
Ratna juga menambahkan, pada saat ini Perhimpunan Pengusaha Film dan Televisi Indonesia telah memilih JAMILA DAN SANG PRESIDEN mewakili Indonesia ke Oscar untuk kategori Foreign Language. Di mana akan berkompetisi dengan 64 film dari 64 negara lain.
Sutradara yang juga aktivis sosial itu berharap film garapannya itu bisa menang dalam kompetisi di Asiatica Filmmediale Festival di Roma Italia.
"Pasalnya, apabila JAMILA DAN SANG PRESIDEN menang di Italia dapat memuluskan film tersebut menuju piala Oscar," katanya.
JAMILA DAN SANG PRESIDEN sendiri dibintangi oleh Christine Hakim, Atiqah Hasiholan, Fauzi Baadila dan Surya Saputra. Film yang berbicara tentang kemiskinan, perdagangan orang dan kejahatan seksual terhadap perempuan di bawah umur tersebut diangkat dari drama berjudul PELACUR DAN SANG PRESIDEN.
"Film tersebut terinspirasi dari kehidupan nyata yang terjadi di Indonesia," katanya. "Banyak pesan moral yang ingin disampaikan melalui film ini dan saya harap itu jadi pertimbangan juri di Asiatica Filmmediale Festival atau piala Oscar nantinya," pungkasnya. (kpl/dar)

"Bandel banget waktu kecil, karena waktu kecil aku sekolah di Singapura banyak teman-temanku yang tidak puasa," tegasnya.
Dewi menceritakan saat mengikuti bidang studi olah raga. Semua teman-temanya saat itu menikmati segarnya air es, sementara dirinya harus tetap berpuasa. Karena tak kuat dengan godaan, mantan istri Glenn Fredly itu pun berpura-pura berkumur.
"Aku tuh yang pura-pura masukin air ke mulut tuh banyak banget sok-sokan dibuang, tapi yang ditelen tetap ada. Pulang sekolah masukin muka ke kulkas nyokap teriak-teriak, 'Dewi…' aku jawab, 'nggak kok masih puasa'. Aku tetap yang nggak mau ngalah tapi dah batal sebenarnya," ceritanya sambil tertawa.
Kenangan manis yang masih diingat dengan almarhum ibunya adalah saat menjalankan sholat Idul Fitri. Karena ingin mendapatkan tempat terdepan, ibunya berteriak-teriak membangunkannya.
"Kenangan termanis gue sama nyokap itu nggak mau telat kalau sholat Idul Fitri, karena mau dapet shaff paling depan. Semakin belakang semakin panas di luar masjid, dan dia itu heboh banget kalau bangunin keluarga itu semangat atau kesel lihat anak-anaknya masih tidur menikmati hari terakhir," ungkapnya menirukan sang mama.
Jadi meski sang mama cerewet namun hal itu sesungguhnya menjadi kenangan yang tidak akan terlupakan. Jadi kenangan termanis yang tetap masih diingat hingga kini. "Aku sering ribut sama nyokap karena dua-duanya sama-sama keras dan aku kagumi cara dia mendidik anak-anaknya," pungkasnya. (kpl/gum/dar)

Perubahan nama itu tidak hanya sebagai penyegaran semata, namun juga menunjukkan semangat persahabatan mereka yang selalu diperbaharui.
"Perbedaan pasti ada, tapi kita selalu menjaga karakter, ciri khas, dan rasa kita sebagai sebuah trio. Persahabatan kami penuh dengan kepolosan, cuek, tetapi sejauh yang saya pelajari menjadikan kami lebih komplit," kata Widi kepada KapanLagi.com, di acara Olay 7 Wanita 7 Rahasia Dengan Hati di Restoran Kembang Goela, Jakarta Selatan, Selasa (18/8).
"Kebersamaan ini membuat kita bisa saling menerima apa adanya. Juga menghormati. Jadi masih tetap ada batasan privasi di antara kita juga," tambah Chintya, istri dari Surya Saputra.
Lebih jauh, Nola mengibaratkan persahabatan mereka seperti kepompong dan tahan lama, sejak mereka berusia belia hingga dewasa dan berumah tangga.
"Persahabatan bagai kepompong, kita sudah sangat lama, dari muda dan lucu. Saling menutupi kelebihan dan kekurangan masing-masing," tandasnya. (kpl/gum/bun)

