KL Favorit
Musik
Blog Selebriti
Bursa Mobil
Bola.netKawasan objek wisata tersebut memiliki jarak tempuh dari Medan menuju kurang lebih berjarak 80 km. Uniknya, Arie Dwi Andhika bersama dengan lawan mainnya Wiwid Gunawan, diharuskan melakukan akting di tengah hamparan kebun jeruk.
Ternyata, Arie Dwi Andhika merasa senang melihat kawasan objek wisata tersebut, meski sudah meninggalkan Jakarta untuk beberapa hari.
"Suasananya di Brastagi ini sangat bagus,beda dengan yang lainnya. Apa lagi ada kebun jeruk kalau mau beli langsung petik, benar-benar bagus," katanya saat ditemui, Rabu (4/11).
Bintang sinetron LIONTIN ini sendiri Sutradara Lono A Hamid yang akan mengambil syuting selama tiga hari.
"Untuk di Tanah Karo kita akan syuting selama tiga hari karena film ini sendiri selain mengisahkan perjalan cinta, juga kita berupaya mengambil sebuah segmen berbeda karena selama ini syuting selalu berada di Jawa. Sekarang saatnya di Sumatera Utara yang benar-benar memiliki sebuah lokasi yang bagus," terang Lono. (kpl/rom/bar)

"Enggak, justru senang membawakan acara pagi karena nyaman banget pembawaannya. Aku kan udah kenal Lembu, Desta, Sandra Dewi, dan Wiwid Gunawan lama sebelum di acara ini. Pernah di satu produksi film," ungkap Putri saat ditemui usai membawakan acara musik Derings di Trans TV, Jakarta, Kamis (14/5).
Sekitar pukul 07.30 WIB, bersama para seniornya Tika harus membawakan program musik unggulan tersebut di studio. Dirinya pun masih harus menyiapkan diri, dan beberapa saat sebelum acara dimulai harus sudah di lokasi. Tidak ada jalan lain kecuali harus bangun pagi buta, di saat seharusnya kebanyakan orang masih nyenyak tertidur.
Selain itu Tika tercatat sebagai presenter paling muda, yang mengaku mendapatkan banyak ilmu dari para seniornya itu. Hal ini yang membuatnya semakin bersemangat bekerja. Bahkan tidak jarang, 'para gurunya' itu memberi bekal ilmu sebelum kamera di depannya aktif.
"Meskipun aku paling muda sendiri mereka tidak menganggapku sebagai anak kecil. Aku belum punya pengalaman jadi presenter, mereka-mereka itu yang mengajari. Jadinya setiap pagi itu pengin berangkat terus. Kalau nggak berangkat tuh ada yang kurang. Apalagi tadi Sandra Dewi nggak datang, jadi rasanya ada yang kurang gitu," terangnya.
Selama membawakan acara menurut Putri, harus melakukan kreativitas dan improvisasi. Naskah hanya menjadi patokan saja, sementara para presenter harus mengembangkan sendiri.
"Kita tuh cuma dikasih tema, jadi kebanyakan improvisasi. Kita ngobrol dulu sama teman-teman mau kayak gimana bawain acaranya dengan tema yang disodorin produser," pungkasnya. (kpl/ang/dar)

"Pesan moral dari film ini ialah kalau mau menentukan pilihan itu harus diteliti dulu dengan baik, sebelum mencontreng tanggal 9 April nanti," kata Tora Sudiro saat acara meet and greet Film Wakil Rakyat, di Bandung Indah Plasa (BIP), Sabtu (04/4).
Menurutnya, usai berakting dalam dalam film WAKIL RAKYAT tersebut, dia mengaku mendapatkan pengalaman berharga tentang dunia politik.
"Dulu sebelum main film ini, gue ngak tahu sama sekali tentang dunia politik tapi setelah main di film ini, ada sedikit pembelajaran politik yang gue dapat," kata aktor yang sekujur tubuhnya dipenuhi tato itu.
Ketika ditanyakan apakah dirinya tertarik dan bersedia jika ada Parpol yang meminang dirinya untuk menjadi wakil rakyat yang sesungguhnya, Tora akan menolak ajakan tersebut. "Nggak lah, belum ada pikiran ke arah situ, masa wakil rakyat bertato," katanya dengan nada bercanda.
Selain dibintangi oleh Tora Sudiro, Revalina S Temat, Wiwid Gunawan dan Vincent Club Eighties, film WAKIL RAKYAT juga memasang para eks pemain Srimulat seperti Tarzan, Nunung, Yati Pesek, dan Tessy. (kpl/bar)

"Saya sekarang lebih memilih peran karakter dalam sebuah film. Untuk tampilan seksi ada tawar-menawar sejauh mana seksinya, karena aku ingin menampilkan kualitas saya dibanding image seksi," ujar Wiwid di Planet Hollywood, usai jumpa pers film WAKIL RAKYAT.
Lalu, karakter seperti apa sebenarnya yang ia sukai dalam sebuah film? "Yang pasti karakter yang lain dan berbeda dalam setiap karakter film apa saja, yang penting tidak menonjolkan seksi," akunya.
Dan soal penampilannya yang bisa dibilang vulgar dalam film-film sebelumnya, Wiwid mengaku tak takut dicap 'bom seks'. Karena apa yang ia tampilkan hanya untuk menunjukkan kualitas aktingnya yang sebenarnya.
Dalam film terbarunya itu, Wiwid beradu akting dengan aktor Tora Sudiro. Dan menurut Wiwid, Tora adalah sosok pria yang lucu.
"Awalnya agak kagok, karena harus merayu Tora, untungnya Tora bisa diajak kerjasama. Dia itu agak susah kalau mau serius, selalu bercanda. Dia lucu, dalam keseharian pun lucu," pungkasnya. (kpl/wwn/bun)

"Saya sekarang harus rajin bangun subuh. Soalnya acara DERINGS ini kan syutingnya pagi," kata artis kelahiran Pangkal Pinang, Bangka Belitung, 18 Agustus 1983 ini kepada wartawan di Jakarta, baru-baru ini.
Monica Nicholle Sandra Dewi Gunawan Basri, demikian nama lengkapnya, mengaku kegiatan sebagai artis selama ini telah membuatnya terbiasa melek hingga malam dan tidur larut.
Dengan adanya program DERINGS, yang akan tayang mulai 2 Februari 2009, pemeran film QUICKIE EXPRESS ini berharap jadwal hidupnya kembali normal.
Menurutnya, kegiatan syuting DERINGS dilakukan setiap hari mulai pukul 07.30 pagi, "Jadi saya harus tidur cepat, seperti masih SMP dulu," katanya.
Mengaku suka masakan ular dan monyet, Sandra mengawali karirnya melalui pemilihan Miss Enchanteur 2002 dan duta pariwisata Jakarta Barat. Film layar lebar terbaru yang dibintanginya berjudul TARZAN KE KOTA.
Untuk program DERINGS, Sandra akan ditemani selebriti terkenal seperti Ringgo Agus Rahman, Baim, Desta, Pierre Gruno, Wiwid Gunawan dan Tika Putri. (kpl/ant/dar)