< >

ARTIKEL YUSUF MANSYUR


Maria Ozawa Ditentang dan Dipuja, Tanggapanmu?

KapanLagi.com - Raditya Dika nampaknya memang pandai 'memecah keheningan.' Setelah membuat heboh dengan buku fenomenal yang diangkat dari blognya, KAMBING JANTAN, kali ini dia menulis sebuah film berjudul MENCULIK MIYABI. Yang menimbulkan kontroversi adalah rencana diundangnya Miyabi untuk datang ke Indonesia dan meramaikan film ini. Alasannya, Miyabi adalah seorang AV Idol alias bintang film porno yang ngetop di Jepang sana. Karena itu, MUI pun langsung mantap meminta Miyabi diboikot.

Sementara itu, tak hanya MUI yang kebakaran jenggot. Beberapa selebritis dan aparat pemerintahan pun bersikukuh untuk menolak cewek cantik bernama asli Maria Ozawa itu untuk datang ke Indonesia. Sebut saja Ustad Yusuf Mansyur, Wanda Hamidah, Menkominfo Muhammad Nuh, sampai Menteri Pemberdayaan Perempuan Meutia Hatta.

Mereka semua mengaku kurang setuju dengan datangnya Miyabi ke tanah air walaupun notabene dia di sini bukan untuk bermain film panas, melainkan film komedi. Bahkan Wanda mengajak masyarakat Indonesia untuk mengenakan sanksi moral kepada Miyabi dengan tidak menonton film tersebut.

"Kalau pun dia jadi syuting, saya minta kenakan sanksi moralitas saja. Jangan ditonton filmnya," kata Wanda.

"Nggak usah datang lah, soalnya banyak anak muda di Indonesia juga seperti dia," tukas Meutia Hatta.

"Kalau menurut saya mendingan kita cekal, tapi kalau saya jadi kepala negara saya undang Miyabi ke Cikeas, saya ceramahin saya suruh bertaubat," cetus Ustad Yusuf.

Tapi tak kurang juga selebritis dan politisi yang mendukung datangnya cewek blasteran Perancis - Jepang ini. Menurut mereka, Miyabi hanyalah selebritis asing yang punya hak untuk datang ke Indonesia seperti artis-artis lainnya. Bahkan, Miyabi bisa menjadi salah satu pendongkrak nama Indonesia di mata dunia.

Mungkin karena kepopulerannya itu, banyak selebritis yang mau-mau saja diajak main film bersama Miyabi. Sebut saja Olga Lidya, Cathy Sharon, dan Ruben Onsu. Tiga artis ini malah ngebet banget ingin beradu akting dengan Miyabi. Sementara Mirasih Tyas Endah, Saiful Jamil, Aura Kasih, dan Desta Club Eighties masih agak ragu dan berpikir dua kali untuk bermain bersama the hottest porn star itu.

"Gue lihat kontroversinya sejauh apa, kalau masih normal gue mau maju terus," kata Ruben.

"Why not?" tantang Cathy.

" Penasaran juga, pengen tahu filmnya kayak apa," ujar Ipul.

Bahkan J-Rocks, musisi Indonesia yang berkiblat ke negara asal Miyabi mengaku akan merasa amat terharu jika Miyabi benar-benar bisa datang ke Indonesia.

"Dia itu idola kaum pria, seneng, terharu, mudah-mudahan bisa ketemu," aku Iman J-Rocks.

Namun begitu, beberapa artis menganggap kontroversi Maria Ozawa terlalu dibesar-besarkan. Dan bisa jadi, ini adalah salah satu cara untuk mempromosikan film MENCULIK MIYABI.

"Ya mungkin itu hanya trik dari PH (Production House) aja untuk menjaring lebih banyak penonton," tambah Ipang.

Joko Anwar, sutradara kontroversial yang sempet mengagetkan tanah air dengan aksi bugilnya di sebuah swalayan 24 jam karena sumpah Twitter-nya, mengaku kontroversi Miyabi ini terlalu berlebihan. Dalam salah satu status Twitternya, dia menulis, "For a country who seems to hate anything sexual, we are producing too many babies."

Lalu, gimana nih tanggapan kalian? (kpl/npy)


Lihat profil: Maria Ozawa, Yusuf Mansyur, Wanda Hamidah, Ruben Onsu, Cathy Sharon, Joko Anwar
Diposting oleh: Editor | Jumat, 09-10-2009 |

'KUN FAYAKUUN', 'Jadilah!' Maka Terjadilah

KapanLagi.com - Pemain: Agus Kuncoro, Desy Ratnasari, Zaskia Adya Mecca, Andre Stinky, Opick

Ide cerita film ini berasal dari H. Yusuf Mansyur atau yang biasa dikenal dengan Ustadz Mansyur. Dengan disutradarai oleh H Guntur Novaris, film ini berharap menjadi film religi di tengah maraknya film horor dan film komedi dewasa.

Film ini bercerita mengenai keluarga sederhana yang selalu memegang keyakinan dan prinsip moral dalam kesehariannya. Sampai suatu saat, berbagai cobaan datang menerpa silih berganti. Masa-masa sulit yang terus menerus menghujani, membawa mereka pada sebuah kekuatan keyakinan.

Ardan (Agus Kuncoro) adalah tukang kaca keliling. Dalam himpitan ekonomi, ia hidup sederhana, namun tetap gigih berjuang, sabar, tabah dan selalu ikhlas apa pun cobaan yang diberikan. Ia selalu bertekad mewujudkan impiannya agar keluarganya keluar dari himpitan kemiskinan.

Tak perduli apa pun keadaannya, dalam cuaca panas maupun hujan, Ardan tetap mencari sesuap nasi bagi keluarganya. Selain itu, Ardan ingin memiliki sebuah kios untuk menggantikan gerobaknya.

Meski hidup susah, Ardan terbilang sangat beruntung memiliki seorang istri (Desy Ratnasari) yang solehah, setia, taat kepada suami dan Tuhannya. Dia juga tidak pernah luput mendoakan dan menanti dengan setia kedatangan Ardan sepulangnya dari berjualan kaca keliling. Senyumannya sangat khas untuk membahagiakan hati Ardan. Tutur katanya pun sangat bijak di hadapan kedua buah hati mereka.

Sampai ketika keyakinan itu berada pada titik nadir, ternyata sesuatu terjadi pada keluarga tersebut dari arah yang tidak terduga.

Apa yang akan terjadi pada keluarga Ardan?

Film yang diharapkan bisa menjadi tontonan alternatif sekaligus tuntunan ini menyajikan banyak pesan moral yang bisa dipetik. Antara lain bahwa ikhtiar atau usaha haruslah maksimal, kita tak boleh setengah-setengah dan mudah pasrah akan keadaan. Yang tak kalah penting adalah ikhtiar secara maksimal tadi harus ditunjang oleh berdoa secara sungguh-sungguh kepada Tuhan. Berdoa dengan kepasrahan total disertai pengharapan yang tinggi bahwa doa kita akan dikabulkan Tuhan Yang Maha Esa.

Penasaran dengan kisahnya? Nantikan di bioskop mulai 17 April 2008! (kpl/lin)


Lihat profil: Agus Kuncoro, Desy Ratnasari, Zaskia Adya Mecca, Andre Stinky, Opick, Yusuf Mansyur
Diposting oleh: Editor | Jumat, 18-04-2008 |

«1»