< >

BLOG YUSUF MANSYUR


Yusuf Mansyur: Kalau Mau Nonton '2012' Nonton Saja

Kapanlagi.com - Sambil mengutip sebuah ayat Ustad Yusuf Mansyur menegaskan bahwa kiamat dapat terjadi kapan saja, bisa saja lebih cepat dari 2012 bisa juga jauh setelah 2012. Bahkan hari ini kalau Allah mau tentu kiamat dapat saja terjadi. Tidak satu pun makhluk Allah mengetahui kapan datangnya.

"Tapi memang yang namanya kiamat nggak satu orang pun tahu kapan akan terjadi," tegasnya saat ditemui di rumahnya, di Cipondah, Tangerang, Banten, Kamis (19/11).

Sementara terkait film 2012 yang terus menjadi pembicaraan hangat, sang ustad muda ini justru mengajak kita untuk introspeksi diri. Menurutnya umat Islam yang justru membesar-besarkan sehingga orang semakin tertarik untuk menonton. Padahal tidak ada sesuatu yang istimewa dalam film tersebut.

"Itu karena kita sendiri yang membesar-besarkan. Sebenarnya itu biasa aje, nggak ada yang istimewa itu kan cuma film," tegasnya.

Begitu pun soal himbauan Majelis Ulama Indonesia (MUI) untuk tidak nonton film itu, pria yang pernah menjadi supir angkot itu justru mempersilahkan masyarakat untuk menonton. Namun dengan catatan akan memberikan manfaat baik pada penontonnya.

"Kalau mau nonton, nonton saja. Kalau bisa mengingatkan pada kematian, itu kan bagus," pungkasnya.   (kpl/hen/dar)


Lihat profil: Yusuf Mansyur
Komentar : 3 komentar
Diposting oleh: Editor | Minggu, 22-11-2009 |

Yusuf Mansyur: Kiamat Bisa Lebih Cepat Dari 2012

Kapanlagi.com - Tidak menutup kemungkinan kiamat akan terjadi pada 2012 sebagaimana dalam film yang kini tengah ramai dibicarakan. Bahkan lebih cepat pun bisa saja terjadi. Apalagi jika manusia tidak lagi punya keinginan untuk merawat keberlangsungan ekosistem bumi dan seisinya.

"Bisa saja terjadi kalau penduduk bumi nggak kasihan sama buminya. Bahkan bisa kiamat 2011 bisa juga 2009," demikian ungkap Ustad Yusuf Mansyur saat ditemui di rumahnya, di Cipondah, Tangerang, Banten, Kamis (19/11).

Menurut Ustad muda ini pemakaian listrik berlebihan, eksploitasi SDA (Sumber Daya Alam, red) berlebihan menjadi penyebab kiamat semakin cepat terjadi. Mungkin saja bisa terjadi pada 2012 mendatang. "Kalau penduduk bumi tidak mengubah perilakunya," tegasnya.

Sang Ustad mencontohkan, gaya hidup penduduk Jakarta yang semakin bergeser, boros energi yang menyebabkan udara semakin panas. Lama-kelamaan tentu akan merusak atmosfer di bumi.

"Sekarang orang di Jakarta, kaya dikit aja nggak mungkin nggak pakai AC, pasti pakai AC. Itu juga bisa merusak bumi. Orang sekarang kagak ada yang sabar, panas sedikit beli AC. Kalau saya tinggal buka jendela pakai obat nyamuk suda bisa tidur," terangnya.    (kpl/hen/dar)


Lihat profil: Yusuf Mansyur
Komentar : 0 komentar
Diposting oleh: Editor | Jumat, 20-11-2009 |

Ustad Yusuf Ogah Simpan Uang di Rumah Lagi

Kapanlagi.com - Walaupun tetap berbesar hati setelah uang miliknya hilang sebesar ratusan juta dan beberapa benda berharga lainnya saat rumahnya dirampok, Ustad Yusuf Mansyur kini lebih berhati-hati. Mulai sekarang ia lebih memilih untuk tidak menyimpan uang di rumah karena hal itu justru bisa mengundang bencana.

"Meskipun sejuta, dua juta. Jadi itu memang persiapan untuk bayar tukang-tukang. Mereka kan nggak punya rekening, jadi harus cash and carry. Terus untuk bayar material, jadi belum disetor ke pesantren," tutur Ustad Yusuf di kediamannya di kawasan Cipondah, Tangerang, Banten, Kamis (19/11).

Dikatakan pimpinan Pondok Pesantren Daarul Quran Bulak Santri, Cipondoh, Tangerang dan pimpinan pengajian Wisata Hati ini, uang sekitar Rp100 jutaan yang raib dibawa maling itu memang akan digunakan untuk kepentingan pesantren. Dan uang yang hilang akan diganti secara pribadi olehnya.

