KL Favorit
Musik
Blog Selebriti
Bursa Mobil
Bola.net
Mengaku semakin hitam dan tak sempat merawat kecantikan kulitnya, Tessa percaya diri dan yakin kalah atau menang tak akan mempengaruhi kondisi jiwanya. Walaupun sekarang pemerintah telah menyiapkan rumah sakit jiwa bagi caleg stress, Tessa cukup santai menghadapinya. "Insya Allah aku jangan sampe stress ya, aku seminimal mungkin berusaha agar tidak stress karena ini adalah pembelajaran buat aku, siapa tahu 5 tahun lagi aku mau ikut lagi."
"Dan kalau misalnya pemilih pengen kita masuk yang alhamdulillah tapi kalau nggak juga gak papa," ungkap Tessa dengan nada santai.
Tessa mengaku kagum dengan tindakan sigap pemerintah, "rumah sakit jiwa itu kalau menurut aku, bukan hanya untuk orang gila saja ya, tapi juga untuk orang pengen istirahat karena stress, ya seperti itulah. Itu sah saja mengantisipasi caleg yang stress dibuatkan rumah sakit khusus." Tak lupa pun berdoa agar pemilu kali ini tak banyak caleg stress dan semuanya berjalan lancar. (kpl/buj/bee)

"Buat apa korupsi. Bukannya sombong ya. Rumah saya ada 7, apartemen saya 2, saya juga dikasih mobil sama partai. Semuanya sudah cukup buat saya. Tidak jadi anggota DPR juga nggak apa-apa. Karena saya memang diminta partai untuk mengabdi," tegas Tessa saat ditemui di Studio PSI, Pengadegan, Jakarta Selatan, baru-baru ini.
Untuk kampanye yang dilakukan di daerah pemilihannya sendiri, wanita bertubuh seksi ini juga tak terlalu mengeluarkan uang yang banyak. "Kalau sosialisasi sudah dilakukan dengan membuat spanduk dan poster. Itu juga nggak menghabiskan uang yang banyak. Aku memang tak pernah neko-neko," tukasnya.
Harapan Tessa, dirinya bisa dipercaya untuk menduduki kursi anggota dewan. Jika dipercaya dirinya berjanji akan memberantas kejahatan korupsi.
"Bukan hanya saya kan? Saya yakin semua orang juga setuju dengan ketegasan saya ini," pungkasnya. (kpl/mai/boo)

"Aku kan dibesarkan lewat dunia dangdut, oleh sebab itu aku nggak mungkin meninggalkan dunia nyanyi ini. Kalau perlu nanti tetap akan goyang di Gedung DPR. Tapi, tetap dengan pakaian yang sopan," kata Tessa saat ditemui di Studi PSI, Pengadegan, Jakarta Selatan, baru-baru ini.
Namun begitu, wanita yang memiliki kekasih warga negara Malaysia ini tetap melihat konsekuensi di dunia politik. Karena bisa saja sewaktu-waktu dirinya dijatuhkan oleh lawan politiknya yang tak suka kepadanya.
"Biarkan saja orang lain nggak suka sama aku itu urusan mereka. Yang pasti selama ini aku nggak pernah berbuat macam-macam. Aku juga nggak pernah berpose telanjang atau bikin video syur," ujar wanita yang berasal dari Dapil 8 Jawa Timur ini.
Jika nanti terpilih, Tessa mengatakan jika dirinya akan mencoba pola pemikiran masyarakat di daerah pemilihannya.
"Masyarakat Jawa Timur kan suka goyang, makanya nanti aku coba mau mengajarkan berkesenian. Tiap malam kan di kelurahan-kelurahan biasanya hanya nonton TV dan nongkrong. Apa salahnya kalau kita berdaya-gunakan," pungkas Tessa. (kpl/mai/boo)

