KL Favorit
Musik
Blog Selebriti
Bursa Mobil
Bola.net
"Pelawak sejati itu Pak De (Timbul, red). Itu orang ngemong banget. Saya anggap seperti ayah saya sendiri. Kata-katanya paling aku inget setiap kali bertemu dia adalah dia selalu nanya 'Pie Nduk? Sehat Nduk?'" kenang Ulfa.
Ditemui di rumah duka di Jl. Cendrawasih VIII No.13, Slipi, Jakarta Barat, Kamis (26/3), mengungkapkan bahwa ia paling senang berada di Srimulat karena suasana kekeluargaan yang sangat kental.
"Yang paling aku ingat adalah ketika Pak De mengajarkan aku budaya Jawa. Nunung dan dia ngenalin aku makai kemben. Itu saat aku main pertama kali di Srimulat di GKJ. Mengenakan kemben itu melebihi rasa bangga Puteri Indonesia," ujar Ulfa.
Diakui Ulfa, dedikasi almarhum di dunia lawak patut diacungkan jempol. Bersama Timbul, ia merasa mendapat ilmu dan merasa nyaman. Semua itu karena suasana yang begitu bersahabat.
"Terakhir gue main bareng saat bulan Puasa dan Lebaran. Gue menganggap grup Srimulat adalah legenda lawak Indonesia," kata Ulfa. (kpl/buj/boo)