KL Favorit
Musik
Blog Selebriti
Bursa Mobil
Bola.net
Saat coba dikonfirmasi, salah satu orang yang dekat dengan Dhani, Samsul Huda menjelaskan mengenai kedatangan Dhani ke RS.
"Oh nggak apa-apa kok, dia hanya flu biasa. Mungkin karena kedatangannya malam hari jadinya harus ke UGD. Padahal dia nggak apa-apa," kata Samsul saat dihubungi KapanLagi.com, Senin (31/8) siang.
Lebih lanjut Samsul menjelaskan jika Dhani memang belakangan sibuk sekali dengan kegiatannya. Selain bersama Dewa 19, Dhani memang kerap tampil bersama The Rock di beberapa televisi.
"Mungkin saja itu yang membuatnya sakit, tapi saya nggak tahu ya. Pokoknya nggak ada yang sampai dirawat segala, pas saya telepon habis itu juga sudah pulang," kata Samsul. (kpl/mai/boo)

"Saya tidak bisa lagi mengontrol bagaimana nikmat bersolo karir. tapi ya kalau ada waktu kita selesaikan Dewa-nya. Bagi saya bayaran di The Rock jauh lebih besar dari di Dewa," kata Dhani.
Dhani juga tidak terlalu ambil pusing jika suatu saat nanti Dewa malah jadi nomor dua. Tidak ada yang bisa disalahkan karena memang masing-masing personel juga punya kesibukan lainnya. Misalnya saja, Andra yang lebih fokus bersama Andra and the Backbone atau Once yang lebih asyik bersolo karir. Dhani juga tidak takut penggemar Dewa akan pergi.
"Menurut saya Dewa itu masih barang antik dan orang yang senang musik Dewa nggak bakal ditinggalin," ujarnya. "Ya, Dewa mungkin satu-satunya band yang personelnya solo karir dan semuanya sukses. Mungkin di dunia juga seperti itu," sambungnya saat dijumpai usai syuting klip terbaru Dewa 19 di kawasan Jl. Kramat Raya, Jakarta Pusat, Senin (10/8).
Di kesempatan ini, Dhani juga menepis kemungkinan bubarnya Dewa 19. Walau frekuensi main tidak seperti dulu, namun band yang dibentuk sejak 1986 ini masih eksis. Dhani juga tidak takut disalip dengan kehadiran band-band baru. "Kalau masalah salip-salipan biar waktu yang menjawab seberapa lap yang mereka salip. Sementara kita ini sudah 17 tahun di negeriku Indonesia ini," ujarnya.
Lagian, lanjut pemilik Republik Cinta Management ini, Dewa 19 tidak bisa bubar karena memang para penggemar tidak mau mereka bubar. Dan walaupun sebagai pentolan utama, Dhani juga tidak bisa sepihak membubarkan Dewa. "Karena Dewa bukan punya saya saja, kan masih ada Andra pemiliknya," pungkasnya. (kpl/buj/boo)

"Sebenarnya lebih ke saya, Andra, Once, sibuk mencari jadwal. Karena sekarang ada The Rock dan Andra and the Backbone, jadi susah cari jadwal untuk member Dewa 19. Andra manggung, The Rock juga manggung," kata Dhani.
Ditemui di lokasi syuting di gedung tua CTC, Jl. Kramat Raya, Jakarta Pusat, Senin (10/8), pemilik Republik Cinta Management ini menuturkan bahwa dalam klip ini semua pemeran adalah Baladewa. Ceritanya tentang seorang laki-laki yang terobsesi ke perempuan. Sayangnya, perempuan itu bukan pacarnya.
"Liriknya adalah tentang mencintai. Musiknya sama, mungkin lagunya berbeda. Saya nggak bilang Dewa 19 ini comeback, karena praktis kita nggak pernah vakum. Kalau single-single kita selalu keluar," ujar Dhani.
Dikatakan Dhani, selama masih tergabung dalam Dewa 19 ia akan selalu berusaha bekerja semaksimal mungkin. Ia kepingin membuat musik yang bergizi. "Selama ini RBT masih utama musik-musik yang simple, tapi saya harap ini berubah jadi musik yang bergizi," pungkasnya. (kpl/buj/boo)

"Kami berusaha ikut memajukan dunia musik Indonesia terutama untuk memberikan sesuatu yang membuat fans menjadi lebih dekat dengan band yang kami kemas dalam satu tontonan yang menarik dan bermanfaat," ujar Sang Nyoman Suwisma – dirut TPI saat presskon di Gedung III TPI, Selasa (23/6).
Dalam kesempatan tersebut executive producer Program FANSBOOK, Hendra Aditya, menjelaskan program FANSBOOK merupakan program lanjutan dari program Musik Asyik yang sempat vakum beberapa tahun sejak tahun 2005.
"Kami berpikir untuk membuat sesuatu yang berbeda dengan mengangkat komunitas band. FANSBOOK sendiri berisi aktivitas para fans yang bukukan. Acara ini merupakan satu- satunya acara musik yang mengakomodir keberadaan fans club band maupun artis perorangan. Di program ini pemirsa dapat melihat secara langsung interaksi dan kedekatan yang terjadi antara para fans dan idolanya karena program ini memang kami dedikasikan untuk menjadi milik fans," tandas Hendra Aditya.
Program berdurasi 2 jam ini akan tayang mulai 28 Juni pukul 22.30 WIB tiap hari Minggu. Dengan host Sheza Idris dan Nadia Vega. Keduanya akan ditemani co host yang berbeda tiap episodenya. Untuk edisi perdana dari 14 episode yang direncanakan, akan hadir Bala The Rock fans dari The Rock, dan Changcut Rangers fans The Changcuters. Selain itu akan hadir Alexa dan band pendatang baru The Potter. (kpl/wwn/erl)