Ditemui di Bandara Ngurah Rai usai mengisi acara Goyang Rp1 Triliun sekaligus berlibur di Bali, Minggu (15/02), gadis yang kini sibuk berkonsentrasi soal Pemilu dan off-air untuk menambah dana kampanye ini mengungkapkan kepada KapanLagi.com soal rencana pernikahannya dengan pria yang sudah dipacarinya selama sembilan bulan.
"Dia sih sudah meminta aku married dan menetap di sana (Malaysia, red), tapi karena aku lagi mempersiapkan diri ke Senayan, mungkin nanti dulu kali seusai Pemilu. Kalau sekarang persiapan untuk Pemilu dan off-air cari duit dulu," tuturnya.
Namun, diungkapkan Tessa, sebenarnya ia agak bingung juga untuk hijrah ke Malaysia. Pasalnya, ia merasa agak bosan di negeri Jiran tersebut. "Karena mungkin aku nggak ada teman di sana kali. Kalau pas pacar aku kerja dan aku di rumah sendirian itu pun paling membosankan," ujarnya.
"Ya mau call teman di Indonesia mahal, mau nonton TV bahasanya Malaysia semua dan acaranya tidak seperti TV di Indonesia. Mau jalan-jalan juga sudah disinggahi semua karena Malaysia kotanya kecil. Makanya aku bingung kalau diajak dia tinggal di Malaysia, maunya dia tinggal di Indonesia. Tapi pacarku juga gak mungkin ninggalin pekerjaannya di Malaysia. Hayo gimana? bingung kan?" keluhnya.
Meski beda negara, gadis yang terpilih menjadi Caleg DPR-RI Gerindra no urut 2, Dapil 8 Jatim ini sudah punya cara sendiri untuk mengatasi rasa kangen. Waktu luang di antara mereka kala tidak bertemu juga sudah dimanfaatkan untuk cari tambahan penghasilan.
"Nggak ketemu bukannya nggak melepas rindu lho. Hampir setiap saat dia pasti call aku kok dan lagi tanggal 20 Februari besok dia akan datang ke Indonesia. Jadi ya aku bisa santai ngumpulin duit dulu," pungkasnya. (kpl/wwn/boo)

"Awalnya gue ditawarin oleh salah satu perusahaan permen yang telah memproduksi permen dalam jumlah satu trilyun, untuk meresmikan permen yang ke-1 trilyun aku diminta untuk menciptakan goyangannya," terang Tessa yang juga Calon Legislatif (Caleg) dari Partai Gerindra itu.
Ditemui di Bandara Ngurah Rai, Bali, Minggu (15/2), Tessa mengaku mengalami sedikit kesulitan untuk menciptakan goyangan itu. Pasalnya sekarang ini sudah banyak berbagai macan jenis goyangan, sementara dirinya dituntut harus berbeda, namun tetap sexy dan hot.
"Ya, lumayan susah juga sih, aku ciptain goyangan ini lamanya 3 hari, karena harus bener-bener lain, tidak seperti goyangan yang telah ada, tapi tetap saja harus sexy," tegas perempuan yang tampil di acara sinetron seksi KOMEDI MALAM itu.
Sementara ditanya soal pilihan yang jatuh kepadanya, Tessa mengaku tidak tahu banyak tentang hal tersebut. Karena menurut cerita, sang pemilik langsung setuju saat sebuah agen menawarkan namanya.
"Wah, kalau soal itu aku tidak tahu, tapi kata panitianya owner-nya lihat foto aku di KapanLagi.com dan ketika ditawarin aku sang owner langsung acc," tegasnya.
Acara launching goyang 1 trilyun sendiri menurut Tessa berlangsung sangat seru, di mana dirinya tampil secara sensual dengan pakaian serba sexy. Di samping itu sang pemilik perusahaan juga ikut bergoyang, disertai semua karyawannya.
"Saking ramainya, sampai-sampai sang owner basah karena goyangan, 'Saya basah', tapi aku gak tahu maksudnya yang basah apanya?" pungkas Tessa sambil tertawa. (kpl/wwn/dar)