Ditemui di acara ulang tahun Gita Gutawa, Blitzmegaplex, Grand Indonesia, Jakarta Pusat, Minggu (16/08) Nia ingin agar anak-anak Indonesia menambah wawasan soal gender. "Ini film animasi pertama di indonesia. Film ini merupakan genre baru di layar lebar yang juga sejalan dengan misi dengan memperjuangkan kesetaraan gender dan memperkenalkan isu ini kepada anak-anak Indonesia," katanya.
Disutradarai oleh Phil Mitchell, Nia tak merasa gengsi ataupun malu, "kita nggak perlu gengsi, ini kan baru buat kita. apalagi saya kan bukan ahli film animasi dan belum pernah bikin film animasi sebelumnya. Ini pengalaman yang menarik buat saya," sambung Nia yang tak mau ketinggalan dengan Jepang dan Amerika soal film animasi.
Film berjudul MERAIH MIMPI ini dijadwalkan tayang pada 10 September nanti. Jajaran artis dan aktor papan, seperti Gita Gutawa, Surya Saputra, Cut Mini, Shanty, Indra Bekti, Ria Irawan, Jajang C Noer, dan Tike Priyatnakusumah turut mengisi suara dan membuat film ini semakin luar biasa.
"Pokoknya ini film yang luar biasa dan saya yakin kami bisa membawa angin segar di perfilman Indonesia," harap Nia yang juga mempersiapkan pemutaran film ini di kancah Internasional. (kpl/ant/bee)

“Gue muter-muter ke daerah di Indonesia, gue juga nyobain makanan tradisional, juga nggak kalah dengan makanan luar negeri,” tegasnya.
Surya yang ditemui di acara Hari Lingkungan Hidup di EX Plaza, Jl. Husni Thamrin Jakarta Pusat, Jumat (5/6), mengungkapkan ketertarikannya pada makanan daerah asal Yogyakarta yang baru saja dikenalnya. “Baru dua bulan lalu gue cobain makanan brongkos, itu kayak rawon tapi dikasih santen, wah uenak banget,” tegasnya.
Makanan bernama brongkos itu menjadi salah satu sajian yang memikatnya, meski dengan penyajian tradisional namun cara memasak yang menggunakan daun pisang memberi rasa tersendiri. "Cara masaknya wah tradisional banget pakai daun pisang," tegasnya.
Sementara itu, akibat membawakan acara makan-makan Surya mengaku harus menjaga diri agar tidak berdampak buruk bagi kesehatan tubuhnya. Karena masakan yang disantap itu penuh kenikmatan dan kaya lemak yang perlu diwaspadai.
"Gua terpaksa kalau Jumat, Sabtu, Minggu syuting, Senin sampai Kamis gua latihan lari, gue ingin badan gue stabil aja, selain itu gue juga kadang-kadang puasa," pungkasnya. (kpl/buj/dar)

"Apa pun yang terjadi aku terima. Sampai saat ini masih berhubungan baik, kita masih sering telepon-teleponan. Kalau mau telepon-teleponan kan nggak perlu di depan kamera, kalau mau nelpon Glenn bisa kapan aja," ungkapnya yang ditemui usai mengisi acara Dahsyat di Poin Square, Lebak Bulus, Jakarta Selatan, Minggu (24/5).
Mantan istri Surya Saputra ini berusaha untuk tidak memojokkan sang suami dan tetap menjaga nama baiknya meski Glenn telah menyakitinya.
"Saya nggak boleh menghakimi, saya nggak bisa bilang Glenn tak menjalani komitmen. Saya masih berusaha mempertahankan, tapi kalau hasil akhirnya bercerai, saya juga siap menerima," ujarnya.
Walaupun masih dalam proses perceraian, tapi sesungguhnya Dewi masih menginginkan rumah tangganya masih utuh seperti semula.
"Memang di rumah tangga kami banyak masalah, tapi masalah itu sebenarnya ada solusinya. Tapi kalau ini yang terbaik, saya akan menjalaninya," pungkas pelantun Ku Akui ini. (kpl/ang/boo)