KL Favorit
Musik
Blog Selebriti
Bursa Mobil
Bola.net
"Semua orang senang akhirnya deal ini bisa terjadi. Michael (Michael Eavis, penggagas Glastonbury Festival) sangat ingin ada 'nama besar' dalam peringatan 40 tahun ini dan fakta bahwa U2 belum pernah bermain di Glastonbury selama 32 tahun mereka berkarir di dunia musik akan menambah suasana mistis itu," ungkap seorang sumber pada harian The Sun.
Splash News juga menyebutkan kalau U2 yang dimotori oleh Bono dan The Edge akan tampil pada hari Jumat, 25 Juni 2010 mendatang dan akan menjadi peristiwa penting dalam sejarah musik dunia. "Bahkan Eavis sudah berusaha mendekati U2 untuk beberapa lama dan akhirnya usaha itu berhasil tahun ini. Ini akan menjadi peristiwa besar," lanjut sumber yang sama seperti dikutip dari Splash News. (spl/roc)

Jon Bon Jovi memastikan bahwa grup yang dikawalnya sejak 1983 ini akan ikut ambil bagian dalam konser yang digelar di Brandenburg Gate pada tanggal 5 November ini. Sejauh ini belum ada informasi tambahan mengenai siapa saja yang akan mendukung konser ini. Yang jelas penonton kabarnya tidak akan dipungut biaya untuk menyaksikan konser ini.
Soal keterlibatan Bon Jovi dalam konser ini, Jon, sang pentolan mengaku bahwa peristiwa runtuhnya tembok Berlin membawa kenangan tersendiri buat dirinya. "Saya ada di sana ikut meruntuhkan tembok itu dua puluh tahun yang lalu," ungkap Jon seperti dilansir ContactMusic.
Setelah konser yang akan tayangkan langsung secara live dalam acara MTV European Music Awards ini, Bon Jovi juga dijadwalkan menghadiri acara peringatan runtuhnya tembok Berlin pada tanggal 9 November. Mereka akan membawakan lagu berjudul We Weren't Born to Follow yang konon terinspirasi oleh peristiwa bersejarah itu. (cnm/roc)

Tiga tempat yang akan dikunjungi Green Day ini adalah Manchester Lancashire Cricket Ground, Wembley Stadium dan Paris Parc Des Princes. Dua konser di Inggris akan dilangsungkan pada tanggal 16 Juni 2010 dan 19 Juni 2010 sementara fans di Perancis akan mereka kunjungi pada tanggal 26 Juni di tahun yang sama. Dari ketiga arena besar ini, Wembley adalah salah satu favorit Green Day karena mereka tak mau ketinggalan ikut menjadi tamu di arena yang satu ini.
"Bisa bermain di Wembley Stadium adalah momen dalam karir saat kita hanya bisa berkata, 'Ya Tuhan'. Ini akan jadi acara besar karena Wembley adalah bagian dari tradisi konser rock dengan penampilan U2, Foo Fighters dan Muse bermain di arena itu dan kami sangat senang bisa menjadi bagian dari tradisi itu. Tapi Manchester juga tempat yang menarik," ungkap Billy Joe Armstrong, sang vokalis, seperti dilansir ContactMusic. (cnm/roc)

Pelantun Run This Town ini mengaku belajar tentang apa yang dilakukan Bono di atas panggung.
Seperti dikutip dari Contactmusic, rapper ini mengatakan, "Hari-hari ini, aku memang payah, tapi aku biasanya memang performer yang mengerikan. Aku dulu payah, karena aku bukan jenis pria animasi dan bisa bergerak ke sana ke mari. Jadi aku mencari jalan untuk menyampaikan pesanku pada orang-orang lewat gerakan yang terarah, demikian juga, jadi hiburan. Benar kan?"
"Ada batas tipis antara tidak bergerak dan membosankan. Jadi performer penuh kekuatan seperti Bono. Dia tak bergerak ke sana ke mari, dia hanya performer yang berkekuatan. Dia tahu bagaimana membesarkan gerakannya," tambah penyanyi ini.
"Dia tahu bagaimana membuat percakapan, tanpa harus banyak bergerak. Aku tak tahu juga kalau dia bergerak ke mana pun. Dia performer yang dinamis," terang suami Beyonce Knowles ini. (ctm/erl)

"Saat itu kami tidak di dalam pola pikir seperti itu. Kami merasa album itu seperti spesies yang hampir punah. Seharusnya kami mengadakan pendekatan yang berbeda," ungkap Bono seperti dikutip dari ContactMusic. Bono yakin bahwa konsep musik yang mereka tawarkan lewat album ini terlalu 'menantang' untuk konsumen musik saat ini.
Seolah mengamini pernyataan Bono ini, Adam Clayton, sang bassist mengatakan, "Apa sih sebenarnya rock 'n' roll di zaman perubahan seperti sekarang ini? Karena, pada titik tertentu, konsep tentang fans, konsep tentang orang yang membeli musik dan mendengarkan musik untuk musik itu sendiri - adalah sebuah ide yang kuno." Pernyataan ini tak bisa disalahkan karena saat ini musik yang laku terjual adalah musik yang sederhana dan mudah dicerna. (cnm/roc)

"Ini akan jadi tempat yang menarik, hampir dua puluh tahun sejak tembok itu runtuh," ungkap Paul McGuinness, manajer U2 seperti dikutip dari ContactMusic. Menurut sumber lain, U2 memperkirakan akan ada puluhan ribu orang yang akan menghadiri konser yang digelar Bono, The Edge, Adam Clayton dan Larry Mullen Jr ini.
Konser ini tepatnya akan digelar di Brandenburg Gate, gerbang yang dibangun pada tahun 1791 saat Berlin masih menjadi bagian dari Prussia. Saat ini, tiket pertunjukan ini sudah bisa diperoleh di berbagai tempat termasuk situs resmi U2 dan MTV.
Dua tahun setelah runtuhnya tembok berlin, tepatnya di tahun 1990, Roger Waters dari Pink Floyd sempat menggelar konser serupa dengan menghadirkan banyak musisi kelas atas termasuk Bryan Adams, Scorpions, Cyndi Lauper dan Sinéad O'Connor dan menjadi salah satu konser paling bersejarah sepanjang masa. (cnm/roc)

Meski berhasil terjual satu juta copy sejak dirilis awal tahun ini, NO LINE ON THE HORIZON hanya menghasilkan dua single, di mana keduanya tak berhasil masuk jajaran 10 besar chart lagu Inggris.
Bono yang tak terima, menyalahkan selera pembeli yang buruk, karena mereka cenderung memilih lagu pop sederhana daripada musik rock sejati.
Dalam wawancara dengan Spinner.com yang dikutip Contactmusic, penyanyi kondang ini mengatakan, "Kami tidak benar-benar masuk dalam sikap itu dan kami merasa album ini sejenis spesies yang langka, dan kami sudah semestinya mencapainya secara total dan menciptakan dengan mood serta perasaan, dan sebuah awal, tengah dan akhir. Aku menduga kami telah membuat karya yang sedikit menantang bagi masyarakat yang tumbuh dengan diet bintang pop." (ctm/erl)