KL Favorit
Musik
Blog Selebriti
Bursa Mobil
Bola.net
Saat manggung di acara ulang tahun RCTI pun, Ariel dan kawan-kawan tak lagi disebut sebagai Peterpan, namun hanya disebutkan nama mereka masing-masing. Mengenai hal itu, Andika, eks Peterpan yang sekarang menjadi pentolan The Titans, mengaku tak mempermasalahkan nama Peterpan.
"Gue nggak pernah permasalahin nama Peterpan itu. Mau dipakai lagi atau enggak terserah, nggak masalah," kata Andika saat ditemui di Studio Cawang seusai syuting SBY, Jumat (28/08) kemarin.
"Namun, kalau mau dipakai lagi hendaknya ngomong. Dateng lah ke rumah selayaknya teman," lanjutnya.
Lebih lanjut Andika menuturkan jika sebenarnya tak ada masalah antara dirinya dengan personil Peterpan lainnya. Bahkan Reza dan Lukman masih sering datang berkunjung ke basecamp The Titans.
"Tapi kalau Ariel ama Uki nggak pernah. Mungkin karena mereka sibuk. Pokoknya kita dari dulu nggak pernah permasalahin masalah itu," ungkapnya. (kpl/ant/npy)

Acara yang akan disiarkan secara langsung dari The Jungle, Bogor Nirwana Residence Sabtu, (29/8) pukul 22.00 WIB itu akan dipandu oleh dipandu oleh Omesh bersama Tika Putri.
Program dengan durasi 90 menit ini menggunakan konsep outdoor dan lesehan sehingga menumbuhkan kedekatan antara program Musik Spesial Ramadhan dengan para pengunjung.
Materi tausyiah yang dibahas mengenai pentingnya mengingat Allah, dalam suka maupun duka, serta selalu bersyukur atas waktu. Sementara pada materi kedua, akan mengangkat tentang menjaga hubungan dengan sesama manusia dan meneladani Nabi Muhammad SAW.
Dengan format akustik, Musik Spesial Ramadhan ini akan dibuka dengan lagu Jangan Sakiti dari The Titans, dan langsung disambung dengan intro Cinta Ini Membunuhku yang akan dibawakan oleh d Masiv. The Titans juga akan melantunkan lagu TanpaMU, Dapatkah Waktu, dan Bila.
Sedangkan Merindukanmu, Mohon Ampuni Aku, Jangan Menyerah, dan Diam Tanpa Kata akan dibawakan oleh d Masiv.
Lagu religius sepanjang masa yang dipopulerkan oleh Bimbo yaitu Tuhan akan dibawakan secara duet oleh The Titans dan d Masiv. Sedangkan lagu bernuansa Islami lainnya seperti Panggilan Jiwa dan Ampunilah Kami, Ya Allah akan disenandungkan oleh The Secret. (kpl/prl/dar)

"Mereka nggak apa-apa kok. Cuma basah-basah saja. Cuma BB (Blackberry, red) punya Rizki hilang karena kejadian ini. Kalau si Andika sih untungnya BB-nya ada di tas pinggang, jadi cuma mati biasa saja," kata manajer The Titans, Andre saat dihubungi KapanLagi.com, Selasa (18/8) malam.
Andika dan Rizki sendiri mengaku sempat merasakan deg-degan ketika mengalami musibah itu. Untungnya keduanya bisa berenang sehingga tidak sampai tenggelam.
"Mereka deg-degan banget ya. Apalagi gelap-gelap begitu. Tapi untungnya mereka bisa berenang sehingga tidak tenggelam," ujar Andre.
Sementara itu, The Titans sendiri berada di Sulawesi Tengah dalam rangka tur untuk promosi album mereka. (kpl/mai/bar)

"Ceritanya mereka sedang bertamasya ke Tanjung Api. Itu kejadiannya pada tanggal 14 Agustus sekitar pukul 01.00 WITA dini hari. Nah, perahu yang Andika dan Rizki naiki ternyata menyangkut jaring nelayan dan membuat perahu terbalik di perairan Luwuh," kata manajer The Titans, Andre saat dihubungi KapanLagi.com, Selasa (18/8) malam.
Untung saja, rombongan anak-anak The Titans berjumlah 4 perahu. Maka, saat perahu yang dinaiki oleh Andika dan Rizki terbalik, mereka bisa langsung ditolong oleh anggota rombongan lainnya.
"Kebetulan yang ikut memang kru dari cottage tempat mereka menginap. Jadinya, mereka bisa ditolong dan hanya basah kuyup saja," ujar Andre. (kpl/mai/bar)

