KL Favorit
Musik
Blog Selebriti
Bursa Mobil
Bola.net
KapanLagi.com - Beberapa orang mungkin percaya pada kebiasaan-kebiasaan yang membawa keberuntungan atau yang membawa kesialan. Begitu pula dengan beberapa selebriti. Di antara pesohor Hollywood ada yang mempercayai tahayul semacam ini dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari. Seperti misalnya Cameron Diaz, Cate Blanchett, Patrick Dempsey, Paris Hilton dan lain-lainnya.
Beberapa selebriti menyimpan barang-barang kecil tertentu yang diyakininya akan membawakan keberuntungan - Cate Blanchett misalnya, aktris ini menyimpan telinga palsu peri saat berperan di LORD OF THE RINGS di mantelnya untuk keberuntungan. Blanchett memerankan ratu peri Galadriel di trilogi LORD OF THE RINGS lantaran dia selalu mengimpikan memiliki telinga peri. Dan setelah film berakhir dia tetap menyimpan telinga peri palsu itu.
Lain lagi dengan Robin Williams, bintang komedi ini menyimpan perhiasan gading milik ayahnya, Robert Williams. Perhiasan ini dipercaya membawakan pertanda baik, hingga ke manapun dia pergi akan selalu membawanya.
Cameron Diaz memang dikenal sangat percaya pada tahyul. Aktris bertubuh ramping ini memakai kalung pemberian seorang teman, yang katanya dapat mencegah penuaan.
Patrick Dempsey juga punya kebiasaan unik, yakni sepatu merah. Aktor ini meyakini dia harus memiliki sepatu-sepatu merah, karena inilah benda yang membawa keberuntungan baginya.
Sutradara brilian, Steven Spielberg yang memang kerap membuat film-film sci-fi, juga memiliki kebiasaa nyeleneh. Spielberg suka memasang 'ET" emas di dashboard mobilnya ada hubunganya dengan kepercayaan pada makluk angkasa luar.
Ada juga bintang yang punya kebiasaan tertentu yang dipercaya membuang sial, Penelope Cruz salah satu yang percaya hal ini. Bintang seksi ini menggosok-gosok kepalanya saat berhasil memenangkan piala Oscar untuk kategori aktris pemeran pembantu terbaik di film VICKY CRISTINA BARCELONA tahun 2009 ini. Hal ini maksudkan untuk mengusir roh jahat yang akan menghantui kegembiraannya.
James McAvoy punya kebiasaan lain kalau soal kepercayaan akan keberuntungan. Aktor Skotlandia ini meyakini harus mengucapkan 'White Rabbit' pada orang yang dijumpainya pertama kali di setiap awal bulan. Menurut ajaran neneknya, ini adalah sebuah kata keberuntungan.
Paris Hilton juga punya kebiasaan unik kalau soal keberuntungan ini. Sosialita ini mengetuk-ngetukan punggung jari setiap kali ada orang yang mengatakan hal buruk dan dia tidak ingin itu terjadi. Bukan itu saja, Hilton juga selalu make a wish setiap jam 11.11.
Christian Bale juga punya keyakinan sendiri kalau bicara soal keberuntungan. Bintang BATMAN BEGINS ini punya kebiasaan berjalan bolak-balik di bawah tangga, dia melakukannya dengan sebuah tujuan, yakni percaya pada tahayul ini.
Mirip dengan kebiasaan Hilton, Cameron Diaz juga mengetuk-ngetukan jarinya di meja kayu, yang diyakininya akan membawa keberuntungan.
Elisha Cuthbert salah satu yang percaya pada kebiasaan pembawa keberuntungan ini. Sebelum pergi dengan pesawat terbang, aktris ini selalu menelepon ibunya dan lalu naik pesawat dengan kaki kanan terlebih dahulu. Dengan cara ini dia percaya akan selamat sampai tujuan.
Numerology dan abjad biasanya juga dihubung-hubungkan dengan keberuntungan dan kesialan. Ada juga selebriti yang mempercayai ini - Axl Rose adalah salah satunya. Rocker ini menolak mentah-mentah manggung di kota berhuruf M untuk pertama kalinya lantaran dia percaya huruf ini membawa kutukan.