Jadi, belum ada artis yang akan diorbitkan dalam waktu dekat, katanya ketika dijumpai pada jumpa wartawan di Jakarta, Rabu (27/5).
Setelah pemunculan Mulan Jameela, lewat manajemen Republik Cinta juga menyukseskan Andra and the Backbone, The Rock, Mahadewi, The Virgin, Muhammad Dhani, Kamusuka Band dan The Swinger.
Seabrek kesibukan Dhani itulah yang membuatnya tidak bisa menjanjikan kepada publik garapan musik baru. Terlebih lagi kepada pemenang ajang menyanyi Sprite D`Plong Sensasi Rock`N`Dut 2009.
"Avri (pemenang 2008) masih dalam tahap menunggu membuat rekaman," lanjutnya sambil menambahkan pengecualian terhadap Anson (pemenang kedua 2008) yang menjadi vokalis Kamusuka Band.
Sementara itu Branch Manager PT Coca Cola Indonesia Shinta EkaPutri, yang ikut berpartisipasi dalam kegiatan Sprite D`Plong itu, menyebutkan bahwa kompetisi menyanyi itu berbeda dengan ajang kompetisi lainnya yang memakai sistem berdasarkan polling sms.
"Kita berbeda dengan ajang lain karena pemenangnya tidak akan memiliki kewajiban yang mengikat kepada Sprite," ujarnya.
Yang jelas, sistem penilaian ajang ini mencakup kualitas vokal, nuansa Rock`N`Dut yang ditampilkan serta penguasaan dan penampilan di atas panggung.
Ahmad Dhani terlibat dalam kegiatan tersebut sebagai juri dari kompetisi menyanyi ini. (kpl/dar)

"Nggak papa, biarin saja, lagian yang ciptain orang Malaysia, P. Ramly, itu sekitar tahun 62. Saya hanya seorang penyanyi yang menyanyikan saja," terang mantan suami Maia Estianty itu ringan.
Dhani yang ditemui dalam acara peluncuran album Mahadewi di The Rock Cafe Kemang, Jakarta Selatan, Jumat (27/2) itu, justru menyebut para pengkritiknya sebagai pengangguran yang tengah mencari kesibukan. Menurutnya orang-orang itu hanya mencari kepopuleran dari dirinya.
"Isu itu dilontarkan orang-orang yang cari kesibukan, orang-orang yang mencari ketenaran. Untuk saya sendiri sebagai seorang penyanyi, lagunya itu unik. Lagu ini punya kans untuk laris. Karena dari segi lirik lagu dan aransemen lagunya bagus," terangnya.
Dhani menolak jika lagu itu dikatakan sebagai bagian dari kampanye untuk poligami. Karena bukan sesuatu yang perlu dikampayekan, masyarakat akan tahu sendiri soal fenomena ini.
"Tidak ada hubungan dengan kampanye, itu hanya seni entertainment. Poligami nggak perlu disosialisasikan karena orang sudah tahu sendiri," tegas Dhani yang yakin kalau lagu itu akan sukses di pasar musik Indonesia. (kpl/ang/dar)

Dalam sebuah acara jumpa pers yang digelar di gedung RCTI (2/2), Produser The Master – Indra menyebut program ini merupakan program impian yang berbeda dengan program pencarian bakat lainnya. "The Master akan hadir dalam 2 sesi. Dalam setiap sesi akan menghadirkan 5 finalis. Dan setiap sesi akan ada 1 peserta yang tersisih dan 1 pemenang. Pemenang sesi 1 akan diadu dengan pemenang sesi 2 di grand final. The Master akan berlangsung sebanyak 14 episode dan merupakan sebuah program terobosan yang akan memunculkan nama – nama magician sekaliber Deddy Corbuzier," urainya.
Para peserta The Master telah melalui sejumlah tahap seleksi sejak September tahun lalu dilakukan secara tertutup se-Jabodetabek dan Bandung. "Kenapa tertutup karena ini khusus tidak semua orang bisa, audisi ini dilakukan ke tempat – tempat komunitas juga ke toko–toko sulap. Kita mendapatkan peserta termuda berusia 16 tahun dan tertua 45 tahun. Deddy Corbuzier sendiri yang mencari siapa yang bakal masuk ke The Master," jelas Indra.
Pemilihan The Master sendiri akan melalui voting telepon. Dengan dewan juri terdiri dari Deddy Corbuzier, Melissa Karim dan satu juri tamu yang menilai performance peserta.
Sebagai satu ilusionis terbaik Deddy Corbuzier mengaku sangat antusias dengan program The Master. Ia berharap dengan program ini akan melahirkan pesulap – pesulap handal lebih besar dari dirinya.
"Dan saya juga merasa dibesarkan oleh RCTI pertama kali tampil tahun 1999 melalui Impresario 008 tapi setelah tahun 2003 vakum, tapi saya tetap bisa membuktikan tetap punya penggemar dan bertahan selama 10 tahun. Acara ini mencari master berikutnya tanpa mantra," kata Deddy.
Sementara Harsiwi Achmad selaku Direktur Program RCTI berharap program ini bisa me jadi terobosan baru yang menghibur penonton sekaligus memunculkan talent baru di dunia magician.
"Program ini juga bukan pengganti dari Indonesia Idol yang telah berjalan selama 5 tahun. Kita butuh perenungan dan evaluasi dari beberapa sisi. Dan kita sebagai stasiun TV harus bisa memberi terobosan baru bukan hanya mengandalkan satu program karena TV tayang selama 24 jam," pungkas Harsiwi. (kpl/wwn/erl)