"Kami berharap kehadiran di Malaysia akan membuka harapan besar untuk menjadi band yang bisa go internasional," ungkap Rizki, vokalis The Titans saat dijumpai pada akhir pekan lalu.
Selain itu The Titans yang masih dipunggawai Rizki (vokal), Oni (gitar), Tom Tom (drum), Imot (synthetizer), Indra (bass), dan Andika (keyboard) tengah mempersiapkan album ketiga. "Kami berharap selepas dari Malaysia dan sehabis Lebaran sudah bisa rilis," kata Oni.
Untuk materi album terbaru, menurut Andika dan Tom Tom tidak akan banyak perubahan. Baik dalam arasemen musik maupun lirik lagu. Dari 10 lagu, Andika mengaku telah menyiapkan satu lagu berjudul Mentariku yang bercerita tentang hari esok lebih baik. Jadi, tak selamanya berkutat tentang cinta saja.
"Lirik semacam itu pernah diselipkan pada debut album The Titans, yang berjudul WAHAI BINTANG," tutur Andika.
Sementara untuk arasemen musik, menurut Indra, tetap akan bertahan dengan ciri khas pop dengan tempo medium. "Musiknya tetap akan kami pertahankan," tandasnya. (kpl/wwn/boo)

"Drama musikal ini bercerita tentang pengendara yang terjatuh dan terluka karena ugal–ugalan. Kita berusaha menyadarkan pengendara secara halus untuk menghormati pengguna jalan yang lain," beber Imaniar sebelum acara digelar.
Proses kreatif dari drama musikal ini, kata Imaniar berlangsung selama 1 bulan, dan dinilai cukup solid. "Kendalanya hanya soal teknis saja," ujarnya.
"Kalau inspirasi SAFETY ON THE ROAD ini dari pengalaman pribadi saya sendiri yang melihat kejadian–kejadian mengerikan di jalan raya. Semua kejadian itu akibat jalan raya dibuat main–main," ungkap putri musisi Said Kelana ini.
Drama musikal dapat dikatakan cukup kolosal dengan 171 pendukung. Termasuk di dalamnya beberapa artis beken seperti Netral, J Rocks, The Titans, Reza Artamevira, dan Neo. Dipandu Ferry Maryadi dan Desy Ratnasari. Sementara music director ditangani Inang Noorsaid. (kpl/wwn/boo)

"Keadilan yang paling penting kita coba mediasi untuk tidak sampai ke jalur hukum tapi dari DPD Partai Golkar Kalsel tidak mau beritikad baik, jadi ada perbuatan yang melawan hukum. Tapi kalau melalui mediasi ini gagal kita terpaksa akan menempuh jalur hukum," demikian ungkap Robi Anugrah Marpaung, SH, selaku pengacara Rizal, di Markas PBIJ Mampang Prapatan XVI No. 28, Jakarta, Kamis (28/5).
Somasi pertama menurut Robi, telah diajukan ke DPP Partai Golkar, namun jika tidak mendapatkan tanggapan akan diajukan kembali somasi kedua. Jika tetap tidak mendapatkan respon, secepatnya akan menempuh jalur hukum.
"Kita baru mengajukan somasi pertama yang ditujukan kepada DPP Partai Golkar, tapi kami berharap besok sudah selesai, tapi kalau belum juga kita akan mengajukan somasi kedua. Kalau dalam waktu dekat ini tidak ada itikad baik kita akan menempuh jalur hukum," terangnya.
Sementara menurut, Rizal Djibran, kasusnya ini bermula dari permintaan pihak Golkar untuk menyediakan grup band, Jikustik dan The Titans untuk tampil di sebuah kampanye di Kalsel.
"Awalnya mereka minta dicarikan band Jikustik, The Titans, untuk acara tanggal kampanye Golkar di sana dan mereka langsung mentransfer sebesar Rp60 juta," terangnya.
Konser yang berlangsung pada 2, 5 dan 29 April itu masih menyisakan utang yang belum terbayar hingga saat ini. Sedangkan para panitianya memilih kabur bersembunyi dari tanggung jawab.
"Setelah selesai semuanya mereka langsung kabur, sampai sekarang mereka baru melunasi sekitar 30% yaitu sekitar Rp.64.148.000 dari total keseluruhan," terangnya tanpa menyebut kekurangan yang belum terbayar. (kpl/buj/dar)