KL Favorit
Musik
Blog Selebriti
Bursa Mobil
Bola.net
"Nggak masalah, ketika sudah masuk industri musik, kita harus siap bersaing. Tapi kalau musik Indonesia itu maju, kita seneng-senang aja. Musik Indonesia maju nggak melihat dari genre, Melayu, pop, jazz atau apa. Dan kita nggak melihat kehadiran mereka sebagai kompetitor tapi lebih kepada input, artinya kita mencoba untuk lebih baik dan berbeda lagi, sehingga kita bisa melihat persaingan sebagai hal yang positif," terang Pepep yang dihubungi via telepon Selasa (17/11).
Image musisi Melayu, menurut Pepep didapat bandnya dengan sebuah perjuangan. "Kita anggap musik Melayu itu berat untuk diangkat, harus melawan musik barat yang sedang populer, dulu masyarakat kita suka banget dengan musik barat. Tapi Amerika pun bangga dengan musik country, kita sebagai orang Indonesia harusnya juga bangga, punya budaya dan karya Melayu yang kuat. Awalnya kita dihujat dicaci, beda sama band sekarang yang tinggal mengikuti, tapi itu tantangan," kilahnya.
"Band Melayu sekarang saya salut, Wali misalnya, mereka pinter mengemas musik dan ikut berpartisipasi dalam industri sekarang. Ke depan kita melihat, industri musik harus melihat selera pasar juga, tanpa menafikan konsep musik kita sendiri," tambahnya. (kpl/ato/erl)

Kebanyakan dari mereka adalah para pengunjung tetap bar dan lounge tersebut. Sejumlah pengunjung bar setempat mengaku jika sepinya penonton Wali ini diakibatkan kurangnya publikasi ditambah wilayah Kota Palu pada Jumat malam diguyur hujan deras sesaat sebelum dimulainya konser.
"Ini karena hujan yang berlangsung beberapa jam sebelum konser, jadinya sepi penonton," kata Gusti (29), seorang pengunjung yang mengaku penggemar Wali band.
Apoy, gitaris Wali yang dimintai pendapatnya mengaku kaget dengan sepinya penonton. "Kok sepi ya penontonnya. Mungkin karena hujan deras," kata dia usai konser.
Konser tersebut sempat molor selama tiga jam dari jadwal yang ditentukan dalam tiket yang seharusnya dimulai pukul 20.00 tapi baru dimulai pukul 23.:15 Wita. Ini karena karena pengunjung kurang dari target.
Namun demikian, konser grup band pelantun Emang Dasar itu tetap digelar dan para personel Wali tetap tampil maksimal di hadapan Para Wali (sebutan penggemarnya).
Penampilan Wali yang diawaki Faank (vocal), Apoy (gitar), Tomi (drum), Nunu (bass), dan Ovie (keyboard & synt) itu membawakan sebanyak 11 lagu, dimulai dari lagu berjudul Tetap Bertahan.
Lagu pembuka Tetap Bertahan kemudian disusul lagu Yank itu, segera disambut hangat oleh para penggemarnya di Palu dengan ikut menyanyikan lagu tersebut. Dalam kesempatan itu, Faank, sang vokalis sempat juga mempersembahkan sebuah lagu khusus bagi para korban gempa di Padang, Sumatera Barat yang berjudul Baik-baik Sayang.
"Ini lagu khusus warga di Kota Palu, khususnya korban musibah gempa di Padang," kata Faank.
Konser yang berlangsung lebih dari satu jam ini ditutup dengan lagu pamungkas dari album kedua mereka yakni Cari Jodoh. Konser tersebut berlangsung aman dan lancar, di bawah pengamanan ketat aparat kepolisian setempat. (ant/bun)

Monolog kabaret yang ditampilkan oleh seorang wanita cantik pada pembukaan konser Wali Cari Jodoh, di Makassar, Jumat (6/11), hanya satu dari sekian kejutan yang muncul selama hampir dua jam konser berlangsung.
Grup musik beraliran pop manis ini sempat membuat terharu pengunjung, saat sang vokalis mengajak salah seorang penggemar fanatiknya yang menyandang cacat tubuh bernyanyi di ujung panggung.
Meski penampilan fisik para personel band tampak acuh tak acuh dan lagu-lagu yang dibawakan iramanya hampir serupa, namun para penggemar grup musik yang melejit lewat lagu Dik ini tak berhenti bergoyang dan menyanyi di hadapan panggung.
Sementara itu, dari total 12 lagu yang ditampilkan grup musik ini pada penampilan keduanya di Makassar antara lain, Dik, Baik-baik Ya Sayang yang dipersembahkan untuk Indonesia, Jodi (Jomblo ditinggal mati) dan sebagai pamungkas Cari Jodoh, sesuai dengan tema konser dan nama album mereka.
Satu konsep kreatif ditampilkan penyelenggara saat tembang Cari Jodoh dibawakan, dua layar besar di sisi panggung menampilkan lirik lagu sehingga seluruh penonton bisa ikut bernyanyi. (ant/bar)

