KL Favorit
Musik
Blog Selebriti
Bursa Mobil
Bola.net
"Aku memang doyan kembang mawar. Rasanya itu manis. Tapi mawar kampung yang kecil-kecil, bukan mawar seperti ini," katanya sambil menunjukkan 'oleh-olehnya' dari obyek wisata Cibulan, Kuningan, akhir pekan lalu. "Ya kalau ada mawar kampung aku mau makan. Ternyata aku saingannya Suzanna ya, tapi Suzanna makannya melati, sedang aku kan mawar," sambungnya.
Kehadiran Andi di Cibulan memang sekedar jalan-jalan. Tapi dengan memanfaatkan waktu, ia juga menyempatkan diri mengunjungi tempat keramat yang disinyalir sebagai tempat petilasan Prabu Siliwangi. Di situ ia membasuh wajah di sumber air berjumlah 7, yang katanya bisa membuat wajah awet muda, murah rezeki, gampang jodoh, dan mengabulkan beberapa keinginan lainnya.
Dan tidak hanya sekedar membasuh wajah, Andi juga sempat membawa kembang tujuh rupa untuk dibawanya pulang ke rumah. Menurutnya kembang itu akan digunakan untuk membasuh tubuh agar harum mewangi seperti kembang.
Lalu, apa khasiat yang dipercaya Andi dengan mandi dan makan kembang itu sendiri? "Ya jelas baik lah, karena itu tumbuhan. Kabarnya sih biar awet muda, tapi yang jelas rasa tubuh kita jadi harum, apalagi organ kewanitaan akan lebih harum. Ayo... kamu jangan mikir ngeres ya, Mas," pungkas aktris yang tengah dekat dengan Ferly Putra, model yang usianya lebih muda darinya. (kpl/wwn/boo)

Pada launching lagu tersebut di Mall Taman Anggrek, Jakarta Barat, Rabu (28/10), Olga sempat diminta oleh produsernya, P Rahayu untuk membawakan lagu tersebut. Namun mantan pemain lenong itu terlihat malu-malu saat diminta bernyanyi meski secara lip sync. Wajahnya yang kerap mengundang tawa itu berubah merah padam.
"Kalau nyanyi di atas panggung agak grogi, ya insya Allah bisa nyanyi live," ungkapnya menanggapi kejadian tersebut.
Lagu Jangan Ganggu Aku memiliki perbedaan dengan lagu sebelumnya, terutama dalam soal lirik yang dibuat lebih panjang. Saat ditanya cara menghapalkan lirik lagu barunya itu, Olga yang kerap lupa lirik saat menyanyi itu, dengan nada khasnya justru menyemprot wartawan.
"Emang gue bego-bego amat, nggak bisa ngapalin lagu," pungkas penyanyi yang kerap menirukan sorot mata bintang horor Suzanna itu sambil tertawa. (kpl/hen/dar)

Di temui di acara penggalangan dana Music For Life Acoustical Jam di Hard Rock Cafe Ex Sudirman, Jakarta, Rabu (15/4), Okie mengakui kalau dirinya baru dalam tahap pembicaraan untuk menerima tawaran peran di film. "Ke sini cuma mau makan dan mau ketemu sama seseorang. Sebenernya nggak tahu kalau mau ada acara ini. Aku ditawarin main film. Ketemu sama orangnya di sini. Ya udah sekalian aja mampir," terang wanita asal Bandung ini.
Okie yang mengaku penggemar Suzanna ini mengaku sedang mempertimbangkan peran di film horor. "Film horor. Karena kebetulan aku kan mengidolakan Suzanna. Baru dalam wacana dulu. Nanti akan ada lagi follow up-nya," tambahnya. (kpl/hen/erl)

Bukan risih atau apa, Jupe justru mengaku ketagihan untuk melakukan adegan semacam itu kembali. Karena dengan hanya memamerkan punggungnya saja sudah mampu meraup rupiah besar, apalagi kalau lebih dari itu.
"Setelah ada adegan ini, aku jadi ketagihan adegan selanjutnya. Kalau adegan nggak telanjang, gimana gitu? Karena aku mikir, gila! punggung gue aja mahal apalagi depannya," tegasnya sambil tertawa lebar.
Secara berkelakar Jupe berharap dapat menggantikan nama besar, bintang horor (alm) Suzanna, dengan sebuah nama baru. Dan berharap pula, nama itu dapat mempopulerkannya sebagai legenda bintang seksi.
"Aku pingin jadi penggantinya Suzanna tapi namanya Susune," ucap Jupe sambil membusungkan dada disusul ledakan tawanya. "Jadi kalau ada adegan agak vulgar bisa panggil aku Susune," tambahnya lagi-lagi disusul dengan tawa lebar.
Jupe yang ditemui saat jumpa pers film tersebut di 21 Cineplex Setiabudi, Jakarta Selatan, Kamis (19/2), menilai adegan yang dilakukan dengan sedikit memperlihatkan bagian rahasianya, merupakan sesuatu yang biasa. Bahkan dalam pembuatan filmnya, menurut istri Damian Perez itu, yang dilakukan lebih dari itu. Setelah dilakukan editing berikut pemotongan oleh badan sensor, jadi film yang sekarang ini beredar.
"Buat aku sih biasa aja, karena itu memang adegan mandi. Tapi awalnya juga syok banget karena tidak ada skenario di awal," pungkasnya sedikit beralasan. (kpl/wwn/dar)