Legenda The Beatles, John Lennon yang lahir pada 9 Oktober 1940 meyakini kalau angka 9 membawa pengaruh dalam setiap aspek kehidupannya. Lihat saja, dia membuat lagu Revolution No. 9. Dia juga merekam album solo pertamanya dengan judul Number 9 Dream.
Sylvester Stallone punya kepercayaan yang sama dalam hal numerology. Aktor ini merilis film RAMBO baru pada tanggal 24 Januari. Tentu saja bukan asal kebetulan, tanggal ini dipilih melalui pertimbangan oleh ibunya, Jackie. Sang ibu ini sudah mempercayai numerology sejak bertahun-tahun.
Unik juga keyakinan-keyakinan yang dianut para pesohor ini. Bagaimana dengan Anda? Apa yang membuat Anda beruntung atau tertimpa sial? (kpl/erl)

KapanLagi.com - Pemain: Sylvester Stallone, Julie Benz, Paul Schulze, Matthew Marsden, Maung Maung Khin
Dua puluh tahun menghilang, John Rambo kembali beraksi. Tentu saja sang Rambo masih diperankan oleh Sylvester Stallone. Tapi kali ini tak hanya sebagai bintang utama, Stallone juga menulis skenario sekaligus menyutradarainya sendiri. Jika Rambo sebelumnya pernah beraksi di Vietnam dan Afganistan, kali ini Rambo juga masih menjelajah Asia. Tepatnya di dekat perbatasan Thailand-Burma, tempat terjadinya perang saudara terpanjang di dunia, yang telah berlangsung puluhan tahun.
Rambo telah lama meninggalkan perang dan bertekad tak lagi terlibat dalam 'kehidupan berdarah'. Rambo memilih menetap di belantara Thailand. Selain menyewakan perahu, Rambo juga bekerja sebagai penangkap ular yang banyak ditemukan di hutan.
Namun keputusannya berubah setelah bertemu dengan Michael Burnett (Paul Schulze) dan rekannya, Sarah Miller (Julie Benz). Mereka adalah missionaris dari Amerika Serikat yang meminta Rambo untuk menjadi pemandu agar mereka dapat membawa obat-obatan, serta bantuan bagi desa Karen di perbatasan Burma dan Thailand. Padahal, di daerah tersebut, perang saudara terpanjang didunia, yaitu konflik orang Burma dengan orang Karen, sudah mencapai tahun ke-60.
Mereka meminta Rambo untuk menjadi pemandu, karena dianggap paling tahu daerah tersebut, termasuk wilayah yang dihuni oleh Suku Karen, suku yang dianggap pemberontak oleh junta militer Myanmar.
Meski awalnya Rambo menolak, tapi setelah Sarah dan Michael menjelaskan kondisi pengungsi yang sangat membutuhkan bantuan serta area berbahaya yang harus mereka lewati untuk menuju ke sana, Rambo pun bersedia menjadi pemandu mereka.
Dua minggu usai mengantarkan para missionaris, Pastor Arthur Marsh (Ken Howard) ketua gereja yang mengirim kelompok missionaris itu membawa kabar bahwa anak buahnya ditawan oleh militer Burma. Sayangnya kedutaan Amerika Serikat menolak untuk menolong mereka.
Bersediakah Rambo keluar dari hidupnya yang nyaman, kembali ke pertempuran? Bagaimana nasib Sarah, Michael, dan rekan missionaris yang lain?
Setelah bermain di tiga Rambo sebelumnya, tentu tak sulit bagi Stallone berperan lagi, meski usia telah lewat kepala enam. Kehebatan pahlawan perang Amerika ini tetap terlihat. Tentu saja kehebatan Rambo pun tak kalah, masih fasih menembak meski 20 tahun absen, juga masih bisa menang dari sekelompok orang yang mengepungnya. Benar-benar pahlawan sejati.
Film ini menyuguhkan alur cerita yang begitu sederhana dan mudah ditebak, sangat tidak cocok dengan karakter film perang. Namun adegan perang dan kekerasan, tentu saja tak lupa darah, menyakinkan bahwa ini memang film perang dan sangat tidak sesuai ditonton anak-anak bahkan abg (anak baru gedhe). (kpl/lin)