"Kami ingin menyambangi seluruh daerah di Indonesia hingga pelosok karena kami bukan hanya milik Jakarta," jelas gitaris Wali, Apoy saat jumpa pers menjelang penampilannya di Makassar, (5/11).
Keinginannya tersebut juga dapat dikatakan sebagai bentuk promosi album keduanya bertajuk CARI JODOH yang juga akan diperkenalkan melalui konser di Bau-bau, Sulawesi Tenggara, (7/11) setelah penampilannya Makassar.
Sementara itu, mengenai hasil penjualan fisik album pertama bertajuk ORANG BILANG dengan lagu andalan Dik grup musik ini meraih platinum karena berhasil menembus penjualan hingga 150 ribu kopi, dan tercatat empat juta orang mengunduh lagu mereka sebagai nada tunggu pribadi (ring back tone).
Vokalis Wali, Faank mengaku tidak memiliki target tertentu untuk penjualan album kedua. "Yang paling penting lagu-lagu kami bisa mewakili perasaan banyak orang," ujarnya.
"Lagu ini kami buat saat masing-masing personil masih sendiri dan tidak memiliki pasangan bahkan hingga sekarang," timpal Apoy. (ant/bar)

Hal itu dikatakan sendiri oleh Early saat dirinya berbincang-bincang dengan salah satu personel grup band Wali. Dalam pembicaraan itu, Early mengaku jika dirinya sudah menikah dua minggu yang lalu.
"Gue sudah menikah dua minggu yang lalu. Memang nggak ada perayaan, bukan zamannya," kata Early saat ditemui di sela-sela pembuatan video klip Wali di rumah Maroko, Jalan Tasikmalaya, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (31/10) malam.
Namun ketika ditanyakan oleh wartawan, model majalah Playboy Indonesia itu tak mau berbagi cerita. Dengan alasan sedang bekerja, dirinya tak mau melayani pertanyaan wartawan.
Andhara Early sendiri sudah menikah dua kali. Semua pernikahannya berakhir dengan perceraian. Dirinya menikah pertama kali dengan mantan vokalis ME, Ferry Marta Wijaya. Dari pernikahan ini, Early mendapatkan seorang anak bernama Magali. Namun, Ferry tak mengakui anak itu sampai akhirnya bercerai.
Nama vokalis Peterpan, Ariel, disebut-sebut sebagai ayah dari anak pertama Early. Setelah bercerai dengan Ferry, Early pun kemudian menikah dengan sutradara Cessa David Lukmansyah. Namun sayang, pernikahan mereka harus putus di tengah jalan. (kpl/adt/npy)

"Malam ini memang batas waktunya dan tidak ada jawaban dari Malaysia. Ya kita memang sudah bulat untuk langsung menemui Kedubes Malaysianya untuk berbicara langsung secara baik-baik tanpa aksi demonstrasi lagi," kata gitaris Wali, Apoy, saat ditemui di sela-sela pembuatan video klip Wali di rumah Maroko, Jalan Tasikmalaya, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (31/10) malam.
Dalam waktu dekat ini, Wali juga akan melakukan tur albumnya ke Malaysia. Rencananya, mereka akan melihat sendiri mengenai pembajakan yang dilakukan pihak label di Malaysia. "Kita mau lihat, seberapa parah pembajakan itu. Apakah pemerintahnya juga membiarkan, ya kita akan lihat nanti," ujar Apoy.
Bersama teman-temannya, Apoy juga menjelaskan jika pembajakan ini bukanlah persoalan kerugian materi belaka. Dirinya menyebut ini adalah mempertahankan harga diri bangsa.
"Bukan soal keraguannya, tapi bagaimana kita bersikap ketika punya kita diambil orang lain," pungkas Apoy. (kpl/adt/npy)

Cerita berawal ketika personil Wali usai melakukan wawancara dan istri Apoy, Agustini, memanggil Apoy karena ada SMS gelap yang mampir ke HP suaminya berisi soal ucapan kangen dari seorang fans Wali di Banjarmasin.
Kontan saja hal itu membuat istri Apoy cemburu dan marah-marah. Apoy pun yang merasa tak kenal dengan pengirim SMS menjadi bingung dan tak bisa berkata apa-apa. Kepanikanpun semakin dirasakan oleh Apoy ketika banyak kamera infotainment yang menyorot kepadanya yang sedang dimarahi oleh sang istri.
Namun, dalam kepanikan itu, dari dalam rumah akhirnya keluar para personil Wali yang membawakan kue ulang tahun sambil menyanyikan lagu Selamat Ulang Tahun. Kontan wajah Apoy yang panik pun berubah menjadi memerah malu karena dirinya ternyata dikerjai.
"Gue sempat panik karena istri marah. Apalagi ada infotainment. Bayangan gue, kalau ketahuan sama mertua seperti ini, bisa dipecat nantinya," kata Apoy lantas tertawa didampingi sang istri dan teman-temannya ditemui rumah Maroko di Jalan Tasikmalaya, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (31/10) malam.
Di akhir acara, para istri dan kekasih personel Wali memberikan kado kepada pasangannya. Acara pun ditutup dengan pemotongan tumpeng oleh para personel Wali dan manajernya. (kpl/adt/bun)