Disinggung mengenai adanya rasa curiga terhadap seseorang, Ustad Yusuf langsung menggeleng. "Nggak, saya yakin orang di sekitar sini baik-baik. Saya percaya bukan orang kampung sini," ujar pria yang sudah dikaruniai tiga anak ini.

"Ya, sekarang memang maling nggak lihat-lihat tempat. Kocek amal masjid diembat, karpet masjid juga diembat," sambungnya.     (kpl/hen/boo)


Lihat profil: Yusuf Mansyur
Tag: Pencurian Selebritis
Komentar : 2 komentar
Diposting oleh: Editor | Jumat, 20-11-2009 |

Ratusan Juta Raib, Yusuf Mansyur Tetap Bersyukur

Kapanlagi.com - Rumah dibobol maling dan kehilangan ratusan juta tetap membuat Ustad Yusuf Mansyur berbesar hati. Ia bahkan tidak merasa trauma, apalagi ingin pindah dari rumah yang sudah memberinya banyak barokah tersebut.

"Itu nggak seberapa lah. Saya kan pernah dikejar polisi, tentara, dan debt collector. Sekarang ini diikhlaskan saja," katanya kala ditemui di kediamannya di Cipondah, Tangerang, Banten, Kamis (19/11).

Dituturkan Ustad Yusuf, barang yang hilang cukup lumayan jumlahnya. Ada tiga BlackBerry miliknya, sang istri, dan juga anaknya. Bukannya merasa jengkel, ia malah berpikir positif saja. "Mungkin Allah ingin mengistirahatkan tangan saya supaya banyak berzikir, bukan BB-an dan tangan saya nggak cantengan. Sebenarnya bukan BlackBerry-nya yang saya pikirkan, tapi ada juga BPKB mobil sedekahan," ujarnya.

Lalu, bagaimana dengan uang yang katanya juga raib digondol maling senilai Rp150 juta? Ditanya begitu, ustad keturunan Betawi ini langsung menjelaskan jika uang yang yang hilang bukan seperti yang dikabarkan.

"Nggak sampai ratusan juta, paling cuma Rp100 jutaan. Nggak ada emas sekilo juga, nggak ada dokumen-dokumen juga, hanya uang sedekah saja. Kalau dibilang sampai setengah miliar dan emas 1 kilo saya jadi sedih juga, nanti dikiranya nimbun," terang pimpinan Pondok Pesantren Daarul Quran Bulak Santri ini.

Namun, ada sedikit yang disesalkan Ustad Yusuf, yakni karena uang yang hilang tersebut merupakan uang sedekah yang belum ia setorkan ke pesantren. Biasanya ia memang langsung menyetornya, tapi kali ini ia memilih menyimpannya lebih dulu. "Saya dan istri sudah komitmen mau mengganti. Alhamdulillah ada jamaah yang mengganti," katanya.     (kpl/hen/boo)


Lihat profil: Yusuf Mansyur
Tag: Gadget Selebritis, Pencurian Selebritis
Komentar : 2 komentar
Diposting oleh: Editor | Jumat, 20-11-2009 |

Yusuf Mansyur Maafkan Perampok Rumahnya

Kapanlagi.com - Ustad Yusuf Mansyur yang beberapa hari lalu menjadi korban perampokan, mengaku telah memaafkan para perampok yang diperkirakan enam orang itu. Bahkan ustad muda ini, meminta pada santrinya untuk mendoakan, agar uang yang diambil bermanfaat.

"Nggak perlu cari siapa malingnya, sebab di pesantren sedang berjalan pengadilan ala pesantren, 100 hari baca Yasin dan sholat Hajat. Mendoakan malingnya supaya uang itu bermanfaat. Saya nggak mendoakan yang jelek. Kalau pun seisi rumah saya diambil tapi istri dan anak-anak selamat saya bahagia," ungkapnya.

Ustad Yusuf Mansyur saat ditemui di kediamannya di Cipondah, Tangerang, Banten, Kamis (19/11) itu, mengungkapkan perkiraan kronologis kejadian. Dirinya sangat bersyukur tidak ada kekerasan dalam peristiwa itu.

"Mereka masuk lewat samping, masuk ke kamar lewat jendela kemudian ke brangkas itu. Alhamdulillah nggak ada kekerasan itu yang saya syukuri. Kejadiannya luar biasa, nggak ada satu pun yang tahu, barangkali konsentrasinya ke pesantren," terangnya.

"Malingnnya diperkirakan ada 6 orang, tapi sekarang saya minta penyidikan dihentikan. Kembalikan aja ke Allah, ya sudahlah. Saya akan mengganti semuanya," tambahnya menegaskan.

