< >

BLOG TANIA


Tania Kesulitan Bawakan 'Abadinya Cinta'

Kapanlagi.com - Punya segudang pengalaman di atas panggung musik dalam dan luar negeri ternyata tak juga membuat Tania sempurna sebagai penyanyi. Penyanyi jebolan Elfa's Choir ini mengaku ada satu lagu yang dirasa masih sulit untuk dibawakan dalam album terbarunya PERASAAN HATI.

"Lagu yang paling sulit buat saya adalah Abadinya Cinta. Meskipun sederhana, tapi satu-satunya lagu slow dalam album saya ini sangat sulit, teknik vokalnya rumit," kata Tania sebelum tampil dalam mini konser di MU Cafe, Sarinah, Jakarta, akhir pekan lalu.

Dalam konser itu, Tania membawakan hits andalan seperti Janji Manismu, Abadinya Cinta, Shining (Only A Dream), Hati Bahagia, dan BTK (Berharap `Tuk Kembali).

Diproduksi perusahaan rekaman dan label Berlian Record, genre musik acid jazz dan pop disco menjadi pilihan penyanyi asal Bogor itu. "Acid jazz memang populer di era 1980-an, tapi bukan main stream. Karena itu saya yakin penggemarnya cukup banyak, apa`lagi lagu-lagu dalam album saya ini juga mengandung unsur pop disco," papar Tania.

Produser Edu, yang juga pencipta seluruh lagu dalam album PERASAAN HATI, menyatakan pihaknya sadar bahwa genre musik yang diusung Tania tergolong segmented (terbatas) di pasar.

"Tapi kami optimis penggemar musik ini masih ada. Lebih dari itu, kami ingin musik 80-an tetap eksis, tidak tenggelam di tengah maraknya musik pop di pasar musik negeri ini," tukasnya.

Tania sendiri mengaku suka menyanyi sejak masih duduk di bangku Sekolah Dasar. Saat SMA ia sering mengikuti berbagai festival pop singer, hingga akhirnya memutuskan untuk meningkatkan kemampuannya dengan belajar di Elfa`s Music School.

"Saya tidak berharap yang muluk-muluk. Asal (lagu-lagu saya) bisa diterima saja, itu sudah cukup buat saya," harap Tania(kpl/boo)


Lihat profil: Tania
Diposting oleh: Editor | Senin, 25-08-2008 |

Sebagai Pendatang Baru, Tania Siap Dikritik

Kapanlagi.com - Meski telah mempunyai pengalaman melanglang di panggung lokal dan internasional, Tania yang pernah meraih Golden Award dalam Choirs Festival di Jerman bersama Indonesia Choirs, tetap dipandang sebagai penyanyi pendatang baru di dunia rekaman musik Tanah Air. Sebagai 'pemain baru' Tania siap menghadapi kritik.

"Kritik itu bagian dari hidup, apalagi bagi kita yang pendatang baru, maka sebelum masuk industri ini saya sudah siap. Saya malah mendukung kritikan, bukan pujian. Karena dengan itu bisa membuat lebih baik," ujarnya saat perilisan albumnya, PERASAAN HATI di MU Cafe, Jakarta, Sabtu (23/08/08).

"Ya pujian itu ndak perlu, di sini kritikan atau masukan yang kami butuhkan. Kalau mau memuji beli kasetnya aja," sang produser menimpali dengan setengah promosi.

"Ya secara pribadi saya menyiapkan fisik dan mental (untuk tur). Pokoknya saya di sini menganggap kalau karya itu harus nomor satu. Soal popularitas itu nomor dua," tambah Tania.

Untuk ke depannya, Tania sudah siap. "Ya pokoknya Insya Allah siap, soalnya di musik saya seperti sudah mendarah daging," jawabnya penuh keyakinan.

Tania yang mempersiapkan albumnya selama lima bulan dengan menjadi anggota Elfa Singer Music mempunyai harapan agar dapat konsisten dalam genre musik ini, "Dan bisa memberi penyegaran bagi masyarakat lewat genre ini."    (kpl/ant/dar/lin)


Lihat profil: Tania
Diposting oleh: Editor | Minggu, 24-08-2008 |

Tania, Acid Jazz di 'PERASAAN HATI'

Kapanlagi.com - Penyanyi yang kerap wara-wiri dari panggung lokal dan internasional, Tania, kini merilis album perdana. Dalam album bertajuk PERASAAN HATI, Tania mengunggulkan lagu Janji Manismu. Acid Jazz menjadi genre pilihan penyanyi yang hingga sekarang masih terlibat dalam Indonesia Choirs yang mencatat Golden Award dalam Choirs Festival di Jerman.

"Karena sekarang pop sudah banyak. Tapi album saya ini nggak terlalu ngejazz, lebih simple dan lebih easy listening, meski dikatakan jazz itu lebih segmented," demikian ungkapnya mengenai pemilihan musik jazz yang mendominasi delapan lagu dalam albumnya.

Meski ada kekhawatiran albumnya tidak laku, Tania menyerahkan penilaiannya pada masyarakat. "Khawatir sih ada, tapi di sini pingin fokus karya dulu. Terserah nantinya penilaian masyarakat, mereka mau menerima atau nggak. Pokoknya saya ndak berpikir hal itu. Di sini saya berkarya sesuai dengan kemampuan saya saja," jelasnya saat peluncuran albumnya di MU Cafe, Jakarta, Sabtu (23/08/08)

"Saya menganggap genre jazz ini bisa mengakomodasi, semua perasaan hati dan tidak menimbulkan kesan cengeng," ujarnya menambahi.

Mengenai pemilihan Janji Manismu, Tania memberi alasan, "Saya menganggap lagu ini bisa mewakili keseluruhan, sisi yang menggambarkan perasaan hati banyak wanita, yang seringkali menjadi objek lelaki."   (kpl/ant/dar/lin)


Lihat profil: Tania
Diposting oleh: Editor | Minggu, 24-08-2008 |

«1»

LIHAT ARSIP BERITA TANIA TAHUN 2007
LIHAT ARSIP BERITA TANIA TAHUN 2006
LIHAT ARSIP BERITA TANIA TAHUN 2005
LIHAT ARSIP BERITA TANIA TAHUN 2004