Akibat kejadian itu uang ratusan amal juta rupiah, berikut tiga BlackBerry dan surat-surat penting dibawa sang maling. Namun demikian Ustad yang pernah menjadi supir Angkot ini mengaku mengikhlaskan semuanya.    (kpl/hen/dar)


Lihat profil: Yusuf Mansyur
Tag: Pencurian Selebritis
Komentar : 1 komentar
Diposting oleh: Editor | Jumat, 20-11-2009 |

Rumah Ustad Yusuf Mansyur Dibobol Maling

Kapanlagi.com - Selasa dini hari, sekitar pukul 03.00 WIB, rumah Ustad Yusuf Mansyur di Cipondoh, Tangerang, Banten dibobol oleh kawanan pencuri. Sementara ustad muda ini, hingga kini masih berada di Jogjakarta untuk urusan dakwah.

Melalui telepon, KapanLagi.com berhasil memperoleh keterangan dari asisten Ustad Yusuf Mansyur, bernama Henry. Dalam keterangannya, diketahui rumah sang Ustad dicongkel dan beberapa barang berharga berhasil digondol sang maling.

"Kejadiannya sekitar jam 3 dini hari. Malingnya manjat pager sebelah rumah dengan mencongkel jendela kamar anak-anak, kemudian masuk ruang kerja Pak Ustad. Ruang kerja Pak Ustad barang-barangnya sudah berantakan," ungkap Henry mengawali cerita.

"Satu buah laptop, terus satu buah brankas yang isinya duit gaji buat karyawan sekitar Rp150 juta. Kebetulan ustad masih di Yogya sebelumnya ke Bali, nganter anak-anak liburan. Insya Allah besok baru balik ke Jakarta," tambahnya merinci.

Meski Ustad Mansyur belum datang, Henry mengaku telah melaporkan kasus ini ke polisi. Kini polisi pun merespon laporan tersebut, dan sejak kejadian menugaskan beberapa personel untuk berjaga-jaga.

"Kita sudah lapor ke Polsek Cipondoh, sekarang sedang ditangani, proses penyidikannya dan dari Polres Tangerang pun ada. Di rumah pun masih ada polisi yang jaga-jaga," terangnya.

Menurut Hendry juga, sebuah dokumen penting juga ikut dibawa maling. Naskah berisi catatan yang akan dibawa Ustad Yusuf ke pertemuan perdamaian internasional di Amerika ikut raib.

"Ada juga berkas dan dokumen penting yang hilang yang mana itu persiapan Pak Ustad ngisi acara di Amerika nanti. Ada pertemuan umat Islam seluruh dunia bulan Desember nanti. Pak Ustad dipercaya jadi pembicara di acara itu," pungkasnya.     (kpl/hen/dar)


Lihat profil: Yusuf Mansyur
Tag: Pencurian Selebritis
Komentar : 11 komentar
Diposting oleh: Editor | Selasa, 17-11-2009 |

Kembangkan Usaha, Ustad Yusuf Mansyur Buka MLM

Kapanlagi.com - Berprofesi sebagai ulama, tidak melulu hanya mengejar segala sesuatu berbau agama, namun juga harus menyeimbangkan hidup antara kepentingan agama dan duniawi. Hal itulah yang menjadi patokan dai kondang, Ustad Yusuf Mansyur.

Ditemui di Pesantren miliknya, Kampung Ketapang, Cipondoh, Tangerang, Kamis (17/9), penulis buku WISATA HATI MENCARI TUHAN YANG HILANG ini membeberkan rencananya untuk merambah dunia MLM (Multi Level Marketing). "Insya Allah habis Lebaran, saya mau menjalankan MLM, dan produk yang saya jual berupa buku. Daripada masyarakat membeli di toko buku, pasti harganya lebih mahal," terangnya.

Ditambahkan olehnya, bahwa selain harga yang lebih murah, masyarakat yang menjadi anggota MLM miliknya akan mendapatkan keuntungan lain. "Kalau menjadi member banyak keuntungannya, itu bisa pergi umroh bersama saya," ujarnya sambil berpromosi.

Salah satu produk buku yang akan dijual melalui sistem direct selling ini adalah buku karyanya yang bertajuk KAYAK LEWAT JALAN TOL. Ustad keturunan Betawi ini memiliki alasan tersendiri mengapa memilih pengembangan usahanya hanya terfokus pada buku. "Ya, karena di dalam buku ini banyak manfaatnya," pungkasnya. (kpl/hen/riz)


Lihat profil: Yusuf Mansyur
Tag: Bisnis Selebritis
Komentar : 4 komentar
Diposting oleh: Editor | Jumat, 18-09-2009 |

«123»

LIHAT ARSIP BERITA YUSUF MANSYUR TAHUN 2008
LIHAT ARSIP BERITA YUSUF MANSYUR TAHUN 2007
LIHAT ARSIP BERITA YUSUF MANSYUR TAHUN 2006
LIHAT ARSIP BERITA YUSUF MANSYUR TAHUN 2005
LIHAT ARSIP BERITA YUSUF MANSYUR TAHUN 2004